Surabaya Kembali Bermekaran, Pesona Bunga Tabebuya dan Sejarahnya di Kota Pahlawan

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rahmat Rifadin

4 Sep 2025 10:10

Headline

Thumbnail Surabaya Kembali Bermekaran, Pesona Bunga Tabebuya dan Sejarahnya di Kota Pahlawan
Indahnya Tabebuya di sepanjang Jalan Ahmad Yani, 4 September 2025. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Awal September ini menjadi momen yang dinanti oleh warga Surabaya. Jalanan kota kembali dipenuhi warna-warni bunga tabebuya yang mekar indah.

Jalan Ahmad Yani kembali mencuri perhatian warga dan pengendara. Deretan pohon tabebuya yang berjajar di sepanjang jalan utama ini sedang mekar serentak, menciptakan pemandangan bak terowongan bunga yang menawan.

Warna pink dan putih mendominasi, berpadu dengan rimbun daun hijau yang meneduhkan jalanan.

Fenomena ini selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu.

Baca Juga:
Viral Video Ketua Partai di Brebes Nyatakan 'Perang Terbuka' ke Pemkab, Ancam Bikin Chaos

Foto Bunga Tabebuya di depan Gedung Graha Pena Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)Bunga Tabebuya di depan Gedung Graha Pena Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

Pengendara yang melintas kerap memperlambat laju kendaraan hanya untuk menikmati keindahan bunga yang berguguran di jalan. Tak sedikit warga yang sengaja datang, berhenti di trotoar, lalu mengabadikan momen tersebut.

Fenomena ini rutin terjadi setiap tahun, biasanya antara September hingga November, tergantung musim hujan.

Mekarnya tabebuya pun menjadi daya tarik tersendiri, banyak warga memanfaatkan momen ini untuk berfoto dan mengunggahnya di media sosial.

Baca Juga:
Paket MBG Diduga dari Yayasan Barisan Garuda Muda Sreseh Dibungkus dengan Kertas, Warga Soroti Higienitas

Sejarah Tabebuya di Surabaya

Keindahan tabebuya di Surabaya bukanlah kebetulan. Pohon ini mulai diperkenalkan pada era kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini (2010-2020) sebagai bagian dari program penghijauan kota.

Saat itu, Pemerintah Kota Surabaya mencari tanaman yang mampu bertahan di iklim panas, memiliki perawatan mudah, dan bisa mempercantik kota.

Tabebuya (Handroanthus chrysotrichus untuk jenis kuning) akhirnya dipilih karena karakteristiknya yang mirip sakura mekar serempak dan menciptakan suasana romantis namun tetap cocok tumbuh di tanah dan cuaca Surabaya.

Ribuan bibit ditanam di jalan protokol, taman kota, dan ruang terbuka hijau.

Langkah ini terbukti berhasil. Tabebuya tak hanya mempercantik kota, tetapi juga membantu menyerap polusi udara dan mengurangi efek panas di permukaan jalan.

Kini, keberadaan tabebuya menjadi ikon musiman Surabaya yang selalu dinantikan, layaknya musim semi di negeri empat musim.

Lebih dari sekadar keindahan, tabebuya menjadi simbol perubahan wajah Surabaya menuju kota hijau.

Pohon ini mengingatkan warga akan pentingnya menjaga ruang terbuka hijau dan mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Dengan mekarnya tabebuya tahun ini, Surabaya sekali lagi menunjukkan bahwa kota metropolitan pun bisa tetap hijau, sejuk, dan estetis. (*)

Baca Sebelumnya

Timnas Indonesia Terjepit di Perburuan Klasemen Runner-up Terbaik Piala Asia U-23 2026

Baca Selanjutnya

Simulasi Megathrust di Sumbar, Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kecepatan dan Koordinasi Lintas Sektor

Tags:

Tabebuya Tabebuya Surabaya tabebuya jalan ahmad yani suasana surabaya warna tabebuya sejarah tabebuya viral

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar