Sri Mulyani Ungkap Praktik Timses Politik Terima Bansos

Jurnalis: S. Widodo
Editor: Marno

10 Mei 2023 23:44

Thumbnail Sri Mulyani Ungkap Praktik Timses Politik Terima Bansos
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan ada saja oknum pemerintah daerah yang memberikan informasi palsu penerima bantuan sosial (bansos) untuk kepentingan politik tertentu. (Foto: Instagram@smidrawati)

KETIK, JAKARTA Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, di saat pemerintah berupaya mengatasi kemiskinan di daerah, tapi masih ada saja oknum pemerintah daerah yang justru memberikan informasi palsu penerima bantuan sosial (bansos) untuk kepentingan politik tertentu.

Sri Mulyani menyebut, manipulasi data penerima bansos dilakukan oleh oknum pemda adalah dengan memasukkan nama pendukung atau bahkan tim suksesnya (timses). Padahal mereka bukan termasuk masyarakat dalam kategori miskin.

Nama-nama tersebut dimasukkan oleh oknum pemda untuk menerima bansos, karena mereka berjasa dalam memberikan suara di pemilihannya.

"Pemda akan memilih 'keluarga miskin' yang memberikan suara (dukungan) kepada mereka, padahal mereka (penerima bansos ini) tidak benar-benar miskin," jelas Sri Mulyani dalam acara World Bank's Indonesia Poverty Assessment di Jakarta kemarin, dikutip Rabu (10/5/2023).

Baca Juga:
PMII Pacitan Ungkap Dugaan Penyimpangan Bansos: Gagal Benahi Kadis Komit Siap Lengser

"Jadi orang miskin yang memilih (sang oknum pemda) akan didaftarkan. Atau lebih parahnya mereka yang didaftarkan adalah timses yang teregistrasi (sebagai penerima bansos)," kata Sri Mulyani lagi.

Manipulasi data, kata Sri Mulyani menjadi permasalahan yang kompleks. Hal ini juga yang kemudian menjadi perhatian pemerintah pusat saat itu untuk tidak serta merta memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada pemda dalam menyalurkan bansos.

Sri Mulyani menilai, manipulasi data kemiskinan atau penerima bansos di daerah itu, bagian dari konsekuensi dari sistem demokrasi yang dianut Indonesia. Pemerintah daerah yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengelola daerahnya sendiri juga bagian dari aturan yang berlaku di tanah air.

"Demokrasi pemilihan langsung ada konsekuensinya dan konsekuensinya dimulai dari model kebijakan ini, meskipun kita tahu ini harus diselesaikan karena terjadi akibat realitas politik dan sistemnya," tuturnya.

Baca Juga:
Dino Patti Djalal: Penjarahan Rumah Pribadi Sri Mulyani Terorganisir, Polisi dan Intelejen Harus Ungkap Dalangnya

Karena itu, saat ini pihaknya bersama Bappenas telah mendorong Badan Pusat Statistik (BPS) untuk segera menyelesaikan pendataan melalui program Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun ini.

Pendataan tersebut, kata Sri Mulyani bukan pekerjaan yang mudah, karena pengumpulan data harus dilakukan secara menyeluruh, dan harus dilakukan dari Sabang hingga Merauke. Penuntasan data di pemerintah pusat saja, membutuhkan waktu dua tahun.

Terpenting, kata Sri Mulyani bagaimana pemerintah bisa memiliki data yang akurat dan kredibel mengenai jumlah populasi berdasarkan konsumsi di Indonesia.(*)

Baca Sebelumnya

BUMD Kabupaten Bandung PT CBS: Bagai Anak Ayam Kehilangan Induk

Baca Selanjutnya

Trump Siap Banding soal Vonis Bersalah Kasus Pelecehan

Tags:

Sri Mulyani data bansos palsu timses

Berita lainnya oleh S. Widodo

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

24 Juni 2023 21:02

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

23 Juni 2023 21:45

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

23 Juni 2023 13:42

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

22 Juni 2023 20:20

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

21 Juni 2023 21:35

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

21 Juni 2023 15:55

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H