KETIK, MALANG – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Cemorokandang, Kota Malang, membuktikan bahwa keterbatasan infrastruktur bukan halangan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Meski belum memiliki gedung operasional sendiri, koperasi yang baru dipimpin oleh Kiagus Firdaus pada tahun 2026 ini justru sudah tancap gas lewat berbagai unit bisnis riil secara swadaya.
Tidak tanggung-tanggung, KKMP Cemorokandang langsung menggebrak dengan tiga sektor usaha sekaligus: jasa, retail modern, dan agribisnis. Langkah taktis ini diambil untuk memastikan kehadiran koperasi dapat dirasakan secara konkret oleh warga sekitar.
"Kuncinya adalah gotong royong untuk kemaslahatan bersama. Walaupun sekarang masih swadaya dan belum ada gedung, unit bisnis harus tetap jalan agar manfaatnya langsung berputar di masyarakat," ujar Kiagus Firdaus, Ketua KKMP Cemorokandang, Rabu, 24 Juni 2026.
Dari Jasa Laundry hingga Galon Pintar
Pada sektor jasa dan retail, KKMP Cemorokandang membidik kebutuhan harian rumah tangga yang perputarannya cepat (fast-moving). Koperasi ini membuka unit usaha laundry untuk menyerap pasar rumah tangga dan pekerja di kawasan Cemorokandang.
Baca Juga:
Dukung Program KKMP Cemorokandang, Bhabinkamtibmas Turun ke Ladang Ikut Tanam JagungSelain itu, inovasi dihadirkan melalui penyediaan depot isi ulang galon modern berbasis self-service (layanan mandiri). Unit usaha galon pintar ini tidak hanya menawarkan harga yang lebih higienis dan terjangkau bagi warga, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi retail sederhana di tingkat kelurahan.
Sokong Ketahanan Pangan Lewat Tanam Jagung
Tak hanya bermain di sektor domestik perkotaan, KKMP Cemorokandang juga melebarkan sayapnya ke sektor agribisnis. Koperasi ini memanfaatkan lahan potensial di wilayah Cemorokandang untuk budidaya pertanian tanaman jagung.
Sektor pertanian ini dipilih bukan tanpa alasan. Selain memiliki nilai konvensional yang menguntungkan bagi anggota koperasi, proyek pertanian ini sengaja diintegrasikan untuk menyukseskan program strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Baca Juga:
Arema FC Resmi Rekrut Syahrul Trisna Fadillah untuk Perkuat Posisi Penjaga GawangBagi Kiagus, yang juga mantan Duta Koperasi Jawa Timur pertama tahun 2007, diversifikasi usaha ini adalah bentuk modernisasi koperasi agar tidak lagi dipandang klasik dan konvensional. Melalui unit-unit bisnis ini, KKMP Cemorokandang berkomitmen menjadi wadah yang produktif dalam menyerap tenaga kerja lokal sekaligus menekan angka kemiskinan dari tingkat akar rumput. (*)