KETIK, MALANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang dalam tahap penyusunan pengurus baru pasca terpilihnya Hikmah Bafaqih sebagai Ketua DPC PKB Kota Malang. Susunan pengurus inti pun telah dirilis melalui akun media sosial PKB Kota Malang.
Terdapat beberapa nama yang cukup familiar di kalangan masyarakat. Pengurus inti tersebut terdiri dari Ketua DPC, Sekretaris DPC, Bendahara DPC, Ketua Dewan Syuro, dan Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kota Malang.
Hikmah Bafaqih yang juga anggota DPRD Jawa Timur menahkodai PKB Kota Malang pada periode 2026-2031. Berikut susunan pengurus inti DPC PKB Kota Malang:
Ketua DPC PKB Kota Malang: Hikmah Bafaqih
Sekretaris DPC PKB Kota Malang: Saniman Wafi
Baca Juga:
66 Persen Lulusan SMP Tak Tertampung di Negeri, Hikmah Bafaqih Desak Pemerintah Subsidi Sekolah SwastaBendahara DPC PKB Kota Malang: Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto
Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kota Malang: K.H. Nursalim Mafa
Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kota Malang: Fathol Arifin
Masing-masing pengurus memiliki latar belakang berbeda, namun mayoritas merupakan anggota DPRD Kota Malang.
Baca Juga:
Serap Aspirasi Tokoh NU Kota Malang, Hikmah Bafaqih Desak Pemerintah Perkuat Sekolah SwastaSeperti Saniman Wafi, merupakan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang. Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto juga merupakan anggota Komisi D DPRD Kota Malang.
Begitu pula dengan Fathol Arifin yang merupakan anggota Komisi B DPRD Kota Malang. Sedangkan Nursalim Mafa sendiri merupakan ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama.
Sebelumnya, Hikmah Bafaqih mempertegas posisi PKB Kota Malang terhadap fungsi pendidikan politik kepada masyarakat.
Hikmah menilai partai politik tidak boleh terjebak dalam praktik politik transaksional semata, melainkan harus mampu mencerdaskan masyarakat
"Di samping tentu merawat ID party, pemilih di basis kami yang bagaimana pun tidak akan tergoyahkan milih PKB. Itu pertama kali yang akan mendapatkan penyapaan dan perawatan maksimal mereka yang di basis, penguatan ID party. Tapi berikutnya kita akan konsen ke yang muda dan perempuan," ujar Hikmah. (*)