SWK Surabaya Ingin Berkembang, Perlu Inovasi

Jurnalis: Kuncoro S.
Editor: Rudi

19 Jan 2023 23:45

Headline

Thumbnail SWK Surabaya Ingin Berkembang, Perlu Inovasi
Sentra wisata kuliner di Surabaya harus lebih inovatif. (Foto: Istimewa)

KETIK, SURABAYA – Sentra wisata kuliner (SWK) di Surabaya kian hari terus berkembang. Di setiap kecamatan dan kelurahan minimal ada SWK. Pedagang yang mengais rezeki di tempat ini asalnya sebagian besar pedagang kaki liima. Sebelumnya pedagang K5 (kaki Lima) tersebut sebagian besar menempati pendistrian yang ada di jalan.

Sampai sekarang di kota ini masih banyak pedagang K5 yang bermunculan. Agar bisa bersaing dengan pedagang K5, maka pengelola SWK perlu adanya inovasi agar di tempat tersebut ramai dan berkembang.

Meski sudah banyak SWK dibangun tidak semuanya ramai pengunjung. Hal ini disebabkan calon pembeli kuliner lebih suka beli makanan dan minuman yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Apalagi adanya warkop (warung kopi) yang tumbuh menjamur di mana-mana.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berusaha memperhatikan pembangunan sentra kuliner tersebut. Di sentra kuliner ini bentuk bangunannya berbeda antara satu sentra kuliner dan sentra lainnya. Yang masuk bangunan sentra kuliner akan terasa nyaman bila dibandingkan dengan membeli makanan di K5. Kebersihan di sentra kuliner bisa dikatakan terjamin dan halal.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Surabaya memang sudah pantas dikategorikan kota kuliner. Hal ini terbukti di setiap jalan dan tittik tertentu banyak penjual makanan dan minuman. Bukan saja kuliner khas Surabaya. Menu makanan dan minuman khas dari luar Surabaya dan luar Jatim tersedia di Surabaya.

SWK di saat sepi pengunjung, pengelola harus kreatif. Mereka bisa bekerja sama dengan UKM, bersinergi untuk memasarkan barang dagangannya di sentra kuliner tersebut. Ditambah lagi ada selingan hiburan. Misalnya setiap malam hari tertentu ada hiburan. Dampaknya bisa menarik pengunjung yang datang di lokasi SWK tersebut.

Sebagai salah satu contoh WSK yang bisa menarik pengujung adalah di SWK Karah Agung, Manukan Lor dan SWK di Terminal Manukan yang terletak di Kelurahan Candi Lontar. Pengelola membuat daya tarik sendiri yakni orgen dan keroncong pada hari-hari tertentu. "Kalau ada hiburan omzetnya lumayan, bisa ada peningkatan. Pengunjungnya lumayan banyak," ujar Bu Santi, salah satu pemilik stand kuliner.

Konsep pembangunan SWK di Surabaya sementara ini masih dibangun dengan desain modern. Bangunan SWK belum ada yang menempati lahan yang luas. Sementara bangunan SWK belum ada yang menyiapkan sedikit lahan untuk permainan anak-anak. Pihak Pemkot nampaknya kesulitan mencari lahan untuk mengembangkan SWK tersebut.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

"Di bangunan SWK perlu ada AC dan sarana tempat bermain anak-anak. Kalau ada fasiltas seperti itu pengunjung yang masuk akan terasa lebih senang," kata Ahmad Yudo Wilaqo, Camat Jambangan kepada awak media. 

Berdasarkan pengamatan ketik.co.id di beberapa tempat SWK yang masih sepi pengunjung. Para penyewa stand banyak yang berjualan pada pagi hingga sore hari. Sementara malam hanya ada beberapa stand kuliner saja yang buka.  

Beberapa pedagang kuliner di Terminal Manukan mengeluh karena banyak pedagang luar bagunan SWK yang berjualan di depannya. Mereka lebih senang berjualan di luar bangunan SWK. Pedagang semi musiman ini hanya menyediakan rombong mini terbuat dari potongan boks kontainer . Pedagang rombong mini tersebut menjajakan dagangannya mulai pukul 16.00 WIB. "Pembeli makanan malas masuk SWK, lebih senang makan di luar," keluh Pak Man, penjual soto Madura legendaris di terminal tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Sah! Aries Agung Paewai Dilantik Jadi Pj Wali Kota Batu

Baca Selanjutnya

DPRD Malang Cium Upaya Benturkan Suporter di Sidang Kanjuruhan

Tags:

SWK inovatif surabaya

Berita lainnya oleh Kuncoro S.

Awas! Jangan Salah Pilih Beli Hewan Kurban Idul Adha

16 Juni 2023 11:51

Awas! Jangan Salah Pilih Beli Hewan Kurban Idul Adha

Berkat Label Haji Nunut Choirun Kini Jadi Muthawif Umrah dan Haji

9 Juni 2023 14:35

Berkat Label Haji Nunut Choirun Kini Jadi Muthawif Umrah dan Haji

Danau Unesa Dikembangkan untuk Wisata Surabaya Barat

6 Juni 2023 15:25

Danau Unesa Dikembangkan untuk Wisata Surabaya Barat

Museum Bung Karno di  Pandean Surabaya Jadi Tujuan Wisatawan

6 Juni 2023 02:30

Museum Bung Karno di  Pandean Surabaya Jadi Tujuan Wisatawan

JLLB Surabaya yang Mandek Diselesaikan Akhir  2023

1 Juni 2023 15:02

JLLB Surabaya yang Mandek Diselesaikan Akhir  2023

Peringatan HLN 2023, Menuju Lanjut Usia yang Mandiri dan Bahagia

29 Mei 2023 00:45

Peringatan HLN 2023, Menuju Lanjut Usia yang Mandiri dan Bahagia

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H