Sungai Kanal Porong Butuh Perhatian; Banyak Sampah, Bangunan Liar, sampai Kolam Ikan

Editor: Fathur Roziq

29 Jul 2025 16:41

Thumbnail Sungai Kanal Porong Butuh Perhatian; Banyak Sampah, Bangunan Liar, sampai Kolam Ikan
Alat berat bego atau backhoe mengangkat tumpukan sampah dari Sungai Kanal Porong pada Selasa (29 Juli 2025). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

KETIK, SIDOARJO – Kondisi Sungai Kanal Porong memprihatinkan. Sampah menumpuk di bawah jembatan dan berceceran di sepanjang kali. Bangunan-bangunan semipermanen pun berdiri sempadan sungai dari timur hingga ke barat. Macam-macam fungsinya.

Selasa pagi (29 Juli 2025), sampah dan berbagai kotoran terlihat menumpuk di bawah jembatan Jalan Raya Porong--Gempol. Baik plastik, makanan, bangkai binatang, pepohonan, maupun sampah rumah tangga lainnya. Baunya begitu menyengat. Dilihat sangat menjijikkan.

”Pas anginnya kencang pasti bau sekali,” kata Bu Warso, salah seorang warga di sekitar Sungai Kanal Porong.

Selasa siang, seluruh kotoran di Sungai Kanal Porong diangkat. Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo mengerahkan sebuah ekskavator. Alat berat itu mengangkat tumpukan sampah. Sedikit demi sedikit.

Baca Juga:
Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Foto Bangunan liar yang dibuat warga di atas badan Sungai Kanal Porong. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)Bangunan liar yang dibuat warga di atas badan Sungai Kanal Porong. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Sejumlah anggota Satgas Sungai juga turun ke kali. Mereka menggunakan kayu dan bambu untuk memecah tumpukan sampah yang berdesakan sebelum jembatan. Mereka berjibaku.

Sampah-sampah itu lalu diangkat oleh bego (backhoe) ke bak truk milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo. Dua truk bersiaga di sisi sungai. Diawasi langsung oleh Kepala Dinas PU BM SDA Dwi Eko Saptono dan Kepala DLHK Bahrul Amiq.

Kepala Dinas PU BM SDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan, normalisasi  Sungai Kanal Porong dilakukan seminggu sekali. Rutin. Tumpukan sampah yang tersangkut jembatan diangkat. Sampah menumpuk karena debit air Sungai Kanal Porong menurun.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Sebut Perda Bangunan Gedung Jadi Modal Kuat Penertiban Bangunan Liar

”Debit Kanal Porong saat ini menurun karena ada gilir atas dan gilir bawah untuk pemberian air. Sehingga, sampahnya menumpuk,” jelas Dwi Eko.

Foto Saluran air menuju Sungai Kanal Porong yang dipasangi jaring pembatas untuk mencegat sampah. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)Saluran air menuju Sungai Kanal Porong yang dipasangi jaring pembatas untuk mencegat sampah. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Dwi menambahkan, upaya mencegah timbunan sampah di sungai terus dilakukan. Solusinya telah dikoordinasikan bersama DLHK Sidoarjo. Salah satunya, memasang jaring sungai di perbatasan desa.

”Kami telah berkoordinasi dengan DLHK. DLHK akan memasang jaring sungai di setiap perbatasan desa. Dibantu pemerintah desa maupun dinas PU BM,” ujarnya.

Kondisi di lokasi, persoalan Sungai Kanal Porong tidak hanya tumpukan sampah. Dasar sungai mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Endapan terlihat di sepanjang kali dari ujung jembatan ke barat, arah Jalan Brantas. Kangkung atau rerumputan tumbuh di atasnya.

Tak cuma itu. Di sepanjang sempadan sungai juga berdiri banyak bangunan. Rata-rata dibangun dari konstruksi kayu. Ada warung, garasi, tempat potong rambut, gardu jaga, atau tempat menaruh barang-barang bekas. Ada pula taman bunga milik RT atau RW.

Foto Saluran air dari Sungai Kanal Porong menuju Pasar Porong yang dipasangi jaring oleh warga untuk memelihara ikan. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)Saluran air dari Sungai Kanal Porong menuju Pasar Porong yang dipasangi jaring oleh warga untuk memelihara ikan. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Puluhan bangunan semipermanen itu menempati sempadan sungai yang lebarnya sekitar 1 sampai 2 meter. Bahkan, ada yang kaki-kakinya dipasang masuk ke badan sungai. Termasuk, jamban helikopter yang entah masih dipakai atau tidak. Semua tetap berdiri di sempadan dan di badan sungai.

Saluran atau cabang Sungai Kanal Porong yang menuju Pasar Porong juga kotor bukan main. Saluran itu ditumbuhi tanaman liar. Seperti rerumputan, enceng gondok, atau kangkung yang tumbuh tidak terawat.

Aliran sungai juga pelan sekali. Kotoran tersangkut. Sebab, sebagian warga menggunakan sungai untuk memelihara ikan. Bentuknya seperti petak-petak keramba ikan. Jaring-jaring dan jala dipasang di badan sungai sebagai pembatas. (*)

 

Baca Sebelumnya

Toko Bintang di Bitung Disorot, Konsumen Temukan Harga Tak Sesuai Label

Baca Selanjutnya

Mahasiswa FAMI ke DPRD Jatim, Adukan Perusakan Hutan akibat Pertambangan di Loceret

Tags:

sidoarjo Sampah Sungai Kanal Porong Bangunan liar Dinas Bina Marga Sidoarjo DLHK Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

11 April 2026 05:48

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

10 April 2026 07:05

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

10 April 2026 06:12

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

Ledakan di Waru Murni Kecelakaan Kerja, Bupati Subandi Pastikan Tanggung Jawab Perusahaan

10 April 2026 05:40

Ledakan di Waru Murni Kecelakaan Kerja, Bupati Subandi Pastikan Tanggung Jawab Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar