Talk Show Muamalah, Upaya Bank Indonesia Dorong Literasi Keuangan Syariah di Tanah Papua

Jurnalis: Muhamad Zaid Kilwo
Editor: M. Rifat

15 Jun 2024 09:02

Thumbnail Talk Show Muamalah, Upaya Bank Indonesia Dorong Literasi Keuangan Syariah di Tanah Papua
Penyerahan sertifikat halal kepada pelaku UMKM Provinsi Papua Barat Daya pada talk show MUAMALAH di hotel Rylich Panorama Hotel, Sorong, Jumat (14/6/2024). (Foto: Zaid Kilwo/Ketik.co.id)

KETIK, SORONG – Dalam rangka mendorong ekonomi syariah di Provinsi Papua Barat Daya, Bank Indonesia (BI) Papua Barat menggelar talk show MUAMALAH (Mendorong UMKM Halal Daerah). Acara diselenggarakan di hotel Rylich Panorama Hotel, Jumat (14/6/2024).

Talk show tersebut mengangkat tema "Mendorong Literasi Keuangan Syariah yang Inklusif di Tanah Papua."

Bank Indonesia turut mengundang pejabat Gubernur Papua Barat Daya yang diwakili oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Eksan Musa'ad, Asisten 2 Kota Sorong Thamrin Tajuddin, jajaran Forkompinda, akademisi dari kampus Universitas Muhammadiyah Sorong, IAIN Sorong, Unimuda Sorong dan beberapa pesantren lainnya yang berada di wilayah Provinsi Papua Barat Daya.

Deputi Kepala Perwakilan BI Papua Barat Roni Cahyadi mengatakan, kegiatan Muamalah ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia atau FESyar KTI. Ini merupakan salah satu program nasional yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

Baca Juga:
Lanjutkan Pertumbuhan Ekonomi Jatim, Gubernur Khofifah Ungkap Berbagai Hal Strategis Hadapi Dinamika Global

Roni Cahyadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) yang telah berkolaborasi untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

"Tentunya kita akan lakukan komitmen bersama untuk pengembangan ekonomi syariah di provinsi Papua Barat Daya," ungkap Rony Cahyadi.

Berdasarkan laporan dari standar industri halal, Indonesia masuk dalam peringkat kedua secara global. Di Provinsi Papua Barat Daya sendiri perkembangan industri syariah mengalami pertumbuhan walaupun belum semasif atau sebesar yang diharapkan.

Pada April 2024, kondisi perbankan syariah di Papua Barat Daya yang menjadi salah satu indikator perkembangan ekonomi syariah, dari sisi aset mengalami pertumbuhan sebesar 7,25 persen atau sebesar Rp 465 miliar.

Baca Juga:
BI Maluku Utara dan Pemkab Halsel Bahas Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri

Target tersebut seharusnya bisa menembus angka 2 digit setara perbankan konvensional yaitu dari 495 miliar di posisi April 2023 menjadi 495 miliar rupiah di April 2024.

Angka tersebut masih cukup rendah dibandingkan dengan total aset perbankan secara total di Provinsi Papua Barat Daya. (*)

Baca Sebelumnya

Sosialisasi Kekayaan Intelektual, Belantara22 Records Daftarkan Merek Usaha

Baca Selanjutnya

Jualan Sambil Berdakwah, Kaji Brewok Tawarkan B1G1 hingga Berbagi Kambing Gratis

Tags:

Talk show Muamalah Ekonomi Syariah BI Papua Barat Daya Bank Indonesia Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia FESyar KTI

Berita lainnya oleh Muhamad Zaid Kilwo

Raja Ampat Tuan Rumah AVC Beach Tour Open 2026, Fahmi Macap Ingatkan Pemda Soal ini

6 April 2026 15:10

Raja Ampat Tuan Rumah AVC Beach Tour Open 2026, Fahmi Macap Ingatkan Pemda Soal ini

MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

3 April 2026 17:15

MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

Sub Kogartap 0606 Bogor Gelar Halal Bihalal bersama Tokoh Agama Masyarakat Ormas dan LSM

26 Maret 2026 13:08

Sub Kogartap 0606 Bogor Gelar Halal Bihalal bersama Tokoh Agama Masyarakat Ormas dan LSM

Peresmian PLTMH di Lanny Jaya, Warga Kampung Koka Kini Nikmati Listrik di Malam Hari

17 Maret 2026 11:32

Peresmian PLTMH di Lanny Jaya, Warga Kampung Koka Kini Nikmati Listrik di Malam Hari

Aktivis Kritik Penjelasan KSP soal Board of Peace, Dinilai Keliru Atribusi Dokumen

11 Maret 2026 12:51

Aktivis Kritik Penjelasan KSP soal Board of Peace, Dinilai Keliru Atribusi Dokumen

Putusan Konkernas PWI 2026 Diserahkan ke Ketua Umum

9 Maret 2026 21:45

Putusan Konkernas PWI 2026 Diserahkan ke Ketua Umum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar