Top! Stunting Surabaya Makin Turun, Eri Cahyadi Beri Reward Lurah dan Kepala Puskesmas

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

21 Des 2023 12:49

Thumbnail Top! Stunting Surabaya Makin Turun, Eri Cahyadi Beri Reward Lurah dan Kepala Puskesmas
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di acara Penghargaan penanganan stunting (21/12/2023). (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Penurunan angka stunting di Kota Surabaya cukup signifikan. Saat ini angka stunting di Kota Surabaya ada 320 anak. Namun, ada 27 kelurahan di Surabaya yang sudah berstatus zero stunting aktif serta 3 puskesmas juga sudah zero stunting aktif.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjabarkan menjelang akhir tahun evaluasi angka stunting di Surabaya masih ada sekitar 320-an. “Insya Allah angka ini akan kita selesaikan di akhir bulan Desember ini atau di bulan Januari 2024 nanti,” katanya di Gedung Arif Rahman Hakim pada Kamis, (21/12/2023).

Eri merinci, sejumlah 320 anak tersebut memiliki penyakit bawaan atau komorbid maka dari itu penangananya membutuhkan proses lebih lama.

"Sebenarnya sulit kalau sudah ada penyakit bawaan seperti jantung, tapi nanti kita akan berusaha untuk meng-eliminir penyakit bawaannya dulu supaya tidak berdampak sangat besar, sehingga nanti berat badannya dan tinggi badannya bisa diupayakan naik,” jelasnya.

Baca Juga:
Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari

Dia juga mengapresiasi sebanyak 27 kelurahan di Kota Surabaya yang sudah zero stunting. Bahkan, ada 3 puskesmas juga sudah zero stunting. “Angka ini akan terus bergerak karena di sejumlah kelurahan hanya bisa dihitung dengan jari angka stuntingnya,” katanya.

Menurut Eri, ini adalah keberhasilan dari para lurah, kepala puskesmas dan semua stakeholder yang ada di wilayah tersebut. Untuk itu, apa yang sudah dilakukan oleh lurah dan Kepala Puskesmas itu patut untuk diberikan reward, sehingga ini akan dimasukkan ke dalam poin-poin untuk kenaikan jabatan yang lebih tinggi di Pemkot Surabaya.

“Ketika dia memiliki prestasi, maka poin-poinnya bisa lebih tinggi dan mungkin akan bisa menggeser pejabat di atasnya,” tegasnya.

Foto Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan sambutan. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan sambutan. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Baca Juga:
IKM Surabaya Sumbang Ekspor Senilai 2,73 Juta Dolar AS, Lampaui Target Awal

Eri juga menjelaskan bahwa berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, prevalensi stunting di Surabaya tercatat di level 4,8 persen. Padahal, di tahun 2021 masih tercatat sebanyak 28,9 persen dan menurun signifikan di akhir tahun 2022 menjadi 4,8 persen Selanjutnya di tahun 2023, angka kasus stunting terus menurun.

“Untuk tahun 2023, kemarin sudah dicek tapi belum ada pengumumannya. Semoga semakin menurun lagi karena memang salah satu tujuan pemerintah pusat, termasuk pemerintah kota adalah terus menurunkan angka stunting, makanya nanti yang sudah berhasil menurunkan angka stunting hingga zero akan kita berikan reward,” jelas Eri.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi bersyukur karena stunting di Surabaya terus mengalami penurunan. Meski begitu, ia memastikan pihaknya akan terus melakukan penguatan pendampingan kepada ibu-ibu yang memiliki anak stunting. 

“Jadi, pendampingan PKK itu bukan hanya sekadar gizinya saja, tapi juga bagaimana pola asuh yang diterapkan ibu-ibu itu, terutama ibu-ibu muda ya. Kita akan lebih kuatkan lagi pendampingannya di bawah,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Kebakaran di Pacitan, Seluruh Isi Rumah Ludes

Baca Selanjutnya

Buntut Demo Ecer-Ecer Sampah di Pendapa Bupati, Aparat Hukum Panggil Tujuh Pembuang dan Provokator

Tags:

Stunting Surabaya Wali Kota Surabaya Ketua TP PKK Eri Cahyadi Rini Indriyani 27 kelurahan zero stunting

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H