Sosok Dyah Roro Esti, Wamendag Berprestasi Jebolan Harvard yang Kini Jabat Waketum DPN HKTI

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Naufal Ardiansyah

18 Okt 2025 18:53

Thumbnail Sosok Dyah Roro Esti, Wamendag Berprestasi Jebolan Harvard yang Kini Jabat Waketum DPN HKTI
Sosok Syah Roro Esti, Wamendag RI yang kini terpilih menjadi Waketum DPN HKTI. (Foto: Instagram Pribadi Dyah)

KETIK, JAKARTA – Dyah Roro Esti, menjadi salah satu politikus yang cukup menonjol di era pemerintahan Presiden prabowo Subianto. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) ini rupanya memiliki perhatian khusus dalam dunia pertanian.

Dyah baru saja mengemban amanah untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). 

Ketua Umum HKTI sekaligus Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menilai Dyah sebagai sosok muda yang cerdas dan berkomitmen dalam mengawal perdagangan dan pertanian di Indonesia.

Keterpaduan karakter dan kapasitas tersebut ia dapatkan berkat studinya pada Universitas Manchester dengan membawa pulang gelar sebagai sarjana di bidang Ekonomi dan Sosiologi.

Baca Juga:
Gandeng HKTI, Kwarnas Panen Raya Kedelai di Buperta Cibubur

Dyah tak berpuas diri. Ia kembali melanjutkan studinya dengan kursus tingkat pascasarjana di Universitas Harvard dan mengambil gelar master di Imperial College London di bidang Teknologi Lingkungan. 

Sebagai Wamendag dan Waketum DPN HKTI, Dyah ingin berkolaborasi dan memajukan kesejahteraan petani di Indonesia.

Ia yakin seluruh anggota dan pengurus HKTI memiliki komitmen yang sama dalam memajukan pertanian di Indonesia.

"Terima kasih kepada Ketum Sudaryono telah memberikan amanah sebagai Waketum DPN HKTI. Sinergi dan amanah saya sebagai Wamendag semoga bisa berkolaborasi dalam memajukan dan mensejahterakan pertanian di Indonesia melalui HKTI," ujarnya.

Baca Juga:
Dukung Ketahanan Pangan, HKTI Jatim Siapkan Bibit Jagung KIP Varietas Unggulan untuk Petani

Politisi dari Partai Golkar itu membeberkan beberapa strategi yang dapat diterapkan dalam memajukan pertanian.

Mulai dari identifikasi produk unggulan, menjajaki pasar-pasar domestik, hingga pemetaan negara-negara tujuan untuk ekspor produk pertanian.

"Seperti di China yang sekarang ini sedang butuh kelapa, atau Eropa untuk produk kopi, maupun udang untuk negara Amerika, dan lebih banyak lagi," lanjutnya.

Ia yakin mimpi besar tersebut tak akan terwujud apabila tak ada kerja sama dan satu visi yang terjalin antara pemerintah, masyarsakat, dan pihak-pihak lainnya.

Untuk itu HKTI harus aktif dalam menguatkan kapasitas anggota untuk menumbuhkan dunia perdagangan di sektor pertanian.

"Kolaborasi adalah kunci sukses untuk membangun perdagangan dan pertanian bisa tumbuh. Kita akan lakukan discussion group, seminar, business matching hingga produk kita bisa masuk pasar ekspor," tegasnya.

Sebelum memulai karirnya di dunia politik, Dyah bersama sang adik, Satya Hangga Yudha berhasil mendirikan Indonesian Energy and Environmental Institute (IE2I) yang berfokus pada peningkatan kesadaran pemanasan global. Ia menjabat sebagai Direktur Eksekutif pada 2016-2019. 

Pada tahun 2019, Dyah mulai menjajaki karir di dunia politik dengan maju sebagai caleg DPR RI bersama Partai Golkar. Setelah terpilih, Dyah duduk di Komisi VII yang membidangi Industri, Energi, Riset dan Inovasi, dan Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP).

Lalu pada era kepemimpinan Presiden Prabowo Dyah diminta untuk masuk dalam Kabinet Merah Putih menjadi Wamendag RI. Kini Dyah pun siap untuk mengambil tanggungjawab besar sebagai Waketum DPN HKTI. (*)

Baca Sebelumnya

"Kamu Tidak Sendirian": RSUD Sleman Ubah Hari Kesehatan Mental Jadi Ruang Terapi Komunal Hangat

Baca Selanjutnya

Di Balik Layanan Hotel yang Nyaman, Ini Peran Penting Setiap Staf yang Wajib Tamu Tahu

Tags:

Waketum DPN HKTI DPN HKTI HKTI Dyah Roro Esti wamendag ri Harvard

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda