Solusi Hijau dari Surabaya, Limbah Tebu Disulap Jadi Plastik Ramah Lingkungan

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rahmat Rifadin

15 Sep 2025 07:01

Thumbnail Solusi Hijau dari Surabaya, Limbah Tebu Disulap Jadi Plastik Ramah Lingkungan
Salah satu peneliti dari Indonesia Nurwarrohman Andre Sasongko SSi MSc yang sedang meneliti inovasi BioSweetPEF di Pukyong National University, Korea Selatan. (Foto: Humas ITS)

KETIK, SURABAYA – Masalah sampah plastik terus menghantui dunia, termasuk Indonesia yang menjadi salah satu penyumbang limbah plastik terbesar di laut.

Menjawab tantangan itu, tim dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan inovasi bioplastik berbasis limbah tebu yang berpotensi menggantikan plastik konvensional.

Inovasi bertajuk BioSweetPEF ini mengantarkan tim dosen dari Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI) ITS Reza Aulia Akbar ST MT MBA dan Satrio Samudro Aji Basuki ST MT MBA meraih Gold Winner pada ajang Chemical Industrial Downstream Challenge (CIDC) 2025 yang digelar PT Petrokimia Gresik.

BioSweetPEF memanfaatkan tetes dan ampas tebu yang biasanya hanya menjadi limbah agroindustri.

Baca Juga:
Kurangi Sampah Plastik, Lulusan ITN Malang Ubah Singkong Jadi Pembungkus Bumbu Mi Instan

Melalui proses kimia canggih, material tersebut diubah menjadi polyethylene furanoate (PEF), sebuah bioplastik yang dapat terurai lebih cepat dibanding plastik berbasis minyak bumi.

“Inovasi ini tidak hanya mengurangi limbah industri tebu, tetapi juga menawarkan alternatif pengganti plastik yang lebih ramah lingkungan,” jelas Reza.

Selain itu, proyek ini mengintegrasikan penggunaan produk sampingan asam klorida dari PT Petrokimia Gresik, sehingga semakin memperkuat konsep circular economy—mengubah limbah menjadi produk bernilai tambah.

PEF yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan cocok digunakan di sektor kemasan makanan, minuman, dan kosmetik. Dari sisi ekonomi, proyek ini menunjukkan kelayakan finansial yang menjanjikan.

Baca Juga:
ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

“Ini memberi peluang bagi Indonesia menjadi pionir pasar bioplastik PEF di Asia Tenggara,” kata Reza.

Keberhasilan ini, lanjut Reza, bukan hanya kemenangan di ajang internasional tetapi juga langkah awal menuju implementasi nyata.

“Kami berharap proyek ini bisa masuk tahap komersialisasi dan menjadi bagian dari pengabdian masyarakat,” tegasnya.

Inovasi BioSweetPEF sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-12, yakni mendorong konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Jika diterapkan secara luas, teknologi ini dapat membantu mengurangi ketergantungan pada plastik konvensional yang mencemari lingkungan. (*)

Baca Sebelumnya

Kekayaan Haji Isam Melonjak Jadi Rp32 T Hanya Dalam Dua Pekan

Baca Selanjutnya

Wali Kota Batu Dukung Penuh Petani Lansia, Dorong Pertanian Organik dan Siapkan Program Regenerasi

Tags:

Sampah Plastik solusi sampah plastik plastik dari limbah tebu plastik ramah lingkungan ITS inovasi ITS Institut Teknologi Sepuluh Nopember surabaya DTSI ITS

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar