KETIK, MALANG – Polresta Malang Kota menyerahkan bantuan kemanusiaan logistik dan uang tunai senilai Rp11 juta untuk korban bencana Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan disalurkan melalui Posko Peduli NTT di Jalan Mayjen Panjaitan, Kecamatan Klojen, Senin, 24 Agustus 2026.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi, dengan didampingi Wakapolresta Malang Kota, AKBP Alex Sandy Siregar, dan Kapolsek Klojen, Kompol Riyan Wahyuningtyas.
Kombes Pol Danang menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Polresta Malang Kota terhadap warga NTT yang tengah tertimpa bencana. Logistik yang disalurkan mencakup kebutuhan pangan, sandang, perlengkapan tidur, alat kebersihan, hingga obat-obatan.
"Kami mewakili seluruh anggota Polresta Malang Kota, turut berduka atas bencana yang terjadi di NTT. Semoga bantuan dari kami ini bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan," jelasnya.
Baca Juga:
Mengenal Microsite Info Makota, Akses Layanan Kepolisian dan Informasi Kota Malang dalam Satu PintuIa menegaskan, selain doa dan dukungan moril, warga NTT sangat membutuhkan pasokan kebutuhan dasar selama masa pemulihan wilayah. Oleh sebab itu, Polresta Malang Kota memilih menyalurkan bantuan secara langsung ke posko agar dapat dikelola dan terdistribusi sesuai kebutuhan penerima manfaat.
"Kami juga titip kepada saudara-saudara dari NTT yang tinggal dan beraktivitas di Kota Malang untuk terus menjalin silaturahmi. Kami membuka ruang komunikasi bersama apabila terdapat persoalan," tambahnya.
Koordinator Posko Peduli NTT, George, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Polresta Malang Kota.
"Kami juga berkonsentrasi membantu kebutuhan adik-adik mahasiswa yang terdampak langsung, termasuk kebutuhan sembako. Bantuan yang masuk dipastikan dikelola secara transparan," ungkapnya.
Baca Juga:
Jemput Bola, Polresta Malang Kota Boyong Program MBG dan Cek Kesehatan Gratis ke Polsek BlimbingSelain menyalurkan logistik, pihak posko berkoordinasi dengan perguruan tinggi terkait administrasi pendidikan mahasiswa asal NTT yang terdampak, termasuk mengupayakan penangguhan kegiatan perkuliahan.
"Kami juga berfokus membantu mahasiswa NTT yang berada di Kota Malang dan membutuhkan dukungan," pungkasnya.(*)