Suwar-Suwir hingga Prol Tape, Oleh-Oleh Khas Jember Ini Diburu Pemudik Saat Arus Balik

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

26 Mar 2026 08:20

Thumbnail Suwar-Suwir hingga Prol Tape, Oleh-Oleh Khas Jember Ini Diburu Pemudik Saat Arus Balik
Masyarakat yang berbelanja makanan khas di Toko Oleh-Oleh Citra Rasa Jember di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kaliwates, pada Rabu, 25 Maret 2026. (Foto: Atta/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Tradisi membawa oleh-oleh saat arus balik Lebaran masih terus bertahan di tengah masyarakat. Di Jember, berbagai produk kuliner khas daerah menjadi incaran para pemudik yang hendak kembali ke kota perantauan.

Sejumlah toko oleh-oleh di wilayah perkotaan dipadati pembeli dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya adalah Toko Oleh-Oleh Citra Rasa Jember di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kaliwates, yang menjadi tujuan favorit para pemudik.

Pemilik toko, Aliya Nur Afni, mengatakan bahwa produk berbahan dasar tape masih menjadi primadona di kalangan konsumen. Produk tersebut dinilai memiliki cita rasa khas sekaligus merepresentasikan identitas kuliner Jember.

“Yang paling favorit di sini tetap suwar-suwir sama prol tape. Selain itu ada juga tape, tape ketan, edamame, dan kue kacang,” ujarnya, Rabu, 25 Maret 2026. 

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Mayoritas pembeli merupakan pemudik dari luar daerah yang membeli dalam jumlah cukup banyak. Mereka memanfaatkan momen arus balik untuk membawa oleh-oleh sebagai buah tangan bagi keluarga dan rekan kerja.

Keberagaman produk menjadi salah satu faktor utama yang menarik minat konsumen. Selain itu, harga yang bervariasi memungkinkan pembeli menyesuaikan pilihan dengan anggaran yang dimiliki.

“Saya mau bawa ke saudara di Kranjingan dan Ambulu. Di sini pilihannya lengkap, jadi bisa menyesuaikan dengan harga,” kata Rahmat, pemudik asal Bondowoso.

Ia menilai, oleh-oleh berupa makanan lebih diminati dibandingkan cinderamata non-kuliner. Selain lebih praktis, makanan khas daerah dianggap memiliki nilai kedekatan emosional yang lebih kuat.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

"Toko oleh-oleh, apalagi bentuk makanan atau jajajan. Ya yang paling diminati menurut saya, daripada hanya cinderamata ya," tuturnya.

Selain variasi produk, tampilan kemasan juga menjadi pertimbangan penting bagi konsumen. Kemasan yang menarik membuat produk lebih layak dijadikan buah tangan, sekaligus meningkatkan daya tarik saat diberikan kepada orang lain.

Di balik tingginya minat terhadap oleh-oleh khas Jember, terdapat dinamika ekonomi yang turut memengaruhi perilaku konsumen. Meski jumlah pembeli meningkat selama arus balik, pelaku usaha mengaku omzet belum sepenuhnya pulih seperti tahun sebelumnya.

Pada puncak arus balik, omzet penjualan di salah satu toko oleh-oleh hanya mencapai sekitar Rp6 juta per hari. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Kondisi ini menunjukkan adanya penurunan daya beli masyarakat. Konsumen cenderung lebih selektif dalam berbelanja, baik dari segi jumlah maupun jenis produk yang dibeli.

Meski demikian, tingginya mobilitas pemudik tetap menjadi faktor penting yang menjaga perputaran ekonomi lokal. Tradisi membawa oleh-oleh secara tidak langsung membantu distribusi produk khas daerah ke berbagai wilayah di Indonesia.

Fenomena ini menegaskan bahwa oleh-oleh bukan sekadar barang bawaan, melainkan bagian dari budaya silaturahmi yang terus hidup di tengah masyarakat. Selama arus balik berlangsung, suwar-suwir, prol tape, dan aneka kuliner khas Jember lainnya tetap menjadi pilihan utama para pemudik.

Baca Sebelumnya

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Binangun Blitar, Polisi Pastikan Tanpa Tanda Kekerasan

Baca Selanjutnya

Senter dan Karung Jadi Andalan, Pasar Tako Siang di Obi Tetap Berjalan

Tags:

Jember Oleh-oleh khas Jember kuliner khas lebaran Arus Balik Pemudik Makanan Tradisional

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H