Tekan Angka Putus Sekolah, Pemkab Ponorogo Gelar Sekolah Kesetaraan

Jurnalis: Eko Suprayitno
Editor: M. Rifat

12 Mei 2023 12:43

Thumbnail Tekan Angka Putus Sekolah, Pemkab Ponorogo Gelar Sekolah Kesetaraan
Ilustrasi. Kegiatan belajar mengajar di Pemkab Ponorogo. (Foto: Dindik Kab Ponorogo)

KETIK, PONOROGO – Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo ingin menekan angka putus sekolah di Bumi Reog. Sebab, mengacu data pokok pendidikan (dapodik) 2021, angka putus sekolah di Ponorogo mencapai 523 anak.

Penurunan angka putus sekolah itu dinilai penting untuk mendongkrak indeks pembangunan manusia (IPM) di Ponorogo. Untuk itu pendataan dan verifikasi kini gencar dilakukan penilik di setiap kecamatan yang ada di Ponorogo.

“Dari hasil verifikasi, sejumlah 249 anak bersedia mengikuti penyelenggaraan pendidikan kesetaraan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dindik Ponorogo Rr. Yeni Widiastuti, Jumat (12/5/2023).

Yeni Widiastuti menambahkan, Nurhadi Hanuri Kadindik Ponorogo juga mengirimkan nota dinas ke Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Pramono. Itu untuk meminta bantuan camat dalam mendata masyarakat yang putus sekolah.

Baca Juga:
Harita Nickel Menanam Investasi Jangka Panjang Lewat Pendidikan Anak Obi

Dari hasil pendataan terkini didapati 1.157 masyarakat putus sekolah dari seluruh kecamatan yang ada di Ponorogo.

“Sembilan PKBM (pusat kegiatan belajar masyarakat) dan satu SKB (sanggar kegiatan belajar) sudah siap menyelenggarakan pendidikan kesetaraan,” jelasnya.

Nurhadi Hanuri, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo mengatakan program sekolah kesetaraan serentak yang akan menyasar masyarakat putus sekolah itu tinggal menunggu peraturan bupati (perbup).

Aturan main itu mengatur tentang teknis penyelenggaraan pendidikan kesetaraan dan pengelolaan dana operasional satuan pendidikan non formal daerah. Mulai program belajar paket A (setara SD), paket B (setara SMP), dan paket C (setara SMA).

Baca Juga:
Lewat FGD, BPS Pekalongan 'Bedah' Pelayanan Publik Demi Kepuasan Masyarakat

“Kami sudah mengajukan drafnya (perbup) ke Bagian Hukum Sekretariat Daerah Ponorogo untuk diiakukan koreksi lebih lanjut. Pendidikan kesetaraan rencananya mulai bulan Juli bersamaan tahun ajaran baru,” terangnya.

Sebelumnya, Peningkatan IPM menjadi salah satu fokus perhatian Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Badan Pusat Statistik (BPS) sebenarnya merilis data IPM Kabupaten Ponorogo pada 2022 berada di angka 71,87 yang masuk kategori tinggi dan menempati peringkat ke-21 se-Jawa Timur.

Pekerjaan rumah yang menanti adalah meningkatkan rata-rata lama sekolah yang saat ini masih 7,77 tahun. Artinya, rata-rata penduduk berusia 25 tahun ke atas di Kabupaten Ponorogo hanya menempuh pendidikan setara hingga kelas 1 atau kelas 2 SMP. (*)

Baca Sebelumnya

Optimalisasi Jaga Pangan, Kementan Gandeng Pemkab Blitar 

Baca Selanjutnya

Golkar Kabupaten Bandung Kelebihan Bacaleg Perempuan

Tags:

Angka Putus Sekolah Data Pokok Pendidikan Ponorogo Kota Reog Bupati Sugiri Sancoko Badan Pusat Statistik Indeks Pembangunan Manusia Nurhadi Hanuri

Berita lainnya oleh Eko Suprayitno

Kenalan via Michat, Perempuan Madiun Berhasil Gondol 3 Motor Korbannya, Begini Modusnya

23 Juni 2023 13:33

Kenalan via Michat, Perempuan Madiun Berhasil Gondol 3 Motor Korbannya, Begini Modusnya

Wira Yudha Paskibraka Nasional 2023 asal Geger, Madiun Ternyata Raih Nilai Tertinggi dan Sisihkan Ratusan Siswa

22 Juni 2023 08:58

Wira Yudha Paskibraka Nasional 2023 asal Geger, Madiun Ternyata Raih Nilai Tertinggi dan Sisihkan Ratusan Siswa

Bikin Bangga, Siswa SMAN 1 Geger Madiun  Lolos Seleksi Paskibraka Nasional

21 Juni 2023 09:00

Bikin Bangga, Siswa SMAN 1 Geger Madiun Lolos Seleksi Paskibraka Nasional

Kenakan Gelang Kuningan di Tangan, Berikut Ciri-Ciri Mayat Perempuan yang Tewas di Kebun Jagung Ngawi

21 Juni 2023 07:28

Kenakan Gelang Kuningan di Tangan, Berikut Ciri-Ciri Mayat Perempuan yang Tewas di Kebun Jagung Ngawi

Temuan Mayat Perempuan di Kebun Jagung Ngawi, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

21 Juni 2023 06:14

Temuan Mayat Perempuan di Kebun Jagung Ngawi, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian di Ponorogo, Pemkab Sodorkan Raperda LP2B, Kang Bupati: 70 Persen Lahan Pertanian Dilindungi

20 Juni 2023 15:05

Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian di Ponorogo, Pemkab Sodorkan Raperda LP2B, Kang Bupati: 70 Persen Lahan Pertanian Dilindungi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H