Syafiq Qudsi: Harmoni Tercipta Saat Regulasi Dipahami Bersama

Jurnalis: Naufal Ardiansyah
Editor: Rahmat Rifadin

4 Des 2025 19:46

Thumbnail Syafiq Qudsi: Harmoni Tercipta Saat Regulasi Dipahami Bersama
Harmony Class Region DIY yang diselenggarakan oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI, 4 Desember 2025. (Foto: Dok. Panitia)

KETIK, YOGYAKARTA – Harmony Class Region DIY yang diselenggarakan oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta pemuda lintas iman. Program ini menjadi ruang belajar untuk memperkuat literasi kerukunan, pemahaman regulasi, dan kemampuan mitigasi konflik sosial-keagamaan.

Dalam sesi pemaparan, narasumber M. Syafiq Qudsi, M.H. menegaskan bahwa pemahaman regulasi adalah fondasi bagi terciptanya harmoni sosial, terutama terkait isu sensitif seperti pendirian rumah ibadah.

“Harmoni tidak hadir begitu saja. Ia tercipta ketika regulasi dipahami bersama. Ketika masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah daerah memahami aturan dengan cara yang sama, potensi gesekan dapat dicegah sejak awal,” ujar Syafiq.

Ia juga menekankan bahwa salah satu penyebab timbulnya miskomunikasi di akar rumput adalah kurangnya sosialisasi regulasi dan perbedaan tafsir antarpihak.

Baca Juga:
PKUB Kemenag Luruskan Soal Penolakan Gereja di Tajur Halang Bogor, Ini Faktanya

Foto Harmony Class Region DIY yang diselenggarakan oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI, 4 Desember 2025. (Foto: Dok. Panitia)Harmony Class Region DIY yang diselenggarakan oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI, 4 Desember 2025. (Foto: Dok. Panitia)

“Banyak persoalan bukan karena isi PBM, tetapi karena pemahamannya tidak seragam. Sosialisasi dan dialog terbuka menjadi kunci agar aturan benar-benar menjadi pedoman bersama,” jelasnya.

Syafiq mengajak para peserta untuk mengambil peran aktif dalam membangun ekosistem kerukunan melalui literasi digital, dialog, dan aksi kolaboratif. Pesan ini sejalan dengan nilai-nilai edukatif dalam materi, seperti pentingnya dialog, partisipasi kolektif, serta pemanfaatan teknologi melalui aplikasi SI-RUKUN untuk deteksi dini konflik.

Menutup sesi, Syafiq menyampaikan harapan agar pemahaman regulasi tidak berhenti di ruang kelas, tetapi menjadi gerakan sosial yang memperkuat kerukunan di tingkat lokal hingga nasional.

“Kerukunan tumbuh dari pengetahuan, dialog, dan aksi nyata. Semoga setelah sesi ini, kita semua mampu ikut menjaga keberagaman dengan lebih bijak dan lebih sadar bahwa harmoni adalah kerja bersama,” tutupnya.

Harmony Class DIY diharapkan menjadi langkah awal lahirnya generasi muda yang moderat, melek regulasi, dan siap menjadi penggerak harmoni di komunitas masing-masing. (*)

Baca Sebelumnya

Suliono: Sosok Kepala Desa Nyentrik yang Sukses Majukan Desa Wisata Tulungrejo

Baca Selanjutnya

Wapres Gibran Tinjau Korban Bencana di Kabupaten Agam Sumbar

Tags:

Harmony Class PKUB Kemenag RI

Berita lainnya oleh Naufal Ardiansyah

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

4 April 2026 22:58

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

2 April 2026 18:44

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

2 April 2026 18:34

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

Keren! Pramuka Jatim Gagas Konversi Limbah Dapur MBG Jadi Biogas dan Pupuk Organik

1 April 2026 20:57

Keren! Pramuka Jatim Gagas Konversi Limbah Dapur MBG Jadi Biogas dan Pupuk Organik

Gubernur Khofifah Blusukan Sapa Petani Kopi Banyuwangi, Rela Tembus Hujan Demi Serap Aspirasi

1 Maret 2026 11:39

Gubernur Khofifah Blusukan Sapa Petani Kopi Banyuwangi, Rela Tembus Hujan Demi Serap Aspirasi

Khofifah Puji HM Arum Sabil: Kwarda Jatim Konsisten Jalankan Pramuka Produktif

28 Februari 2026 21:47

Khofifah Puji HM Arum Sabil: Kwarda Jatim Konsisten Jalankan Pramuka Produktif

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar