Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Sebelum Melaksanakan Salat Hari Raya Idulfitri

14 Maret 2026 01:00 14 Mar 2026 01:00

Thumbnail Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Sebelum Melaksanakan Salat Hari Raya Idulfitri

Ilustrasi nuansa Hari Raya Idulfitri. (Design: Maulidya Hanin Najahah/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Hari Raya Idulfitri menjadi momen yang sangat dinantikan umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan. Selain sebagai hari kemenangan, Idulfitri juga menjadi waktu untuk mempererat silaturahmi dan memperbanyak rasa syukur kepada Allah SWT.

Dalam menyambut hari istimewa ini, terdapat beberapa sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum melaksanakan salat Idulfitri.

1. Mandi Sebelum Berangkat Salat Id

Salah satu sunnah yang dianjurkan sebelum melaksanakan sholat Idulfitri adalah mandi terlebih dahulu. Hal ini dilakukan sebagai bentuk persiapan lahir dan batin dalam menyambut Hari Raya.

Dalam kitab Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab, ulama besar mazhab Syafi’i, Imam Nawawi menjelaskan bahwa mandi pada Hari Raya merupakan sunnah yang dianjurkan bagi siapa saja yang akan menghadiri salat Id. Mandi ini dilakukan pada pagi hari sebelum berangkat menuju tempat salat.

2. Memakai Pakaian Terbaik

Sunnah lainnya adalah memakai pakaian terbaik yang dimiliki. Hal ini merupakan bentuk penghormatan terhadap Hari Raya dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Riwayat mengenai hal ini dapat ditemukan dalam berbagai kitab hadis yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW selalu mengenakan pakaian terbaik ketika Hari Raya.

Bahkan dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa beliau memiliki pakaian khusus yang dipakai saat Idul Fitri dan Idul Adha.

3. Memakai Wewangian

Bagi laki-laki, dianjurkan untuk memakai wewangian sebelum berangkat salat Id. Hal ini bertujuan agar umat Islam tampil dalam keadaan bersih dan harum ketika berkumpul untuk melaksanakan ibadah bersama.

Tradisi memakai wewangian ini juga menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan kebersihan dan kerapian dalam beribadah.

4. Makan Sebelum Berangkat Sholat Id

Berbeda dengan Idul Adha, pada Idulfitri umat Islam disunnahkan makan terlebih dahulu sebelum berangkat salat Id. Biasanya makanan yang dianjurkan adalah kurma.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak berangkat sholat Idul Fitri sebelum memakan beberapa butir kurma terlebih dahulu.

5. Memperbanyak Takbir

Sejak malam Idulfitri hingga sebelum pelaksanaan salat Id, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak takbir, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.

Takbir ini biasanya dikumandangkan di masjid, rumah, atau sepanjang perjalanan menuju tempat sholat. Suasana takbir inilah yang sering menjadi salah satu ciri khas malam dan pagi Hari Raya Idulfitri.

6. Berangkat Lebih Awal ke Tempat Salat

Sunnah berikutnya adalah berangkat lebih awal menuju tempat pelaksanaan salat Id, baik di masjid maupun di lapangan.

Hal ini memberi kesempatan bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri dengan baik serta mengikuti rangkaian takbir sebelum sholat dimulai.

7. Berjalan Kaki Jika Memungkinkan

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW berjalan kaki ketika menuju tempat salat Id jika memungkinkan. Hal ini menunjukkan kesederhanaan sekaligus menjadi kesempatan untuk bertemu dan menyapa sesama muslim di sepanjang perjalanan.

8. Melalui Jalan yang Berbeda Saat Pulang

Sunnah terakhir yang sering disebutkan para ulama adalah melalui jalan yang berbeda ketika pulang dari tempat salat Id.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW biasa mengambil jalan yang berbeda ketika pergi dan pulang dari salat Id.

Para ulama menjelaskan bahwa hal ini bertujuan agar lebih banyak orang yang dapat saling bertemu dan menyebarkan salam. (*)

Tombol Google News

Tags:

sunnah hariraya Idulfitri pahala