SPAM Kedondong di Kabupaten Pesawaran Lampung Bermasalah Lagi, Sering Macet dan Keruh

Jurnalis: Andriego Pandega
Editor: M. Rifat

26 Feb 2025 09:13

Thumbnail SPAM Kedondong di Kabupaten Pesawaran Lampung Bermasalah Lagi, Sering Macet dan Keruh
Air bersih sudah satu minggu tidak mengalir ke rumah warga di Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung, 25 Februari 2025. (Foto: Andriego/Ketik.co.id)

KETIK, PESAWARAN – Masalah Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) saluran pipa di Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung berlanjut. Saat ini terjadi mati air di saluran air minum PDAM. Hal ini dikeluhkan warga desa kedondong yang ada di pasar lama.

Sudah seminggu air minum tidak keluar alias mati. Hal tersebut dari informasi warga di pasar lama desa kedondong.

Tahun 2022 Pemerintah Daerah Pesawaran membangun jaringan Perpipaan SPAM dengan menggunakan anggaran Rp8 Miliar. Namun, masih banyak keluhan di masyarakat.

Kebocoran pipa dan kemacetan penyaluran air ke warga masih terjadi. Beberapa hari lagi akan menghadapi Bulan Ramadhan dimana warga sangat tergantung dengan pasokan air bersih dari PDAM. Namun, kenyataan air bersih ini seperti tidak dapat kompromi. Kadang kondisi air keruh juga terjadi.

Baca Juga:
Produksi Air Bersih, Pemkot Surabaya Tinjau IPAM Karang Pilang 4 Pastikan Kualitas Air Terjaga

Masyarakat merasa dirugikan langsung mengajukan keluhan kepada pihak PDAM. Namun, tanggapan yang diterima tidak memuaskan. PDAM menjelaskan bahwa keruhnya air disebabkan oleh hujan yang mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir.

"Air keruh ini bukan kesengajaan, melainkan dampak hujan," kata pernyataan dari pihak PDAM.

Jawaban tersebut langsung memicu reaksi keras dari warga. Mereka merasa PDAM tidak bertanggung jawab atas kualitas air yang disalurkan.

"Bukan PDAM namanya kalau mengalirkan air comberan ke masyarakat," ujar seorang warga dengan nada kesal. Protes serupa juga muncul dari pelanggan desa lainnya yang khawatir air keruh tersebut dapat menyebabkan penyakit jika terus dikonsumsi tanpa pengolahan lebih lanjut.

Baca Juga:
Merajut Kebersamaan, Ratusan Purna Tugas Hadiri Halalbihalal Perumda Surya Sembada Kota Surabaya

Kekecewaan warga semakin meningkat setelah mengetahui bahwa pemadaman air berlangsung tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Tidak adanya tindakan dari PDAM untuk memberikan solusi menambah ketidakpercayaan masyarakat terhadap kinerja perusahaan daerah tersebut.

Warga yang mengandalkan air PDAM untuk berbagai keperluan rumah tangga, memasak, dan kebersihan serta ibadah merasa sangat terbebani dengan situasi ini.

Terkait hal itu, Kepala PDAM Unit Kedondong yang baru dilantik, Miftah menyatakan kebingungan. "Yang jelas, debit air kami ini sudah tidak memadai," ucapnya.

"Namun, sebagai orang yang baru memimpin di unit ini, saya akan pelajari di mana dan bagaimana persoalan ini bisa terselesaikan dengan baik," tambahnya.

"Karena terus terang saya belum ada pengalaman, apalagi baru ini saya menjadi Kepala Unit di PDAM ini dan baru hari ini pula saya ditempatkan dan mulai bekerja," jelas Miftah lagi. (*)

Baca Sebelumnya

Gandeng Bagian Perekonomian Setda Sleman, Dinkes Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelolaan BLUD

Baca Selanjutnya

[Berita Foto] Seminar dan Talk Show Putri Hijab Indonesia Jatim dan Karita Surabaya

Tags:

PDAM SPAM Pesawaran Lampung AIR MINUM

Berita lainnya oleh Andriego Pandega

Mudik 2026, Jumlah Penumpang yang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Capai 898.864 Orang

22 Maret 2026 20:38

Mudik 2026, Jumlah Penumpang yang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Capai 898.864 Orang

Tertidur dalam Bus, Pemudik Nyasar ke Pelabuhan Bakauheni

18 Maret 2026 20:22

Tertidur dalam Bus, Pemudik Nyasar ke Pelabuhan Bakauheni

Jelang Puncak Arus Mudik, Kendaraan Mulai Masuki Pelabuhan Bakauheni

18 Maret 2026 17:34

Jelang Puncak Arus Mudik, Kendaraan Mulai Masuki Pelabuhan Bakauheni

Alasan Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Memilih Tidak Bawa Kendaraan Pribadi

18 Maret 2026 13:45

Alasan Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Memilih Tidak Bawa Kendaraan Pribadi

Pangdam XXI/Raden Inten Tekankan Nilai Keimanan Prajurit dalam Safari Ramadan

18 Maret 2026 10:30

Pangdam XXI/Raden Inten Tekankan Nilai Keimanan Prajurit dalam Safari Ramadan

Kisah Pak Maksum Abdikan Diri Seumur Hidup Sebagai Porter

18 Maret 2026 08:30

Kisah Pak Maksum Abdikan Diri Seumur Hidup Sebagai Porter

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar