Tak Seperti Biasanya Warna Ikonik Malang, Lampu Hias Tugu Dominan Hijau, Ada Apa?

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

5 Okt 2023 12:06

Thumbnail Tak Seperti Biasanya Warna Ikonik Malang, Lampu Hias Tugu Dominan Hijau, Ada Apa?
Lampu hias di Alun-Alun Tugu Kota Malang yang didominasi warna hijau dan menyerupai lampu hias di Malioboro Jogja. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Desain lampu yang diusung di Alun-Alun Tugu menuai kontroversi terkait kesesuaiannya dengan nilai historis Kota Malang.

Sejak lampu tersebut pertama kali terpasang di Koridor Kayutangan Heritage, banyak masyarakat mulai membandingkan dengan lampu yang ada di Malioboro, Yogyakarta. 

Jika diperhatikan, warna lampu hias Tugu Kota Malang didominasi warna hijau. Dimana, warna hijau tidak mencerminkan warna khas atau ikonik Malang yang lebih dekat dengan warna biru. 

Foto Lampu hias di Alun-Alun Tugu Kota Malang didominasi warna hijau. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)Lampu hias di Alun-Alun Tugu Kota Malang didominasi warna hijau. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang Rakai Hino Galeswangi menegaskan desain tersebut tidak memiliki akar historis yang kuat. 

Dilihat lebih dekat, terdapat simbol dua singa di bagian ornamen atas lampu. Kedua singa tersebut disinyalir berasal dari lambang Gementee Malang awal yang memiliki motto 'Malang Nominor Sursum Moveor' atau 'Malang Kotaku Maju Tujuanku.'

Namun memadukan simbol tersebut dalam ornamen lampu untuk menciptakan kesan heritage rupanya cara yang keliru.

"Jadi kalau ditanya sesuai tema sejarah, tepat atau tidak, ya sangat amat tidak tepat alias ngawur dan risetnya kurang. Untuk mencari indikator yang akan ditaruh di situ juga tidak sesuai kaidah ilmiah atau penelitian historiografi. Jika memang tema yang diambil adalah latar belakang historisnya," ujar Rakai pada Kamis (5/10/2023).

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Menurutnya, apabila Pemerintah Kota Malang ingin memunculkan kesan heritage dalam tata kota khususnya di Kayutangan Heritage hingga Alun-Alun Tugu, diperlukan pemilihan periodesasi sejarah yang tepat.

Sehingga penataan Alun-Alun Tugu dapat lebih terarah dengan meninjau sumber-sumber foto dan video Kota Malang pada periode tersebut.

"Oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang hanya dikasih tahu sesuai tema historis karena ingin membangkitkan memori kolektif masyarakat terkait sejarah. Saya sempat tekankan skala waktu mana yang diambil. Kita cari referensi lampu-lampu di foto atau video yang disimpan di KITLV atau library Leiden jadi tidak terkesan ngawur," tegasnya.

Foto Lampu hias tugu Malang memiki design yang menyerupai lampu hias di Jalan Malioboro Yogyakarta. (Foto: Dok. Ketik.co.id)Lampu hias tugu Malang memiki design yang menyerupai lampu hias di Jalan Malioboro Yogyakarta. (Foto: Dok. Ketik.co.id)

Rakai menegaskan bahwa desain lampu tersebut belum pernah ditemukan di berbagai referensi tentang sejarah Kota Malang pada zaman dahulu. Jika Pemkot Malang ingin menguatkan kesan heritage, mereka dapat menggunakan desain lampu yang saat ini ada di Jembatan Majapahit dan Kahuripan. 

"Sepintas saya lihat, desain lampu itu memunculkan ikon singa. Mencoba memunculkan warna yang sesuai tema, tapi menurut saya tidak. Karena kita tidak pernah menemukan model seperti itu di lingkup historis manapun," jelasnya.

Dia memberikan contoh bahwa model lampu yang cocok untuk Alun-Alun Tugu bisa mengacu pada periode tertentu dalam sejarah Kota Malang. Seperti masa kolonial Hindia Belanda, masa pendudukan Jepang, agresi militer Belanda II, masa pergolakan 1965, atau masa kemerdekaan Indonesia. Pemilihan periode ini harus disesuaikan dengan penelitian yang matang disertai konsultasi dengan ahli di bidangnya.

Sebelum proses revitalisasi Alun-Alun Tugu, DLH Kota Malang sebagai dinas pengampu taman sekitar monumen Tugu memang sempat melibatkan TACB. Namun Rakai menyayangkan bahwa hasil yang ditunjukkan tidak sesuai dengan tema yang dibicarakan.

"Untuk memunculkan sesuatu hal itu risetnya harus matang, benar-benar konsultasi kepada tenaga ahli di bidangnya. Jangan sampai mau membranding heritage, namun konsultasi ke orang orang dengan keahlian yang tidak nyambung," tandasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Kasus Polisi Diduga Palsukan BAP, Polisi Datangi PN Jember

Baca Selanjutnya

Peringatan HUT TNI ke-78 di Jember, Sejumlah Alutsista Dipamerkan

Tags:

Jembatan Majapahit Jembatan Kahuripan Desain Lampu Heritage Kota Malang alun-alun tugu Lampu Alun-Alun Tugu

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar