Tahukah Anda Sejarah Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Open? Ini Penjelasannya

Jurnalis: Caknow
Editor: M. Rifat

10 Jun 2024 02:05

Thumbnail Tahukah Anda Sejarah Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Open? Ini Penjelasannya
Taufik Hidayat legenda tunggal putra bulutangkis Indonesia (foto: PBSI)

KETIK, SURABAYA – Bulu tangkis sudah menjadi salah satu olahraga favorit di Indonesia. Olahraga ini penggemarnya tidak hanya kaum muda namun juga hingga kaum tua.

Itu dapat kita lihat dari makin banyaknya lapangan bulu tangkis dan klub bulu tangkis yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tiga Turnamen BWF di Indonesia

Di Indonesia sendiri ada 3 turnamen besar yang dihelat oleh Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI).

Ketiganya adalah Indonesia Masters 500, Indonesia Masters 750 dan yang paling bergengsi dan diminati banyak pemain top dunia yakni Indonesia Open Super 1000.

Baca Juga:
Sabar/Reza Kalah 1-2 Lawan Kim/Seo, Tuan Rumah Gagal Juara di Indonesia Open 2025

Selain menghadirkan pemain unggulan dari semua sektor perwakilan negara dunia, ajang ini juga menyediakan hadiah yang sangat besar.

Beberapa tahun terakhir ini, turnamen Indonesia Open dinobatkan sebagai turnamen bulu tangkis terbaik di dunia oleh Badminton World Federation (BWF). Ini semakin memperjelas bahwa Indonesia patut dijuluki sebagai negara bulu tangkis

Tapi tahukah kita sejarah Indonesia Open? Berikut sejarahnya.

Dimulai 1982

Indonesia Open pertama kali dilaksanakan pada 1982. Saat ini Indonesia Open sudah menjadi kejuaraan bulu tangkis bintang enam atau level elit.

Baca Juga:
Sabar/Reza Jadi Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final Indonesia Open

Sebelum perombakan level kejuaraan dari BWF, hingga 2007 Indonesia Open masuk dalam jajaran Super Series. Ajang bertitel itu hanya terselenggara di 12 negara saja saat itu setiap tahun.

Selain di Jakarta, Indonesia Open juga sudah pernah diselenggarakan di delapan kota lain di tanah air, yakni Samarinda (1990), Bandung (1991), Semarang (1992), Yogyakarta (1994).

Pernah juga di Surakarta (1997), Denpasar (1999), Surabaya (2002), Batam (2003). Sedangkan pada 1993, 1998, 2000, 2001, 2004 hingga saat ini kejuaraan berlangsung di Jakarta.

Peraih Gelar Terbanyak

Indonesia sendiri tercatat sebagai negara peraih gelar juara terbanyak dengan total 85 gelar, disusul China dengan 46 gelar, Korea Selatan 14 gelar, dan Malaysia 11 gelar. 

Salah satu peraih gelar terbanyak di turnamen ini adalah legenda bulu tangkis tunggal putra asal PB Djarum, Ardy B Wiranata (1990, 1991, 1992, 1994, 1995 dan 1997).

Selain Ardy, satu legenda bulu tangkis lainnya yang juga meraih enam gelar juara yaitu Taufik Hidayat (1999, 2000, 2002, 2003, 2004, 2006). (*)

Baca Sebelumnya

Pembangunan ART di Surabaya akan Terintegrasi dengan SRRL

Baca Selanjutnya

Sultan Dede Irsyad Maulana Sjah Kenang Tokoh Pemekaran Bumi Saruma di HUT ke-21 Halsel

Tags:

#indonesiaopen sejarahindonesiaopen taufikhidayat buutangkisindonesia Badminton Indonesia Open sejarah indonesia open bwf super 1000

Berita lainnya oleh Caknow

Kadispora Jatim Berharap Pers Dorong Kemajuan Sektor Kepemudaan dan Prestasi Olahraga

10 Februari 2026 16:55

Kadispora Jatim Berharap Pers Dorong Kemajuan Sektor Kepemudaan dan Prestasi Olahraga

IKA Unair Tulungagung bersama Komunitas Peduli Lingkungan Hijaukan Bukit Dondong

8 Februari 2026 17:05

IKA Unair Tulungagung bersama Komunitas Peduli Lingkungan Hijaukan Bukit Dondong

IGI Jadi Motor Penggerak Kompetensi Guru di Era Digital

6 Februari 2026 20:05

IGI Jadi Motor Penggerak Kompetensi Guru di Era Digital

Kunker ke Jatim,  Komite II DPD RI Susun DIM untuk Pemberdayaan Petani

26 Januari 2026 20:05

Kunker ke Jatim, Komite II DPD RI Susun DIM untuk Pemberdayaan Petani

Rayakan Festive Season dengan Baking Class “Holiday Sweet Creation” bersama Zest Hotel Jemursari Surabaya

23 Desember 2025 15:10

Rayakan Festive Season dengan Baking Class “Holiday Sweet Creation” bersama Zest Hotel Jemursari Surabaya

Ibu dan Anak Kompak dalam Kids Yogurt Cooking Class  di Swiss-Belinn Airport Surabaya

22 Desember 2025 16:34

Ibu dan Anak Kompak dalam Kids Yogurt Cooking Class di Swiss-Belinn Airport Surabaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar