Tangani Banjir Surabaya Tak Cukup Hanya Jumlah Pompa, Komisi C DPRD Surabaya Ungkap 4 Faktor

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

12 Feb 2025 18:00

Thumbnail Tangani Banjir Surabaya Tak Cukup Hanya Jumlah Pompa, Komisi C DPRD Surabaya Ungkap 4 Faktor
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Ahmad Nurjayanto. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Ahmad Nurjayanto menyoroti empat faktor utama dalam upaya penanganan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kota Pahlawan.

Namun, politisi Golkar itu mengingatkan bahwa keberadaan pompa air saja tidak cukup, jika aliran air dari pemukiman menuju pompa masih tersendat.

“Pompa air sebanyak apa pun tidak akan efektif jika saluran air dari pemukiman masih tersumbat. Ini yang harus dipastikan berjalan lancar,” paparnya.

Tidak hanya faktor banyaknya pompa air tetapi juga harus memperhatikan konektivitas saluran air serta pemeliharaan.

“Ada empat faktor utama yang memengaruhi, kebiasaan masyarakat, konektivitas saluran, kondisi cuaca termasuk rob, serta pemeliharaan drainase,” ujar Nurjayanto.

Nurjayanto menyebut sekitar 70-80 persen saluran air di Surabaya sebenarnya sudah terkoneksi dengan baik.

Namun, masih ada daerah-daerah perkampungan yang sulit diakses karena pembangunan rumah warga tidak mempertimbangkan adanya aliran air.

Karena itulah, adanya penyempitan jalur air sehingga normalisasi harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih kompleks.

“Pemerintah kota harus mencari solusi bagaimana melakukan normalisasi di daerah-daerah yang sudah padat permukiman. Ini butuh diskusi yang matang, karena persoalannya bukan hanya teknis, tapi juga sosial,” papar Nurjayanto.

Saat ini, Panitia Khusus (Pansus) Banjir DPRD Surabaya tengah merumuskan strategi komprehensif untuk mengatasi banjir, dengan pendekatan berbasis pemetaan per kecamatan.

Langkah ini diambil karena sistem drainase sering kali melibatkan lebih dari satu kelurahan, sehingga perlu koordinasi yang lebih luas.

“Pansus ini tidak ingin terburu-buru, tapi juga tidak ingin berlarut-larut. Ini bukan hanya soal regulasi, tapi warisan kebijakan yang harus benar-benar efektif,” tegas Nurjayanto.

Ia juga menyoroti pentingnya pemeliharaan gorong-gorong yang selama ini sering terabaikan. Menurutnya saluran air yang baru dibangun seharusnya bisa bertahan puluhan tahun, tapi kenyataannya dalam hitungan tahun sudah tersumbat oleh sedimentasi.

"Kita butuh sistem pembersihan modern yang lebih cepat dan efisien,” paparnya.

Sebagai bagian dari target Surabaya bebas banjir pada 2026, pemerintah kota berencana menambah lima titik pompa air baru pada 2025.  (*)

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur
Baca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba
Baca Sebelumnya

Persoalan Efisiensi Anggaran, Politisi Demokrat Surabaya: Jangan Sampai untuk Gagah-Gagahan

Baca Selanjutnya

Wamenag RI Sebut Kabinet Gemuk hingga Tanpa Oposisi Jadi Inklusifitas Pemerintahan Prabowo

Tags:

banjir surabaya Penanganan banjir Komisi C DPRD Surabaya pompa air surabaya Ahmad Nurjayanto

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar