Sopir Taksi Online Korban Begal di Gunung Anyar Meninggal Dunia, PDOI Desak Pelaku Dihukum Setimpal

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Mustopa

30 Okt 2024 14:08

Thumbnail Sopir Taksi Online Korban Begal di Gunung Anyar Meninggal Dunia, PDOI Desak Pelaku Dihukum Setimpal
Pelaku begal driver ojek online ditangkap polisi, Rabu, 30 Oktober 2024. (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Supir taksi online berinisial Pj (47) yang menjadi korban begal di Kawasan Gunung Anyar meninggal dunia di RSUD dr Soetomo, Senin, 28 Oktober 2024.

Kepastian disampaikan Pj Ketua dan Humas Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur Daniel Lukas Rorong yang menyampaikan kabar duka ini.

Menurut Daniel, almarhum PJ meninggal sekitar pukul 10.00 WIB setelah mengalami komplikasi infeksi luka.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara kami, PJ. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ucap Daniel, Rabu, 30 Oktober 2024.

Daniel menjelaskan, kondisi PJ sebenarnya sempat membaik serta dipindahkan ke ruang rawat inap biasa dan mampu berkomunikasi dengan baik.

Namun, beberapa hari terakhir, luka yang dideritanya diduga terinfeksi, memaksanya kembali masuk ke ruang ICU.

"Hampir satu-dua minggu setelah kejadian, kondisinya sempat membaik. Saya bahkan sempat berbincang dengannya," tambah Daniel.

Namun, takdir berkata lain. PJ meninggalkan seorang istri dan dua anak laki-laki yang kini harus melanjutkan hidup tanpa sosok ayah.

Seperti yang diketahui, percobaan pembegalan ini terjadi pada 1 Oktober 2024. Pelaku, seorang perempuan berusia 23 tahun, diketahui lulusan perguruan tinggi swasta di Surabaya.

Polisi juga menetapkan perempuan tersebut sebagai tersangka dan menjeratnya dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Yang mana, ancaman hukuman maksimal yang bisa dijatuhkan padanya adalah 9 tahun penjara.

Kepergian PJ menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga komunitas driver online di Jawa Timur.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

Keluarga dan rekan-rekan sejawatnya dari PDOI pun meminta agar kasus ini diusut hingga tuntas dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. Serta berharap kasus ini dapat diproses secara adil agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kami berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Kehilangan ini menjadi pengingat bagi kami bahwa profesi ini juga penuh risiko," pungkasnya. (*)

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi
Baca Sebelumnya

Sempat Langka, 54.000 liter Minyakita Akan Digulirkan pada November 2024

Baca Selanjutnya

PT Railink Buka 2 Posisi Magang di 2024, Simak Persyaratannya!

Tags:

Supir taksi online begal taksi online Ojek online taksi online surabaya Jawa timur

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar