Tim DVI Polda Jatim Masih Identifikasi 31 Kantong Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Mustopa

8 Okt 2025 17:32

Thumbnail Tim DVI Polda Jatim Masih Identifikasi 31 Kantong Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny
Peti mati telah disiapkan untuk mempersiapkan jenazah yang telah diidentifikasi, Rabu, 8 Oktober 2025. (Foto: Khaesar/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur (Jatim) terus mengejar waktu untuk mengidentifikasi para korban ambruknya bangunan empat lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran Sidoarjo.

Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol M. Khusnan Marzuki, mengungkapkan hingga saat ini, tim telah menerima 67 kantong jenazah, dan 34 di antaranya berhasil teridentifikasi. Saat ini masih ada 31 kantong jenazah yang diidentifikasi.

“Tim bekerja tanpa henti. Kami terus mencocokkan data ante mortem dan post mortem untuk memastikan setiap identitas korban akurat,” ujarnya, Rabu, 8 Oktober 2025.

Sementara itu, Kabid DVI Dokkes Mabes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidajati, menegaskan bahwa timnya tidak akan memasang target waktu dalam proses identifikasi.

"Kami tidak berbicara target, yang jelas seluruh jenazah, kantong jenazah, dan body part akan kami identifikasi satu per satu. Tidak ada yang akan kami lewatkan,” tegas Wahyu.

Tim DVI masih menunggu hasil sampel DNA dari laboratorium di Jakarta. Dari dua gelombang hasil yang sudah keluar, 17 korban tambahan berhasil dikenali, di antaranya santri asal Bangkalan, Lamongan, Surabaya, hingga Kalimantan Barat.

“Dari pengalaman kami, hasil DNA bisa keluar antara 3–5 hari. Kami berharap proses berikutnya bisa lebih cepat,” imbuh Wahyu.

"Doakan agar semua korban segera teridentifikasi. Kami bekerja bukan sekadar cepat, tapi harus tepat — karena setiap nama adalah nyawa yang harus dipulangkan dengan hormat,” pungkasnya.

Kronologi singkat dan korban sudah dievakuasi terjadi pada Senin, 29 September 2025 sekitar pukul 15.35 WIB. Bangunan empat lantai tersebut ambruk saat para santri Pondok Pesantren Al Khozini sedang melakukan Salah Ashar dua rakaat di lantai 1. 

Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam puing-puing bangunan. Berdasarkan data sementara yang dikeluarkan Kantor Basarnas Surabaya, Selasa malam, 30 September 2025 sebanyak 100 orang santri menjadi korban tragedi ini. (*)

Baca Juga:
DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo
Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah
Baca Sebelumnya

Seniman Asal Ngawi Kembali Dianugerahi Nawala Kekancingan Keraton Surakarta

Baca Selanjutnya

Bye-Bye Pengangguran! Program Khofifah Cetak Pengusaha Sukses dari SMA di Jawa Timur

Tags:

Identivikasi Polda Jatim Jawa timur Ponpes Al Khoziny kejadian di Sidoarjo sidoarjo surabaya

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H