Songgoriti dan Jejak Pemukiman Pengrajin Logam Mataram Kuno

Jurnalis: Sholeh
Editor: Muhammad Faizin

13 Okt 2023 23:00

Thumbnail Songgoriti dan Jejak Pemukiman Pengrajin Logam Mataram Kuno
Candi Supo di Songgoriti Kota Batu. (Foto: Sholeh/ketik.co.id)

KETIK, BATU – Songgoriti yang saat ini menjadi salah satu kawasan wisata favorit di Kota Batu, siapa sangka dulunya adalah pusat pemukiman pande atau pengrajin logam dan senjata pada zaman Mataram kuno.

Dalam Buku Jejak Nama dan Tempat di Kota Batu yang diterbitkan oleh Kantor perpustakaan dan Kearsipan Pemkot Batu tahun 2022 ditulis Debora Sulistyo, S.pd MM menyebutkan, Songgoriti berasal dari dua kata yakni Sanggha berarti kumpulan dan Riti berarti logam Kuningan.

Sangghariti berarti kumpulan pengrajin kuningan. Ini kemungkinan besar memang karena Batu pernah dihadiahkan sebagai Desa Sima untuk para pande atau pengrajin logam atau senjata. Desa Sima adalah wilayah bebas pajak dan otonomi mengelola daerahnya sendiri.

"Sedangkan Songgoriti ada yang mengartikan menyangga gunung ada juga yang mengatakan Songgoriti berkaitan erat dengan candi Songgoriti atau Candi Supo," tulis Debora Sulistyo.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Candi Supo berdasarkan prasasti Sangguran merupakan hasil penetapan raja Mataram kuno Sri Maharaja Pangkaja Dyah Wawa tahun 924.

Foto Pasar wisata yang ada di Songgoriti. (Foto: Sholeh/ketik.co.id)Pasar wisata yang ada di Songgoriti. (Foto: Sholeh/ketik.co.id)

Candi tersebut dipersembahkan sebagai petirtaan berair panas dan dingin diduga untuk upacara bersifat Siwais. Selain petirtaan candi tersebut digunakan juga untuk penyembuhan segala penyakit. Fungsi candi yang utama digunakan sebagai tempat peribadatan bagi para pembuat keris konon pada zaman Tumapel candi ini merupakan tempat bertemunya Ken Arok dan Ken Dedes saat Akuwu Tunggul Ametung masih ada.

"Dengan kata lain daerah ini adalah pusat pemukiman para pande dan diduga sebagai tempat yang disebut-sebut dalam prasasti Sangguran sebagai Mananjung lokasi ibadah para pande.Itulah cikal bakal batu dijadikan daerah Sima," terang Debora.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Konon menurut cerita rakyat di sekitar, di tempat Candi Supo tersebut dahulu kala adalah kawah gunung berapi ketika mpu supo datang mpu supo membangun sebuah candi di atasnya agar airnya tidak mengalir ke mana-mana.

Sumber lain justru mengatakan dulu airnya tidak panas karena mpu supo dan mpu mpu lainnya membuat keris sering mencelupkan keris keris di situ sehingga airnya menjadi panas.

Berikut fakta fakta keberadaan Candi Supo di Songgoriti,

- Candi Supo ditemukan pada zaman Kolonial Belanda,

- Candi digunakan sebagai bagian dari petirtaan

- Candi Supo dibangun pada masa Mataram kuno yang dipimpin Mpu Sindok

- Candi ini dipercaya sebagai tempat penyucian pusaka

- Sumber air yang keluar dari mata air Candi Supo dipercaya mampu sebagai obat segala penyakit kulit. (*)

Baca Sebelumnya

Dikira Gratis, Para Guru Keberatan Harus Bayar Rp 200 Ribu Untuk Jember Teacher Fest

Baca Selanjutnya

Didukung Likuiditas yang Memadai, Perekonomian Indonesia Stabil di Tengah Gejolak Pasar Global

Tags:

Kota Batu Songgoriti candi supo Mataram Kuno Desa Sima Tunggul Ametung Ken Arok Ken Dedes

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H