Tim DVI Polda Jatim Identifikasi 2 Korban Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Mustopa

13 Okt 2025 20:18

Thumbnail Tim DVI Polda Jatim Identifikasi 2 Korban Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny
Tim DVI Polda Jatim mengumumkan 2 jenazah korban ambruknya Ponpes Al Khoziny di RS Bhayangkara Polda Jatim, Senin 13 Oktober 2025. (Foto: Khaesar/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali berhasil mengidentifikasi dua korban runtuhnya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Total sudah 55 korban dari 67 kantong jenazah yang berhasil teridentifikasi.

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol M. Khusnan Marzuki mengatakan, dua korban terbaru yang teridentifikasi yakni Khafa Ahmad Maulana dan Irham Giffari.

“Korban pertama dengan nomor postmortem RSDP B041 teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA, medis, serta kecocokan properti barang kepemilikan dengan nomor antemortem 025 atas nama Khafa Ahmad Maulana, laki-laki 15 tahun, alamat Jalan Cendana RT 004 RW 003 Ngawen, Sidayu, Gresik,” ujarnya di Surabaya, Senin, 13 Oktober 2025.

Sementara itu, korban kedua dengan nomor postmortem RSB B055 teridentifikasi sebagai Irham Giffari, laki-laki 16 tahun, warga Katerungan RT 006 RW 001, Krian, Sidoarjo. “Identifikasi juga berdasarkan DNA, data medis, dan kecocokan barang milik korban,” tambahnya.

Khusnan menjelaskan, hingga saat ini tim gabungan telah mengidentifikasi 55 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima.

Berdasarkan data antemortem, tercatat 63 korban dilaporkan hilang, sehingga masih terdapat 8 orang yang belum ditemukan, sementara di kamar jenazah masih tersisa 9 kantong jenazah yang menunggu proses identifikasi.

“Dari 9 kantong itu, sebagian berisi body part (bagian tubuh). Semua bahan postmortem sudah kami kirim ke Pusdokkes Polri di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pusdokkes Polri dan berharap proses identifikasi dapat rampung dalam waktu dekat.

“Harapan kami minggu ini bisa selesai. Namun, semua tergantung pada kondisi sampel. Kalau bahan DNA-nya rusak atau tidak cukup, tentu butuh waktu lebih lama karena harus diputar ulang dan diperiksa lagi,” kata Khusnan.

Menurutnya, hingga kini belum ada permintaan tambahan pengiriman sampel dari Pusdokkes Polri. “Belum ada perintah pengiriman ulang. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan di pusat, harapannya dua hingga tiga hari ke depan sudah ada hasil,” ujarnya.

Khusnan menyebut tantangan utama tim identifikasi adalah kondisi sampel yang mengalami kerusakan akibat faktor lingkungan. “Kalau DNA-nya tidak cukup, pemeriksaan harus diulang. Tapi kami optimistis bisa selesai dalam waktu seminggu,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh data postmortem telah dikumpulkan secara lengkap dan dicocokkan dengan data antemortem dari keluarga korban, termasuk data DNA, medis, serta properti pribadi.

“Semua data kami padukan agar hasil identifikasi valid. Proses ini membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian,” tandasnya. (*)

Baca Juga:
Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo
Baca Juga:
Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru
Baca Sebelumnya

‎Wali Kota Batu Sampaikan kebijakan Atasi Penurunan TKD Saat Paripurna  ‎

Baca Selanjutnya

Lewat PIT Ke-13, IDAI Peringatkan Dampak Krisis Lingkungan terhadap Kesehatan Anak

Tags:

Ponpes Al Khoziny buduran sidoarjo kejadian di Sidoarjo Polda Jatim Tim DVI Polda Jatim

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar