KETIK, TULUNGAGUNG – Semangat gotong royong warga Dusun Krajan, Desa Tamban, Kecamatan Pakel, patut menjadi teladan.

Melalui dana swadaya dan inisiatif mandiri, warga berhasil menuntaskan pembangunan jalan paving di area pinggir sungai.

Sebagai ungkapan rasa syukur, sebuah acara tasyakuran digelar tepat di lokasi pembangunan pada Rabu 13 Mei 2026.

Acara tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung dari Fraksi Golkar, Kapolsek Pakel, Kepala Desa Tamban Lamidi beserta perangkat desa, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Inisiatif Tim Sembilan dan Dana Swadaya

Baca Juga:
Bersinergi, Forkopimcam Tulungagung Matangkan Program Makan Bergizi Gratis di Sumbergempol

Pembangunan jalan paving sepanjang 300 meter dengan lebar 3 meter ini diprakarsai oleh kelompok masyarakat yang menamakan diri Tim Sembilan.

Koordinator Tim 9, Supriyadi, menjelaskan bahwa proyek ini murni lahir dari keresahan dan kebutuhan mendesak warga setempat.

"Pembangunan ini menelan biaya sekitar Rp130 juta. Seluruh anggaran berasal dari swadaya masyarakat Dusun Krajan serta bantuan para donatur," ujar Supriyadi saat ditemui awak media di sela-sela acara.

Supriyadi menambahkan bahwa sebelum adanya jalan paving ini, kondisi medan sangat memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga:
Korve Jumat Bersih Pemkab Pemalang Sasar Jalan Perintis Kemerdekaan

"Gagasan ini muncul karena di lokasi ini sering terjadi kecelakaan. Selain itu, kalau musim hujan tiba, air selalu menggenang sehingga menghambat aktivitas warga. Padahal, ini adalah akses jalan paling dekat bagi masyarakat," imbuhnya.

Apresiasi dari Pemerintah Desa

Kepala Desa Tamban, Lamidi, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga Dusun Krajan, khususnya Tim Sembilan, yang telah menunjukkan kemandirian luar biasa dalam membangun infrastruktur desa.

"Selaku kepala desa, saya sangat bangga dan mengapresiasi kekompakan warga. Ini adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong di Desa Tamban masih sangat kuat," kata Lamidi dalam sambutannya.

Lamidi berharap, infrastruktur yang sudah dibangun dengan biaya mandiri ini dapat dijaga dan dirawat bersama oleh warga. 

Ia juga berharap akses jalan yang kini sudah layak tersebut dapat memperlancar mobilitas ekonomi serta meningkatkan keselamatan warga saat melintas.

Acara tasyakuran di pinggir sungai tersebut di isi dengan acara hiburan Tayub dari group Tayub dari desa tersebut sekaligus hiburan campursari.

Selain itu pada beberpa jam sebelumnya kegiatan di isi dengan senam masal.

Dengan kegiatan ini merupakan wujud nyata pemerintah desa Tamban, aparat keamanan, wakil rakyat, dan masyarakat setempat terlihat kompak.(*)