Target Turunkan Kemiskinan Jadi 9 hingga 10 Persen di 2026, Ini Strategi Pemprov Jatim

Jurnalis: Martudji
Editor: Rahmat Rifadin

27 Jun 2025 10:34

Thumbnail Target Turunkan Kemiskinan Jadi 9 hingga 10 Persen di 2026, Ini Strategi Pemprov Jatim
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Restu Novi Widiani (Foto: Dokumentasi Dinsos Jatim)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jatim menargetkan kemiskinan turun 9 hingga 10 persen di tahun 2026. Tekad itu menjadi tujuan guna menekan kemiskinan yang masih di angka 9,56 persen. Itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Restu Novi Widiani, meski ia mengakui tak mudah.

"Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, dan tidak bisa hanya diampu oleh Dinas Sosial saja," kata Restu Novi, Jumat 27 Juni 2026.

Lanjut Novi, sejumlah OPD di Pemprov Jatim juga berbagi tugas sesuai dengan program besar Nawa Bhakti Satya untuk penurunan angka kemiskinan secara simultan.

“Tentu menurunkan kemiskinan bukan dari dinas sosial saja. Tapi beberapa OPD juga memiliki tugas yang sama. Yang jelas saat ini kita di angka 9,56 persen, targetnya bisa turun 9,40 di tahun 2025 dan turun lagi hingga 9,10 persen di tahun 2026,” terangnya.

Baca Juga:
PKB Dukung Kinerja Positif Pemprov Jatim, Dinilai Berdampak pada Masyarakat

Data di Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2024 jumlah penduduk miskin di wilayah Jatim tercatat ada sebanyak 3,89 juta jiwa atau 9,56 persen dari total penduduk. Pemprov Jatim menaruh perhatian khusus untuk kantong-kantong kemiskinan di Jatim. Di antaranya, di kabupaten Malang, Jember, Probolinggo, Lamongan, serta wilayah Madura.

“Pendekatan khusus juga dilakukan terhadap kelompok rentan dan terlantar yang belum tersentuh program kami, agar tidak ada yang terlewat dari bantuan dan pemberdayaan,” tuturnya.

Novi menegaskan, juga ada sejumlah program yang dilakukan sepanjang tahun 2025, terangkai dalam program Jatim Sejahtera. Yakni, program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), yang menyasar 5.000 KPM di 26, kabupaten/kota program ini dialokasikan anggaran Rp16,2 miliar.

"Setiap penerima memperoleh bantuan Rp1,8 juta, dicairkan dalam dua tahap masing-masing Rp900 ribu. Dinas Sosial juga meluncurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus untuk lansia. Menyasar 60.000 lansia, mereka menerima Rp1,5 juta diberikan dalam tiga tahap," urainya.

Baca Juga:
Dukung PP TUNAS, Cak Hadi Tekankan Pentingnya Orang Tua Batasi Gadget Anak

Juga ada Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (KE), menyasar menjadi 33.000 KPM dengan anggaran Rp49,5 miliar. Di tahun ini juga ada rogram Kewirausahaan Inklusif Produktif Perempuan Tangguh Mandiri Jawa Timur Sejahtera (KIP Putri Jawara). Menyasar 3.590 penerima, dikucurkan anggaran Rp10,77 miliar dengan setiap penerima mendapat bantuan usaha produktif senilai Rp3 juta.

"Kami juga memberikan bantuan alat bantu mobilitas bagi penyandang disabilitas. Total anggaran Rp19,85 miliar untuk 5.158 penerima,” tegasnya.

Bantuan mencakup sembilan jenis alat bantu seperti hearing aid, kursi roda untuk standar, multiguna, cerebral, kruk, tongkat kaki tiga, walker, tongkat tuna netra adaptif, dan prothese. Diharapkan, sejumlah program itu bisa efektif menurunkan kemiskinan di Jatim. (*)

Baca Sebelumnya

Super Big Match! Derby Jatim Futsal Kota Malang Vs Surabaya di Laga Final Porprov 2025

Baca Selanjutnya

Arema FC Rekrut Pelatih dan 2 Pemain Asing Sekaligus, Ini  Profil Lengkapnya

Tags:

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim restu novi Widiani Angka Kemiskinan Pemprov Jatim

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar