KETIK, MOJOKERTO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Mojokerto mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026, partai berlambang pohon beringin itu menegaskan target meraih 10 kursi DPRD Kabupaten Mojokerto.

Target tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi. Menurutnya, seluruh kader harus memiliki semangat yang sama dalam memperkuat organisasi, mempromosikan kader dan calon legislatif, serta menjaga kekompakan di semua tingkatan.

"Mempromosikan anggota fraksi maupun para calon itu memang harus dilakukan. Yang paling penting adalah menjaga sikap solid dan kompak," ujar Ali Mufthi, Minggu 2 Juli 2026 di Hotel Aston Mojokerto saat sambutan pembukaan Rakerda DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto. 

Ia menegaskan, target 10 kursi yang disampaikan Ketua DPD Golkar Kabupaten Mojokerto Winajat harus menjadi keputusan resmi Rakerda dan didokumentasikan sebagai bagian dari target bersama Partai Golkar di Jawa Timur.

"Oleh karena itu target 10 kursi yang disampaikan Pak Ketua (DPD Golkar Kabupaten Mojokerto) harus menjadi keputusan Rakerda, terdokumentasi, dan direkap sebagai bagian dari target Golkar se-Jawa Timur," tegasnya.

Baca Juga:
AHY Lepas Bantuan Air Bersih untuk Pesantren di Madura, KH Hasani Zubair: Bukti Demokrat Hadir untuk Umat dan Rakyat

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Winajat mengatakan, Rakerda diawali dengan pengukuhan pengurus kecamatan masa bakti 2026–2031. 

Menurutnya, terjadi banyak pergantian kepengurusan secara menyeluruh, meski masih ada empat kecamatan yang prosesnya belum rampung.

Ia menyebut pembentukan kepengurusan baru merupakan bagian dari proses kaderisasi agar roda organisasi berjalan semakin efektif hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

"Rakerda hari ini menjadi agenda konsolidasi untuk menyusun target-target menuju Pemilu 2029. Kami berharap seluruh kader dan pengurus bisa bekerja sama, bahu-membahu menjalankan program yang telah disepakati," kata Winajat.

Baca Juga:
Tak Terbendung! Juara Umum LKS Kali Keempat, Gubernur Khofifah Tegaskan Bukti Pendidikan Jatim Barometer Vokasi Nasional

Menurutnya, target 10 kursi bukan sekadar angka, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata seluruh struktur partai. Karena itu, Golkar Mojokerto telah menyiapkan berbagai strategi pemenangan, termasuk merekrut kader-kader potensial yang dinilai mampu memperkuat partai pada Pemilu 2029.

"Masih banyak agenda setelah ini, mulai musyawarah di tingkat desa dan kelurahan hingga menjalankan seluruh program hasil Rakerda sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029," ujarnya.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Bambang Wijanarko menambahkan, Rakerda 2026 mengusung tema 'Memperkuat Kesolidan Organisasi, Meningkatkan Kinerja Kader, dan Mewujudkan Kemenangan Partai.'

Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi organisasi, tetapi juga menyusun langkah strategis menghadapi agenda politik dan pembangunan daerah ke depan.

"Kami berharap Rakerda ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan rekomendasi, keputusan, dan langkah strategis yang bisa dilaksanakan secara nyata demi kemajuan Partai Golkar," ujar Bambang.

Melalui Rakerda tersebut, Partai Golkar Kabupaten Mojokerto juga menegaskan komitmennya memperkuat sinergi antara pengurus, kader, organisasi sayap, hingga struktur partai di tingkat desa dan kecamatan agar target kemenangan pada Pemilu 2029 dapat tercapai.

Rakerda kali ini dihadiri pula Ketua Harian DPD Golkar Jatim Adi Wibowo sekaligus Walikota Pasuruan, Bendahara DPD Golkar Jatim Eko Wahyudi sekaligus Anggota DPRD RI, dan Wakil Ketua Pemenangan Pemilu V Sumardi yang juga Anggota DPRD Provinsi Jatim Dapil X (Kota/Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang).(*)