Tegas! Gus Irfan Larang Kepala Daerah Jadi Petugas Haji 2026 demi Pelayanan Optimal

Jurnalis: Fitra Herdian
Editor: Fisca Tanjung

22 Jan 2026 15:19

Thumbnail Tegas! Gus Irfan Larang Kepala Daerah Jadi Petugas Haji 2026 demi Pelayanan Optimal
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melarang pejabat daerah menjadi petugas haji 2026. Keterangan ini disampaikan saat berkunjung ke Asrama Haji Surabaya, Kamis, 22 Januari 2026. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) melarang kepala daerah untuk menjadi petugas haji 2026. 

Hal ini disampaikan oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf saat membuka seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) di Gedung Musdalifah, Kompleks Asrama Haji, Surabaya, Kamis, 22 Januari 2026.

Alasan larangan tersebut, menurut pria yang akrab disapa Gus Irfan ini, bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kepada calon jemaah haji (CJH) sekaligus memperketat aturan yang sebelumnya masih memberi ruang bagi pejabat daerah terlibat langsung sebagai petugas haji.

"Tahun ini kepala daerah tidak diperbolehkan menjadi petugas haji. Fokus kami adalah memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan optimal dan tidak terganggu oleh tugas lain," tegasnya.

Baca Juga:
Menhaj Gus Irfan Lantik PPIH Secara Hybrid di Asrama Haji Surabaya

Ia melanjutkan, jika petugas haji diambil dari kepala daerah, hal tersebut berpotensi mengganggu fokus pelayanan di lapangan saat musim haji.

"Bukan karena tidak mampu, tetapi status sebagai pejabat tentu memiliki tanggung jawab lain. Kami ingin petugas haji benar-benar fokus melayani jemaah, tanpa terbagi oleh kewajiban jabatan," jelasnya.

Dengan adanya kebijakan ini, ia berharap seluruh petugas haji 2026 dapat bekerja secara maksimal dan profesional. Pemerintah melalui Kemenhaj juga memastikan proses seleksi petugas haji dilakukan profesional.

Hal ini dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan para CJH pada saat beribadah di Tanah Suci nanti. Sementara itu seleksi calon PHD yang berlangsung di Asrama Haji, Surabaya diikuti sebanyak 216 peserta.

Baca Juga:
Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

Jumlah tersebut, kata Gus Irfan, tidak diterima seluruhnya karena kebutuhannya sekitar 221 petugas. Pihaknya mencari PDH untuk pelayanan dan kesehatan.

Mereka nantinya bertugas memantau kondisi para CJH, mulai berangkat dari Tanah Air, melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, hingga kembali pulang ke Indonesia. (*)

Baca Sebelumnya

Kualitas MBG di Jombang Bermasalah, LiNK: Jangan Cari Untung di Atas Anak Sekolah

Baca Selanjutnya

Helmi Umar Muchsin: Tri Satya dan Dasa Darma sebagai Kompas Moral di Era Digital

Tags:

haji Haji 2026 ‎ petugas haji Irfan Yusuf Asrama Haji Surabaya Gus Irfan haji Surabaya

Berita lainnya oleh Fitra Herdian

Evan Dimas Doakan Kebangkitan PSSI di Usia Ke-96 Tahun

19 April 2026 18:21

Evan Dimas Doakan Kebangkitan PSSI di Usia Ke-96 Tahun

PSSI Genap 96 Tahun, Waketum Zainudin Amali Berharap Semua Klub Pendiri Mentas di Liga 1

19 April 2026 18:06

PSSI Genap 96 Tahun, Waketum Zainudin Amali Berharap Semua Klub Pendiri Mentas di Liga 1

Pramuka Jatim Luncurkan Program Renovasi 1.000 Rumah

19 April 2026 17:53

Pramuka Jatim Luncurkan Program Renovasi 1.000 Rumah

HUT ke-96 PSSI! Ratu Tisha: 1 Abad Indonesia Merdeka, Target Tembus Piala Dunia 2045

19 April 2026 17:24

HUT ke-96 PSSI! Ratu Tisha: 1 Abad Indonesia Merdeka, Target Tembus Piala Dunia 2045

Kunjungan Kerja di Jatim, Menag RI Sambangi Kampus hingga Ponpes

19 April 2026 14:14

Kunjungan Kerja di Jatim, Menag RI Sambangi Kampus hingga Ponpes

Lupakan Hasil Negatif, Timnas Indonesia U-17 Siap Hadapi Vietnam di Laga Penentu

19 April 2026 11:31

Lupakan Hasil Negatif, Timnas Indonesia U-17 Siap Hadapi Vietnam di Laga Penentu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend