KETIK, MALANG – TNI Angkatan Udara memberangkatkan 200 personel Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menuju Kalimantan Barat melalui Lanud Abdulrachman Saleh Malang pada Senin, 24 Agustus 2026 malam.
Langkah tanggap darurat ini diambil guna memperkuat upaya pemadaman serta menanggulangi dampak asap yang kian meluas di wilayah Kalimantan.
Pengerahan pasukan tersebut melibatkan dua alutsista pesawat TNI AU untuk menunjang mobilisasi secara cepat. Pesawat Hercules TNI AU A-1344 dikerahkan mengangkut 130 personel dari Satgas BKO Yonif TP 534/VD Sidodadi, Lawang dan 70 personel lainnya menyusul diberangkatkan menggunakan Boeing 737 TNI AU A-7308.
Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza Sastranegara meninjau langsung kesiapan pemberangkatan personel dan pesawat. Ia memastikan seluruh prosedur berjalan aman, tertib, dan lancar.
Baca Juga:
Usai Jalani Modernisasi, C-130 Hercules A-1319 Perkuat Kembali Skadron Udara 32 Lanud Abd Saleh Malang"Keberangkatan personel merupakan bagian dari upaya TNI dalam memperkuat penanganan karhutla sekaligus membantu masyarakat yang terdampak bencana asap dan kebakaran hutan," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lanud Abdulrachman Saleh terus menegaskan komitmennya untuk selalu siap memberikan dukungan penerbangan secara optimal dalam setiap misi kemanusiaan.
Operasi penanggulangan karhutla diharapkan mampu mempercepat upaya pemadaman sekaligus menjaga keselamatan warga terdampak di Kalimantan Barat.
"Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan optimal bagi setiap misi kemanusiaan. Termasuk operasi penanggulangan bencana demi keselamatan masyarakat," pungkasnya.(*)