Surabaya Jadi Kota Pertama di Indonesia yang Masuk UNESCO GNLC

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

11 Okt 2024 12:23

Thumbnail Surabaya Jadi Kota Pertama di Indonesia yang Masuk UNESCO GNLC
Kepala Bappedalitbang Surabaya Irvan Wahyudrajad. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Berkat keseriusan pemerintah kota dalam memajukan kehidupan warganya, Surabaya berhasil menjadi kota pertama di Indonesia yang menjadi anggota UNESCO Global Network Learning City (GNLC).

Nantinya ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut akan berpartisipasi dalam Konferensi Regional ASEAN+3 UNESCO Learning Cities yang rencananya diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 29-30 Oktober 2024 mendatang.

Acara ini diadakan untuk memperkuat kapasitas kota-kota di Asia Tenggara dalam mempromosikan pembelajaran sepanjang hayat dan berbagi praktik terbaik.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjad mengatakan, capaian ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Kota Pahlawan. Sekaligus mengukuhkan komitmen Pemkot Surabaya dalam memobilisasi seluruh sektor untuk mendukung pembelajaran.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

"Pengembangan kita lakukan di berbagai sektor mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi, serta revitalisasi pembelajaran di keluarga dan komunitas," kata Irvan Jumat 11 Oktober 2024.

Foto Pengembangan sektor pendidikan untuk memajukan kehidupan warga Surabaya.  (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)Pengembangan sektor pendidikan untuk memajukan kehidupan warga Surabaya. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

Sebagai anggota GNLC, banyak manfaat yang didapat Pemkot Surabaya dalam pengembangan beragam sektor untuk memajukan kehidupan masyarakatnya. Pengembangan ini nantinya bisa dijadikan bahan promosi pembelajaran dalam jangka panjang.

"Sebagai anggota UNESCO GNLC, Surabaya mendapatkan berbagai manfaat, termasuk dukungan teknis dan akses terhadap pedoman pengembangan kota," tambahnya.

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Dengan keikutsertaan Kota Surabaya di konferensi Regional ASEAN+3 UNESCO Learning Cities nantinya akan menguatkan koneksi Pemkot Surabaya dengan kota-kota pembalajaran lain di dunia. Nantinya akan terjadi kemitraan berkelanjutan antar kota pembelajaran di Asia Tenggara dan negara Plus 3 (Tiongkok, Jepang, Korea).

"Tidak hanya itu, manfaat lain yang diperoleh Surabaya adalah berbagi pencapaian melalui saluran komunikasi UNESCO GNLC," paparnya.

Menurut Irvan, tantangan yang dihadapi kota-kota di Asia Tenggara dalam mengembangkan pembelajaran seumur hidup sangat beragam. Mulai dari perubahan iklim hingga perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

"Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antar kota untuk mengatasi tantangan ini," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Surabaya Terima Penghargaan Siaran Pers Terbaik ke-3 Nasional

Baca Selanjutnya

Blusukan ke Pasar Pabean Surabaya, Khofifah Dengarkan Keluhan Pedagang

Tags:

Bappedalitbang Surabaya Irvan Wahyudradjad Unesco GNLC Pemkot Surabaya Pengembangan berbagai sektor

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar