KETIK, BANGKALAN – Kabupaten Bangkalan ditunjuk sebagai tuan rumah pencanangan suksesi imunisasi Polio di Jawa Timur yang diselenggarakan pada Senin (22/1/2024) mendatang.
Kegiatan akbar ini dalam rangka menyukseskan Sub Pekan Imunisasi Nasional Polio (Sub PIN Polio) di Jawa Timur.
"Bangkalan sebagai tuan rumah kita harapkan menjadi kabupaten percontohan di Jawa Timur," ungkap Arie, Kepala Kantor UNICEF Perwakilan Indonesia Wilayah Jawa, Senin (15/1/2024).
Acara yang mengusung konsep dialog komitmen dan strategi Madura menyukseskan Sub PIN Polio 2024 ini menargetkan semua anak usia 0-7 tahun tanpa melihat status imunisasi sebelumnya.
Baca Juga:
Kualitas Gizi menjadi Peta Jalan Tumbuh Kembang Anak, Simak Penjelasan Kepala Perwakilan Unicef Wilayah JawaDengan kata lain, anak-anak yang sudah mendapatkan imunisasi lengkap tetap wajib mengikuti program imunisasi ini untuk terhindar dari penyakit Polio.
“Anak-anak usia 0-7 tahun harus mengikuti imunisasi Polio meskipun sudah mendapatkan imunisasi lengkap,” jelas Arie.
Acara ini mendapat dukungan dan pengawalan penuh dari berbagai pihak, seperti Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Dinas Kesehatan Jawa Timur, UNICEF, Kementerian Kesehatan RI, Geliat Universitas Airlangga, Forum Anak Nasional (FAN) Jatim, FAN Bangkalan, Sampang, dan Sumenep hingga jajaran media Madura dan Surabaya.
“UNICEF sendiri nantinya ikut mempublikasikan tidak hanya dalam Bahasa Indonesia, tapi juga Bahasa Inggris,” jelas Hafiz, Comunnication Officer UNICEF Indonesia sebagai bentuk dukungan untuk acara ini.
Baca Juga:
UNICEF di Jawa Tekankan Keluarga dan Teman Sebaya Solusi Cegah Bullying dan Atasi Kesehatan Mental AnakMenariknya, acara ini nantinya dikemas meriah dengan melibatkan pihak-pihak swasta untuk ikut serta menyukseskan acara. Anak-anak juga diajak bersenang-senang setelah mendapatkan imunisasi Polio dengan memberikan souvenir dan spot foto menarik. (*)