Tekan Angka Stunting, Poltekkes Malang Berdayakan Posyandu Remaja Baratan di Jember

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Muhammad Faizin

21 Sep 2024 19:54

Thumbnail Tekan Angka Stunting, Poltekkes Malang Berdayakan Posyandu Remaja Baratan di Jember
Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang lakukan pemeriksaan kesehatan remaja Kelurahan Baratan, Patrang, Jember (Sabtu, 21 September 2024) (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang menggelar pemberdayaan kader posyandu remaja yang ada di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Pembinaan yang digelar di Kantor Kelurahan Baratan pada 20-22 September 2024.

Pemberdayaan ini dilakukan dalam upaya penurunan stunting pada balita dengan menyasar remaja setempat yang berusia 15-18 tahun.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Malang, Sri Winarni, menyampaikan bahwa kegiatan yang melibatkan remaja untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Terutama mempersiapkan kesehatan reproduksi sedini mungkin.

“Karena pada dasarnya, kemunculan stunting tidak hanya dari ibu-ibu yang sudah hamil saja. Tapi bagaimana menciptakan calon-calon ibu sehat itu sejak dini,” ungkap Sri Winarni di sela kegiatan Pemberdayaan Posyandu Remaja, Sabtu, 21 September 2024.

Baca Juga:
Banjir hingga Kemiskinan Masih Jadi Persoalan Klasik, Data Pemkot Malang Disorot Dewan

Menurutnya, bukan hal tabu lagi untuk mempersiapkan kesehatan remaja. Agar mereka nantinya mampu membangun keluarga yang berkualitas dan memutus rantai stunting.

“Pendampingan dan edukasi yang disampaikan tentang bagaimana merawat reproduksi remaja. Harapannya remaja ini mengerti bagaimana diri menjadi seorang bapak dan ibu yang melahirkan anak dengan baik, sehat, dan tidak stunting,” urai perempuan berkacamata itu.

Para Kader Posyandu Remaja selama tiga hari kegiatan akan dibekali berbagai pengetahuan aspek kesehatan remaja, mulai dari kesehatan reproduksi, gizi, hingga kesiapan mental. Juga mengenalkan cara penggunaan aplikasi kesehatan remaja Rebas Anting, atau singkatan Remaja Bebas Anti Stunting.

Disamping itu, kader-kader remaja tersebut diharapkan mampu menyebarluaskan kepada teman sebayanya tentang pentingnya mempersiapkan diri untuk mencegah pernikahan dini.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

“Kami akan mendampingi dan mengedukasi hingga dia (remaja) dinyatakan mandiri dan bisa mengedukasi lingkungan di sisi kanan-kirinya,” sambung Sri.

Sementara, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dr. Koeshar menyambut baik. Menurutnya, program penurunan stunting tengah menjadi sorotan. Sebab, di Jember penurunan angka stunting sukar dilakukan karena masih banyak terjadi pernikahan dini.

“Fokus Kabupaten Jember penurunan AKI-AKB dan stunting, di mana peran remaja ini sangat besar sekali sebagai generasi penerus,” ungkap dr. Koeshar.

Lebih lanjut, dengan adanya program Poltekkes Kemenkes Malang diharapkan jadi pemicu juga untuk kecamatan, desa/kelurahan, maupun kampus-kampus lain untuk menjalankan program yang serupa.

“Melalui mereka ini pintu masuk dari Dinkes untuk bisa memberikan penyuluhan kepada remaja, kepada teman-teman sebayanya. Karena faktor usia biasanya mereka bisa lebih terbuka lagi, sehingga program yang kita jalankan bisa lebih meluas,” pungkas pria berkacamata itu.(*)

Baca Sebelumnya

Ikuti Senam Gebyar Paud IGTKI, 5.821 Anak di Kota Malang Tampil Menggemaskan

Baca Selanjutnya

Dinas Kominfo Sidoarjo Bekali Jurnalis Teknis Pemberitaan Pilkada Serentak 2024

Tags:

Kader Posyandu Remaja Kesehatan Remaja Jember persiapan kesehatan reproduksi Stunting Poltekkes Kemenkes Malang

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar