Transfer Dana Pusat Menyusut, Pemkab Bondowoso Blak-blakan Soal Keuangan di Hadapan Mahasiswa

Jurnalis: Haryono
Editor: Rahmat Rifadin

9 Mar 2026 21:33

Thumbnail Transfer Dana Pusat Menyusut, Pemkab Bondowoso Blak-blakan Soal Keuangan di Hadapan Mahasiswa
Sekretaris Daerah Bondowoso Fathur Rozi, di dampingi asisten I, II, III, serta kepala OPD membuka ruang dialog terbuka dengan mahasiswa untuk membahas kondisi fiskal daerah hingga arah pembangunan Kabupaten Bondowoso. Foto: Haryono/Ketik.com

KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso membuka ruang dialog terbuka dengan mahasiswa untuk membahas kondisi fiskal daerah hingga arah pembangunan Kabupaten Bondowoso ke depan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fatur Rozi, menggelar audiensi dengan perwakilan mahasiswa Bondowoso di Ruang Sabha Bina Praja, Senin (09/03/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum diskusi terbuka antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa terkait berbagai persoalan strategis yang dihadapi daerah.

Sekda Bondowoso didampingi Asisten I, II, dan III kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Bapperida, BPKAD, Bakesbangpol, Bapenda, Dinas Kesehatan, Diskominfo, DLH, Dinas Pendidikan, Perkim Ciptaru, serta Dinas Sosial P3AKB.

Baca Juga:
Jalan Santawi Cepat Ditangani Usai Aduan Masuk, Pemkab Bondowoso Tegaskan Tak Antikritik

Salah satu isu yang menjadi sorotan utama adalah kondisi fiskal daerah. Di hadapan para mahasiswa, Sekda memaparkan secara terbuka bahwa pendapatan transfer dari pemerintah pusat mengalami penurunan cukup signifikan.

"Jika Tahun sebelumnya transfer pusat ke daerah berada di angka sekitar Rp1,769 triliun, kini turun menjadi sekitar Rp1,445 triliun." Ujarnya

Penurunan ini Lanjut Sekda Fathur Rozi, menjadi tantangan bagi daerah untuk lebih mandiri dalam mengelola sumber pendapatan daerah.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Bondowoso menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemandirian fiskal melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Saat ini, sektor pajak daerah menjadi penyumbang terbesar PAD dengan kontribusi mencapai 41 persen. Bahkan pada tahun 2025, sektor ini mencatat pertumbuhan hingga 18,43 persen." imbuhnya.

Pemerintah daerah juga optimistis tren peningkatan PAD akan berlanjut pada 2026. Meski demikian, Sekda menegaskan bahwa Pemkab tidak memiliki rencana untuk menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pemerintah daerah dalam hal ini lebih memilih mengoptimalkan potensi pajak dan retribusi daerah lainnya tanpa menambah beban kepada masyarakat Bondowoso. 

Selain membahas kondisi keuangan daerah, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Hal ini dinilai penting untuk menekan angka kemiskinan di Bondowoso yang saat ini berada di kisaran 12,2 persen atau sekitar 9 ribu penduduk.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur memang menjadi kebutuhan utama, namun dampaknya tidak akan maksimal tanpa diiringi peningkatan kualitas SDM.

“Pembangunan manusia menjadi kunci agar roda perekonomian daerah dapat bergerak lebih kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Sempat Kejar-kejaran, Pemuda Pemilik Sabu di Abdya Ditangkap Polisi

Baca Selanjutnya

Terciduk Simpan Ganja dalam Celana, Dua Pria Asal Aceh Selatan Ditangkap di Abdya

Tags:

Sekda Bondowoso Fathur Rozi Dialog Terbuka dengan Mahasiswa Kondisi Fiskal Daerah Audiensi Dengan Mahasiswa

Berita lainnya oleh Haryono

Ribuan Kursi Menanti, UIN KHAS Jember Buka Seleksi UM-PTKIN 2026

19 April 2026 18:12

Ribuan Kursi Menanti, UIN KHAS Jember Buka Seleksi UM-PTKIN 2026

Tak Hanya Seremoni, Harlah Ke-66 PMII Bondowoso Gaungkan Kebangkitan Gerakan Sosial

18 April 2026 14:23

Tak Hanya Seremoni, Harlah Ke-66 PMII Bondowoso Gaungkan Kebangkitan Gerakan Sosial

Perdagangan Orang Terendus di Bondowoso, Polisi Amankan Tiga Tersangka dan Sita Mobil Pengangkut

18 April 2026 13:19

Perdagangan Orang Terendus di Bondowoso, Polisi Amankan Tiga Tersangka dan Sita Mobil Pengangkut

Jaringan Narkoba di Bondowoso Terkuak, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Barang Bukti

17 April 2026 20:01

Jaringan Narkoba di Bondowoso Terkuak, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Barang Bukti

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bondowoso Dibongkar Polisi

17 April 2026 19:46

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bondowoso Dibongkar Polisi

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

16 April 2026 15:33

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend