Tadarus atau Target Khatam? Ketika Kuantitas Mengalahkan Kualitas

Jurnalis: Maulidya Hanin Najahah
Editor: Rahmat Rifadin

3 Mar 2026 02:25

Thumbnail Tadarus atau Target Khatam? Ketika Kuantitas Mengalahkan Kualitas
Ilustrasi Tadarus Al-Qur'an. (Design: Ilma Nurlaila/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Setiap Ramadan, banyak muslim membaca Al-Qur’an dengan semangat tinggi. Target khatam 30 juz sering menjadi ukuran kesuksesan ibadah. Namun, apakah membaca cepat dengan jumlah banyak otomatis berarti lebih baik? Atau sebenarnya yang terpenting adalah pemahaman dan penghayatan atas ayat-ayat yang dibaca?

Realitasnya, budaya target bacaan kadang membuat umat terburu-buru mengulang juz demi juz tanpa benar-benar merenungkan maknanya. Ini sering terjadi terutama dalam grup tadarus atau komunitas online yang berlomba “satu juz per hari”.

Pakar agama internasional, Mufti Menk, pernah menegaskan bahwa tujuan membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan adalah kualitas, bukan sekadar kuantitas bacaan. Dalam sebuah ceramahnya yang diunggah secara daring, beliau mengatakan bahwa tujuan bukanlah “selesai menghatamkan Al-Qur’an”, tetapi justru menghadirkan kualitas dalam bacaan itu sendiri.

Dalam penjelasan itu, beliau menyatakan secara gamblang:

Baca Juga:
Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar! Gubes Unisma Prof Mas’ud Said: Istiqomah Pasca Ramadan Jadi Kunci Kemuliaan

“The idea is never ever to complete the Quran. Did you know that? The idea was never ever to complete the entire Quran… the idea is quality. If the quality is there, then you may complete the entire Quran. If the quality is not there, trust me, you rather read from [a certain verse] to the end… And you will achieve a bigger reward for quality than to go in for quantity.”

Artinya, kalau kita hanya fokus pada selesai 30 juz tanpa memperhatikan pemahaman dan ketelitian bacaan, pahala dan makna yang sebenarnya ingin dicapai dari tadarus bisa saja terlewatkan. Beliau juga menambahkan bahwa Allah tidak pernah mengatakan pahala tergantung pada banyaknya amalan semata, melainkan kualitasnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat penting: Ramadan bukan sekadar perlombaan bacaan. Banyak membaca memang dianjurkan, tetapi jika tanpa tadabbur  yaitu merenungi makna ayat bacaan bisa menjadi rutinitas tanpa makna spiritual yang sesungguhnya.

Fatwa dari IslamQA.info juga menjelaskan bahwa menyelesaikan Al-Qur’an di bulan Ramadan memang mustahabb (sangat dianjurkan), tapi bukan kewajiban. Yang jauh lebih utama adalah membaca dengan kesungguhan hati dan pemahaman yang benar.

Baca Juga:
Tips Hemat Lebaran: 11 Cara Mengatur Keuangan agar Tidak Boncos Setelah Idulfitri

Oleh karena itu, Ramadan seharusnya menjadi waktu untuk mendekatkan diri secara batin kepada Al-Qur’an, bukan hanya sekadar mengejar jumlah juz yang dibaca. Tadarus yang berkualitas adalah bacaan yang dipikirkan isinya, dirasakan maknanya, dan menjadi bekal perubahan diri ke arah yang lebih baik. (*)

Baca Sebelumnya

Teman Spesial Ramadan! Ini Jadwal Lengkap Formula 1 Seri Pembuka 2026

Baca Selanjutnya

KH Imam Chambali: Teladani Kelapangan Hati Rasulullah dengan Membaca Al-Qur'an

Tags:

tadarus #onedayonejuz alquran ramadan Khatam

Berita lainnya oleh Maulidya Hanin Najahah

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

13 April 2026 18:24

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

13 April 2026 09:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

12 April 2026 13:20

Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

12 April 2026 09:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Medan Cerah dan Bengkulu Hujan Ringan

11 April 2026 08:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Medan Cerah dan Bengkulu Hujan Ringan

13 Profesor Bersaing Rebut Kursi Rektor UINSA! 4 di Antaranya Perempuan

10 April 2026 16:17

13 Profesor Bersaing Rebut Kursi Rektor UINSA! 4 di Antaranya Perempuan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar