Sosok drh Safridhal, dari Distannak Nagan Raya Kini Punggawa Dinas Peternakan Aceh

Editor: T. Rahmat

28 Feb 2026 02:02

Thumbnail Sosok drh Safridhal, dari Distannak Nagan Raya Kini Punggawa Dinas Peternakan Aceh
Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh Safridhal usai dilantik oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Jumat, 27 Februari 2026 malam. (Foto: T. Rahmat/Ketik)

KETIK, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, secara resmi melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Aceh, Jumat malam, 27 Februari 2026, di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Salah satu nama yang mencuri perhatian dalam pelantikan tersebut adalah drh Safridhal, yang kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan Aceh. Sosok birokrat teknis ini bukan figur baru di dunia pertanian dan peternakan. Ia dikenal sebagai pejabat yang tumbuh dari bawah, matang oleh pengalaman lapangan, dan konsisten mengawal ketahanan pangan daerah.

Pria kelahiran Perlak, 30 Juli 1979 itu memiliki nama lengkap dr Safridhal. Ia merupakan representasi generasi profesional Aceh yang memilih mengabdi di tanah kelahirannya. Latar belakang akademiknya ditempa di Universitas Syiah Kuala, tempat ia meraih gelar Sarjana hingga Magister Kedokteran Hewan.

Fondasi keilmuan tersebut membentuk karakter berpikirnya yang sistematis dan berbasis data. Di tengah kompleksitas persoalan sektor peternakan dan pangan, pendekatan analitis menjadi kekuatan utama Safridhal dalam merumuskan kebijakan yang terukur dan tepat sasaran.

Baca Juga:
Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

Kariernya dimulai dari jabatan teknis di lapangan. Ia pernah memimpin UPTD Puskeswan Seunagan Timur serta UPTD Peternakan Padang Turi. Dari posisi tersebut, Safridhal memahami secara langsung persoalan peternak, tantangan produksi, hingga isu kesehatan hewan. Pengalaman inilah yang membentuknya sebagai pemimpin yang tak hanya membaca laporan di atas meja, tetapi juga mengerti realitas di kandang dan lahan petani.

Kepercayaan publik terhadap kapasitasnya semakin menguat saat ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya periode 2022–2025. Dalam posisi strategis itu, ia memimpin perumusan kebijakan, mengendalikan program prioritas, serta membina petani dan peternak agar sektor pertanian dan peternakan benar-benar menjadi penggerak ekonomi rakyat.

Sebelum dilantik sebagai punggawa atau pimpinan di Dinas Peternakan Aceh, Safridhal menjabat sebagai Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan Kabupaten Nagan Raya. Perannya tetap vital sebagai “mesin analisis” di balik setiap rancangan kebijakan, memastikan program selaras dengan RPJMD, berbasis potensi wilayah, serta akuntabel dalam pelaksanaan.

Rekan-rekannya mengenal Safridhal sebagai figur yang tenang, sistematis, dan fokus pada substansi. Ia tidak banyak tampil, namun kuat dalam kerja. Gaya kepemimpinannya kolaboratif, mengedepankan koordinasi lintas sektor dan pembinaan internal aparatur.

Baca Juga:
Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

Dalam pernyataannya usai pelantikan, Safridhal menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor peternakan Aceh secara menyeluruh.

“Peternakan bukan hanya urusan produksi, tetapi menyangkut ketahanan pangan, kesejahteraan peternak, dan stabilitas ekonomi daerah. Ke depan, kita akan memperkuat sistem berbasis data, meningkatkan kualitas layanan kesehatan hewan, serta mendorong hilirisasi produk peternakan agar memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha. “Saya percaya, dengan kerja bersama dan kebijakan yang tepat sasaran, sektor peternakan Aceh bisa tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing,” tambahnya.

Di luar ruang kerja, Safridhal dikenal sebagai kepala keluarga yang sederhana. Bersama istrinya, Suriyana Sulem, S.Pd, dan lima orang anak, ia menempatkan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan.

Dengan pengalaman panjang di sektor strategis dan komitmen terhadap tata kelola berbasis data, drh Safridhal menjadi contoh birokrat teknis yang tumbuh dari bawah, memahami persoalan riil masyarakat, dan konsisten mengabdikan diri pada penguatan ketahanan pangan serta pembangunan ekonomi Aceh. (*)

Baca Sebelumnya

Kementerian ATR/BPN Sosialisasikan Permen Manajemen Risiko

Baca Selanjutnya

Kirab Adipura dengan Becak Listrik Prabowo Jadi Kado Manis HUT Ke-52 Pemkab Gresik

Tags:

drh Safridhal Dinas Peternakan Aceh Distannak Nagan Raya Sosok Banda Aceh Aceh gubernur aceh Pejabat

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

15 April 2026 21:13

Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

13 April 2026 12:33

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

6 April 2026 18:43

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

6 April 2026 08:00

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

3 April 2026 19:13

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

2 April 2026 14:43

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H