Tak Bisa Pilih Kota UTBK SNBT 2026 karena Penuh? Ini Solusi bagi Peserta

Jurnalis: Gracio Pardomuan
Editor: Fiqih Arfani

31 Mar 2026 14:44

Thumbnail Tak Bisa Pilih Kota UTBK SNBT 2026 karena Penuh? Ini Solusi bagi Peserta
Ilustrasi SNBT - UTBK. (Foto: Dok. Unsoed)

KETIK, SURABAYA – Skema pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 mengalami perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada pelaksanaan tahun ini, peserta tidak lagi dapat memilih pusat UTBK secara langsung saat proses pendaftaran. Peserta hanya diperkenankan memilih kota atau wilayah pelaksanaan ujian.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, menjelaskan bahwa perubahan sistem tersebut diterapkan untuk meminimalkan potensi kecurangan yang sebelumnya kerap ditemukan dalam pelaksanaan UTBK.

Nantinya, informasi mengenai pusat UTBK yang akan ditempati peserta akan diumumkan sekitar 10 hari sebelum pelaksanaan ujian.

Baca Juga:
UTBK 2026 Semakin Dekat! Peserta Diingatkan Satu Hal yang Sering Diabaikan, Apa Itu?

Sementara itu, tidak sedikit peserta yang menemukan keterangan “penuh” saat memilih kota atau wilayah UTBK dalam proses pendaftaran. Menanggapi hal tersebut, panitia SNPMB, Rizky Yanuar, mengimbau peserta untuk tidak langsung panik.

Ia menjelaskan bahwa peserta dapat menghubungi layanan call center SNPMB untuk memastikan apakah kuota di kota atau wilayah tersebut benar-benar telah habis atau justru masih menunggu pembukaan tambahan ruang ujian.

Menurut Rizky, jika sistem menampilkan keterangan “penuh”, maka wilayah tersebut memang tidak dapat dipilih untuk sementara waktu. Namun, kondisi tersebut belum tentu berarti seluruh kuota sudah terisi.

“Kalau muncul keterangan ‘penuh’, jangan langsung panik. Silakan hubungi call center SNPMB terlebih dahulu untuk memastikan apakah kuotanya memang sudah habis atau belum dibuka tambahan ruangnya,” jelasnya dalam rekaman sosialisasi UTBK SNBT 2026.

Baca Juga:
Unair Perketat Pengawasan Jelang UTBK 2026, Rektor Soroti Modus Perjokian Kian Canggih

Lebih lanjut, Rizky juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait kemungkinan peserta ditempatkan di pusat UTBK yang jauh dari domisili mereka. Ia menegaskan bahwa sistem penempatan pada umumnya akan memetakan peserta ke lokasi yang paling dekat dengan wilayah yang dipilih.

Menurutnya, meskipun berada di kota besar, lokasi pusat UTBK biasanya masih berada dalam kota yang sama sehingga peserta tidak perlu khawatir akan ditempatkan terlalu jauh.

“Kebanyakan pemetaannya satu dengan satu, jadi tidak jauh. Kalau pun di kota besar, tetap masih dalam kota tersebut,” ujarnya.

Selain itu, peserta yang ingin mengganti kota atau wilayah UTBK masih memiliki kesempatan untuk melakukannya. Rizky menjelaskan bahwa peserta dapat menunggu slip pembayaran UTBK kedaluwarsa terlebih dahulu.

Slip pembayaran tersebut memiliki masa berlaku selama dua hari atau 2 x 24 jam. Setelah masa berlaku habis, peserta dapat kembali ke menu sebelumnya dan memilih ulang kota atau wilayah UTBK maupun program studi yang diinginkan. (*)

Baca Sebelumnya

Cerita PMI Ilegal asal Pacitan, Dieksploitasi hingga Miliki Dua Anak di Malaysia

Baca Selanjutnya

Satlantas Polres Brebes Tegas Larang Truk Sumbu Tiga Masuk Kota, Warga Dukung Penuh Penegakan Aturan

Tags:

UTBK 2026 snbt 2026 Info Kampus Info PTN Info PTS Info SNBT Info UTBK calon mahasiswa mahasiswa baru

Berita lainnya oleh Gracio Pardomuan

UTBK 2026 Semakin Dekat! Peserta Diingatkan Satu Hal yang Sering Diabaikan, Apa Itu?

17 April 2026 12:34

UTBK 2026 Semakin Dekat! Peserta Diingatkan Satu Hal yang Sering Diabaikan, Apa Itu?

Unair Perketat Pengawasan Jelang UTBK 2026, Rektor Soroti Modus Perjokian Kian Canggih

16 April 2026 15:12

Unair Perketat Pengawasan Jelang UTBK 2026, Rektor Soroti Modus Perjokian Kian Canggih

Unair Siap Gelar UTBK SNBT 2026, Tampung 16 Ribu Peserta di 19 Sesi Ujian

16 April 2026 10:42

Unair Siap Gelar UTBK SNBT 2026, Tampung 16 Ribu Peserta di 19 Sesi Ujian

Peringati Hari Seni Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

15 April 2026 22:06

Peringati Hari Seni Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

UPN Veteran Jawa Timur Buka Jalur Mandiri 2026/2027, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

15 April 2026 10:51

UPN Veteran Jawa Timur Buka Jalur Mandiri 2026/2027, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

14 April 2026 15:20

ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda