KETIK, BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang berlangsung di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, mulai menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, program ini juga memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik.

Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-129, Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P., selaku Dirbinter Ster TNI, menegaskan bahwa TMMD merupakan program prioritas nasional yang mengintegrasikan pembangunan fisik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh kolaborasi seluruh pihak, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat, penyuluhan, serta berbagai program unggulan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pedesaan,” tegas Brigjen TNI M. Herry Subagyo saat diwawancarai, Minggu, 2 Agustus 2026. 

Ia menjelaskan, kunjungan kerja Tim Wasev bertujuan memastikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat guna mendorong pemerataan kesejahteraan di Kabupaten Bojonegoro.

“Kunjungan ini sekaligus juga untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi pemerataan kesejahteraan di Kabupaten Bojonegoro,” pungkas Brigjen TNI M. Herry Subagyo.

Baca Juga:
Ketua Tim Wasev TMMD Apresiasi Progres TMMD ke-129 di Bojonegoro, Optimistis Rampung Tepat Waktu

Program TMMD ke-129 berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 dengan mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa". Sebanyak 150 personel Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro diterjunkan untuk bekerja bersama masyarakat menyelesaikan seluruh sasaran program.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga tersebut diharapkan mampu mempercepat kemajuan Desa Kesongo yang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil tembakau di Bojonegoro. Melalui pembangunan yang menyeluruh, desa ini diproyeksikan menjadi wilayah yang semakin terhubung, mandiri, dan memiliki daya saing lebih baik.

Sementara itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, serta seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan TMMD ke-129.

Ucapan tersebut disampaikan saat menyambut kedatangan Tim Wasev TMMD ke-129 dari Mabes TNI, Mabes TNI AD, Kodam V/Brawijaya, dan Korem 082/CPYJ di Balai Desa Kesongo, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga:
Bupati Bojonegoro Lepas 60 Peserta Sekolah Raykat Menengah Atas, Ini Pesannya

Menurut Kusnadi, pelaksanaan TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat melalui berbagai pelatihan, penyuluhan, dan kegiatan edukatif.

"Alhamdulillah, masyarakat Desa Kesongo sangat berterima kasih dan antusias. TMMD kali ini tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga SDM warga melalui pelatihan, bimbingan, dan sosialisasi. Kehadiran TMMD sangat membantu dan merubah wajah desa kami," ujar Kusnadi saat diwawancarai media.

Ia mengungkapkan, progres pembangunan fisik saat ini telah mencapai sekitar 60 hingga 90 persen. Sejumlah pekerjaan yang sedang diselesaikan meliputi pembangunan dua ruas jalan cor beton (rigid beton), perbaikan jembatan, serta pembangunan saluran drainase.

Selain itu, Satgas TMMD juga membangun berbagai fasilitas penunjang masyarakat, seperti musala, lapak UMKM di kawasan rest area, melakukan normalisasi sungai, merehabilitasi gedung sekolah, hingga memperbaiki rumah warga kurang mampu.

Program penyediaan air bersih juga menjadi salah satu sasaran utama melalui pembangunan sumur bor di Dusun Bekatul. Fasilitas tersebut diharapkan mampu mengatasi kesulitan warga memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau.

“Sebelum adanya sumur bor, warga harus menempuh jarak yang lumayan jauh untuk mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau tiba. Kini, hadirnya sarana air bersih menjadi penopang penting ketahanan warga,” kata Kusnadi. (*)