Surga Belanja di Kota Batu: Intip 3 Zona Pasar Induk Among Tani, dari Zona Basah hingga Kuliner Lengkap!

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Fisca Tanjung

10 Des 2025 14:06

Thumbnail Surga Belanja di Kota Batu: Intip 3 Zona Pasar Induk Among Tani, dari Zona Basah hingga Kuliner Lengkap!
Pasar Induk Among Tani Kota Batu jadi pilihan lengkap berbelanja. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, BATU – Pasar Induk Among Tani Kota Batu menjadi pilihan utama untuk berbelanja, baik bagi warga lokal maupun wisatawan. Pasar ini menjadi pusat berbagai kebutuhan, mulai dari kuliner, kebutuhan pokok, hingga konveksi.

Pasar Induk Among Tani memiliki tiga zona utama yang terbagi berdasarkan lantai. Lantai 1 merupakan zona basah berisi pedagang kebutuhan sehari-hari. Lantai 2 menjadi zona kering yang menyediakan kebutuhan pokok dan bumbu. Sementara lantai 3 difokuskan sebagai zona kuliner yang dipenuhi beragam makanan dan minuman.

Kepala UPT Pasar Induk Among Tani, Gadis Dewi Primandhasari, menyampaikan bahwa sektor konveksi juga cukup banyak tersebar di area pasar. Di zona 2, pengunjung bahkan bisa menemukan pedagang perhiasan dengan mudah.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

"Di sini penjualnya banyak dan beragam. Ada konveksi dan penjual baju lalu perancangan, kuliner siap saji. Sudah tertata di setiap zona," ujarnya, Rabu, 10 Desember 2025.

Gadis menjelaskan, dari sekitar 3.000 pedagang yang terdata, hanya 70-80 persen pedagang yang aktif. Untuk memaksimalkan potensi yang ada, Gadis mengaku akan turun ke bawah memantau alasan ketidakaktifan pedagang. 

"Pedagang yang maaih aktif sekitar 70-80 persen dari total 3.000 pedagang di semua blok dan zona. Kami akan memastikan mereka tidak jualan karena apa. Beberapa masih ada yang kosong," katanya. 

Gagasan menjadikan pasar wisata juga menuntut UPT Pasar Induk Among Tani untuk melakukan kurasi produk jualan. Menurutnya diperlukan penyesuaian produk yang lebih menarik bagi wisatawan, termasuk souvenir dan oleh-oleh. 

Baca Juga:
Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

​"Kita masih mengkurasi lagi, kan kalau kemarin kita masih pasar tradisional. Mengarah ke pasar wisata kan berbeda jenis jualan, barangnya. Kita akan lihat situasinya," tutupnya.

Baca Sebelumnya

Belasan Tahun Mengabdi, Muhammad Rosfatah Kini Bersyukur Terima SK PPPK

Baca Selanjutnya

Gerak Cepat! Bapanas-Bulog Kirim Bantuan Masa Panik ke 16 Desa di Kecamatan Singkil

Tags:

Pasar induk Among Tani Kota Batu Kota Batu Pasar Induk Among Tani Pilihan Berbelanja Wisata Kota Batu Pasar Wisata GerebekBatu

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar