Tragedi di Jember, Pria Temperamen Bantai Ayah Kandung dan Juragan Jagal Sapi

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

11 Jun 2025 19:43

Headline

Thumbnail Tragedi di Jember, Pria Temperamen Bantai Ayah Kandung dan Juragan Jagal Sapi
Polisi saat mengamankan pelaku pembunuhan ayah kandung dan tetangga di Jember. (Istimewa/ Dok Polsek Umbulsari)

KETIK, JEMBER (Jangan ditiru! Jika anda atau orang di sekitar anda mengalami gangguan atau gejala gangguan psikologi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog terdekat)

Di usianya yang masih relatif muda, KK (27 tahun) sudah melakukan pembunuhan yang sadis kepada dua orang sekaligus. Bahkan salah satunya adalah ayah kandung sendiri. 

Aksi pemuda tersebut menggegerkan para tetangga di Dusun Sumberejo, Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari, Jember. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, Selasa malam, 10 Juni 2025. 

Dua korban yang dibantai pelaku pada malam tersebut adalah seorang tetangganya yang bernama Amanu (57 tahun) yang sehari-harinya dikenal sebagai juragan sapi. Ia juga tega membunuh ayah kandungnya sendiri, 

Baca Juga:
Sidang Pembunuhan di PN Palembang, Istri Korban Ungkap Detik-Detik Joko Samara Ditemukan Tak Bernyawa

Pria berinisial KK (27) asal wilayah setempat tega menghabisi nyawa seorang pria yang dikenal juragan Jagal sapi bernama Amanu (57). Juga tega menghabisi nyawa bapak kandungnya sendiri, Safa'i (65).

Sejauh ini, belum diketahui motif pelaku menghilangkan nyawa dua orang sekaligus. Namun, menurut keterangan sejumlah warga sekitar, beberapa saat sebelum kejadian, pelaku memang terlibat cekcok dengan dua korban tersebut.

Selama ini, warga mengenal pelaku sebagai sosok yang amat temperamen dan kasar. 

"Kronologinya, pelaku sehabis Isya itu mendatangi rumah korban Amanu, dengan membawa dua sajam celurit langsung melakukan pembantaian di sana," kata Kapolsek Umbulsari AKP Dian Eko Timoryono saat dikonfirmasi jurnalis Ketik.co.id di lokasi kejadian.

Baca Juga:
Pelaku Mutilasi Ibu di Lahat Ditangkap, Habisi Demi Judi Online

Usai membantai korban pertama, pelaku lalu pulang ke rumahnya. Di rumahnya, pelaku kemudian terlibat cekcok lagi dengan ayah kandungnya.

"Bapak korban bermaksud mengingatkan pelaku. Tapi bukannya menerima nasehat orang tuanya. Pelaku malah dibantai oleh pelaku. Dengan membabi buta, pelaku membacok bapak kandungnya kemudian keluar rumah," ungjkap Dian.

Setelah melakukan aksi pembantaian kedua, kata Dian, pelaku kemudian bertemu dengan pamannya bernama Senimen (65). Pelaku juga berkelahi dengan sang paman hingga korban mengalami luka robek di bagian dahi. 

"Kemudian hal itu diketahui warga. Korban dibawa ke RSD Balung untuk mendapat perawatan," ucapnya.

Dari kejadian itu, lebih lanjut kata Dian, pelaku tidak kemudian berhenti melakukan aksinya. Ia pulang ke rumah, giliran istrinya bernama Farida (23) juga jadi sasaran penganiayaan pelaku.

"Korban saat itu hamil 8 bulan. Malah dihajar habis-habisan oleh pelaku. Korban mengalami luka memar di bibir dan dahi, karena ditonjok pelaku. Istrinya kini menjalani perawatan di Puskesmas Umbulsari," ulasnya.

Dari kejadian itu, lebih jauh Dian menjelaskan, pelaku selanjutnya diamankan polisi. Ia juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Jember, untuk melakukna olah TKP.

"Pelaku selanjutnya kami amankan, dan kini kami serahkan ke Mapolres Jember. Untuk motif dalam penyelidikan di tangani Satreskrim Polres Jember," ujarnya.

Terkait kejadian itu, tetangga pelaku Buari juga membenarkan adanya tindakan brutal pelaku yang tega menghabisi nyawa juragan jagal sapi dan bapak kandungnya itu.

"Pelaku ini dulu mantan anak buahnya namanya Pak Amanu. Dia (pelaku) masuk rumah, terus membacok Pak Amanu. Kena perutnya sama tangannya. Banyak darah orangnya (korban) meninggal," kata Buari.

"Pelaku itu masih tetangga, orang sini biasa manggilnya Mas Pa'i. Kemudian dia pulang. Mungkin diingatkan sama bapaknya. Lah mungkin juga masih emosi. Setannya belum keluar. Bapaknya dibacok, meninggal saat dirawat di puskesmas. Pamannya juga sama. Tapi Alhamdulillah kalau pamannya selamat, tapi dirawat di rumah sakit," pungkasnya. (*) 

Baca Sebelumnya

Ketua DPRD Jember Sebut Surat Izin Bupati Fawait dari Kemendagri Diterima Secara Daring

Baca Selanjutnya

BREAKING NEWS! Eks Direktur Polinema Ditahan Kejati Jatim, Ini Kasusnya

Tags:

Jember pembunuhan anak bunuh ayah kandung Umbulsari pria temperamen Polsek Umbulsari AKP Dian Eko Timoryono juragan jagal sapi

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar