Suhu 37 Derajat Tidak Cukup? RS Tolak Pasien, Komisi D Surabaya Elus Dada

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Aziz Mahrizal

23 Jan 2025 19:00

Thumbnail Suhu 37 Derajat Tidak Cukup? RS Tolak Pasien, Komisi D Surabaya Elus Dada
Anggota Komisi D DPRD Surabaya Dr Michael Leksodimulyo, MBA. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Surabaya Dr Michael Leksodimulyo, MBA mengungkapkan temuannya soal salah satu pasien anak-anak dengan demam mencapai 37 derajat, namun ditolak oleh rumah sakit karena BPJS hanya menerima pasien dengan suhu 40 derajat celcius.

"Penemuan kasus yang saya dengar dari masyarakat yaitu pasien tidak sampai 40 derajat. Dia sudah kejang demam pada 37,5 sampai 38 derajat. Sedangkan persyaratan dari BPJS mengatakan bisa diterima di UGD rumah sakit dengan posisi panas 40 derajat Celcius," ungkapnya sambil mengelus dada pada Kamis 23 Januari 2025.

"Secara kedokteran, 40 derajat Celcius itu adalah masa-masa paling kritis," imbuhnya.

Michael menjelaskan, saat anak di fase demam mencapai 40 derajat, anak akan kejang hingga dapat menimbulkan kematian.

Baca Juga:
Pembinaan PHBS di Desa Danau Sijabut Asahan Digenjot Jelang Lomba Tingkat Provinsi

"Sehingga orang tersebut itu bisa kejang dan akan menimbulkan kematian," jelas Michael.

Maka dari itu, Dr Michael mendorong agar BPJS untuk menurunkan persyaratan tersebut untuk menekan angka kematian dan meningkatkan pelayanan kesehatan.

"Sehingga angka kematian itu bisa diturunkan apakah bisa di bawah itu bisa diterima oleh UGD rumah sakit, karena bila itu tidak bisa mendapatkan kebijakan.

Maka banyak sekali korban, pasien-pasien yang ditolak di rumah sakit dan tidak bisa dilayani di Faskes pertama," terangnya.

Baca Juga:
DPRD Surabaya Sarankan Tutup Titik Parkir Tak Berlakukan Sistem Digitalisasi

Adanya perubahan kebijakan ini, Michael mendorong agar Puskesmas di wilayah Surabaya untuk sigap selama 24 jam.

Khususnya untuk 23 Puskesmas yang ada di Surabaya yang menerima rawat inap, agar pasien dapat tertangani dengan baik.

"Saya inginkan agar Puskesmas itu menajamkan dirinya, mempersiapkan dirinya untuk bisa membuat jadwal jaga 24 jam untuk masyarakat Surabaya sebagai konsekuensi dari penolakan rujukan tadi," terangnya.

Untuk Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Michael meminta untuk meningkatkan pengawasan agar pelayanan kesehatan dapat dilakukan secara maksimal

"Jadi tidak ada yang namanya Puskesmas 24 jam tetapi tidak ada dokternya, tidak ada bidannya, tidak ada perawatnya," tegas Politisi PSI ini.(*)

Baca Sebelumnya

Cabuli Murid Sendiri, Guru SMPN Sidoarjo Divonis 7,5 Tahun Penjara dan Denda Rp 5 Miliar

Baca Selanjutnya

Jangan Bohong ke Istri! Fakta Suami Pamit DL Surabaya, Ternyata Jadi Korban Kebakaran Glodok Plaza

Tags:

Dr Michael Leksodimulyo MBA pasien bpjs anak ditolak BPJS DPRD Surabaya Komisi D puskesmas Surabaya Dinas Kesehatan

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar