KETIK, LEBAK – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Banten, Abdurazak mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Lebak terus melakukan peningkatan pelayanan penerangan jalan umum (PJU) melalui penambahan titik lampu dan penggantian lampu konvensional ke lampu hemat energi jenis LED.
Hal tersebut disampaikan Abdurazak saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, pada tahun 2025 jumlah PJU yang tercatat di wilayah Kabupaten Lebak mencapai 3.710 titik. Sementara pada tahun 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak merencanakan penambahan sebanyak 100 titik PJU baru.
“Pada tahun 2025 kemarin tercatat ada 3.710 PJU di wilayah Kabupaten Lebak. Dan tahun 2026 ini ada rencana penambahan 100 PJU,” kata Abdurazak.
Ia menjelaskan, upaya penggantian lampu konvensional ke lampu LED dilakukan secara bertahap sebagai langkah efisiensi anggaran dan penghematan energi listrik.
Baca Juga:
Pemkab Lebak Genjot Percepatan Tanam Padi 2026, Antisipasi Kekeringan Musim Kemarau“Jaman masih menggunakan lampu konvensional atau lampu kuning jenis SON, pembayaran listrik PJU setiap bulan hampir mencapai Rp900 juta. Setelah dilakukan penggantian secara bertahap ke lampu LED, pembayaran listrik PJU turun menjadi sekitar Rp645 juta per bulan,” ujarnya.
Abdurazak menuturkan, lampu jenis SON E dan SON T yang sebelumnya digunakan dinilai sudah tidak efisien karena konsumsi daya listriknya lebih besar dibandingkan lampu LED yang kini mulai mendominasi penerangan jalan di Kabupaten Lebak.
“Lampu konvensional itu sekarang hampir semuanya diganti ke LED secara bertahap. Karena LED lebih hemat energi dan biaya operasionalnya juga lebih murah,” ucapnya.
Meski demikian, kata dia, kebutuhan penerangan jalan di Kabupaten Lebak masih cukup besar mengingat luas wilayah dan panjang ruas jalan yang harus diterangi.
Baca Juga:
Tinjau Jalan Rusak di Wanasalam, Pj Sekda Lebak Pastikan Penanganan Infrastruktur Jadi PrioritasIa menyebut, idealnya jarak antar titik lampu penerangan jalan sekitar 50 meter agar pencahayaan lebih maksimal.
“Kalau melihat luas wilayah dan kebutuhan penerangan jalan, idealnya setiap tahun bisa ada pengadaan sekitar 3.000 titik PJU baru supaya seluruh wilayah Kabupaten Lebak bisa tercover dengan baik,” jelasnya.
Ia berharap, penambahan dan modernisasi PJU tersebut dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan masyarakat pengguna jalan, khususnya pada malam hari.(*)