KETIK, MALANG – Ibu rumah tangga yang tergabung dalam Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang mulai dikenalkan dengan inovasi olahan telur asin herbal dan kerupuk telur asin.
Program ini hadir sebagai upaya membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan keterampilan ekonomi warga.
Selama ini, sebagian besar anggota TP-PKK di Desa Mendalanwangi belum memiliki pekerjaan tetap dan masih mengandalkan pekerjaan sebagai buruh lepas dengan pendapatan yang tidak menentu. Di sisi lain, potensi sektor pertanian dan peternakan di desa tersebut sebenarnya cukup besar untuk dikembangkan menjadi usaha bernilai tambah.
Namun, pemanfaatan telur itik oleh masyarakat masih tergolong sederhana dan hanya diolah menjadi telur asin konvensional. Padahal, produk berbasis telur itik memiliki peluang pasar yang cukup luas jika dikembangkan dengan inovasi baru.
Kegiatan pengabdian masyarakat Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pengolahan telur asin herbal dan kerupuk telur asin guna meningkatkan variasi produk, kualitas, dan daya saing.
Baca Juga:
Gencarkan Internasionalisasi, Unikama Jalin Kerja Sama Strategis dengan Riphah International UniversityMelalui program pengabdian masyarakat tersebut, warga diberikan pendampingan mulai dari sosialisasi, diskusi, penyuluhan hingga pelatihan langsung pembuatan telur asin herbal dan kerupuk telur asin.
Kegiatan juga dilengkapi dengan demoplot alih teknologi agar peserta bisa memahami proses produksi secara lebih mudah.
Tidak hanya melibatkan mitra masyarakat, kegiatan ini juga menggandeng mahasiswa yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka ikut terlibat aktif mendampingi warga selama proses pelatihan berlangsung.
Selanjutnya dilakukan pendampingan guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengadopsi teknologi yang telah disampaikan oleh tim pengabdi.
Baca Juga:
Perkuat Sinergi SDM dan Finansial, Pakar Keuangan Unikama Irma Tyasari Berikan Sharing Session Strategis di KAI DAOP 7 MadiunDengan adanya inovasi tersebut, ibu rumah tangga di Desa Mendalanwangi diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan baru, tetapi juga mampu menciptakan produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah telur asin herbal dan kerupuk telur asin, sehingga mampu membuka peluang usaha baru yang lebih prospektif serta meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat di Desa Mendalanwangi. (*)