Sleman Bidik 400 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran 2026, Jip Wisata dan Candi Jadi Andalan

12 Maret 2026 04:16 12 Mar 2026 04:16

Thumbnail Sleman Bidik 400 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran 2026, Jip Wisata dan Candi Jadi Andalan

Menjelang libur Lebaran 1447 H, Pemkab Sleman memastikan seluruh destinasi wisata siap menyambut pemudik dengan aman dan nyaman. Kabid Pemasaran Pariwisata Dispar Sleman, Kus Endarto, menegaskan pentingnya kalibrasi wahana seperti Jip Wisata dan pengawasan harga agar wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik tanpa kendala keamanan maupun tarif yang tidak wajar. (Foto: Diskominfo Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman mulai mematangkan strategi untuk menyambut lonjakan pemudik dan pelancong pada periode libur Lebaran 1447 Hijriah.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman memproyeksikan pergerakan wisatawan di wilayah ini akan mencapai angka 250 ribu hingga 400 ribu orang selama masa libur yang ditetapkan mulai 14 hingga 29 Maret 2026.

Angka ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi daerah melalui belanja wisatawan yang diperkirakan menyentuh angka 1,5 juta rupiah per orang.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Kus Endarto, dalam pemaparannya Selasa 10 Maret 2026 mengungkapkan bahwa optimisme ini didasari oleh tren positif kinerja pariwisata Sleman di awal tahun.

Berdasarkan data sementara hingga 9 Maret 2026, tercatat sudah ada 955.748 pergerakan wisatawan yang masuk ke Bumi Sembada.

Mayoritas pengunjung masih didominasi oleh wisatawan nusantara sebesar 98,93 persen, terutama yang berasal dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Destinasi wisata sejarah dan alam masih menjadi magnet utama bagi para pelancong.

Kompleks candi yang dikelola oleh PT Taman Wisata Candi menyumbang 23,32 persen kunjungan, disusul oleh atraksi memacu adrenalin Jip Lava Tour Merapi sebesar 15,34 persen, serta kawasan pegunungan Kaliurang yang mencapai 9,74 persen.

Fenomena ini diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah yang ditargetkan menyentuh angka 387,2 miliar rupiah dari sektor pariwisata sepanjang tahun 2026.

Kus Endarto menjelaskan bahwa selama libur Lebaran nanti, rata-rata belanja wisatawan diperkirakan berada pada kisaran 500 ribu hingga 1,5 juta rupiah per orang.

Komponen belanja terbesar diprediksi terserap pada sektor akomodasi, konsumsi, tiket masuk objek wisata, serta belanja oleh-oleh.

Dengan lama tinggal atau length of stay yang diproyeksikan mencapai 1,75 hingga 2 hari, tingkat hunian hotel di Sleman diperkirakan akan terjaga pada kisaran 45 hingga 60 persen.

Guna menjamin kenyamanan pengunjung, Dinas Pariwisata telah menerbitkan Surat Edaran yang menekankan aspek keamanan dan keselamatan.

Kus menegaskan bahwa seluruh pengelola destinasi dan usaha jasa pariwisata wajib memastikan kelaikan fasilitas, terutama bagi operasional jip wisata di kawasan Kaliurang, Kaliadem, dan Tebing Breksi melalui kalibrasi atau uji petik berkala.

Pengelola juga dilarang keras menaikkan harga produk atau layanan di luar batas kewajaran demi menjaga citra pariwisata daerah.

Selain penguatan aspek regulasi, Pemkab Sleman juga telah menyiapkan berbagai atraksi seni untuk memanjakan wisatawan. Pertunjukan Jathilan, Campursari, hingga Kubro Siswo akan digelar secara maraton di beberapa titik strategis seperti Bukit Klangon, Tlogo Putri, dan Gardu Pandang mulai 22 hingga 29 Maret 2026.

Langkah ini diambil untuk memecah konsentrasi massa sekaligus memberikan pengalaman budaya yang autentik bagi para pemudik yang pulang ke kampung halaman.

Dinas Pariwisata juga terus berkoordinasi dengan BMKG, BPPTKG, dan BPBD Sleman untuk memantau perkembangan cuaca serta aktivitas Gunung Merapi secara real-time.

Pengawasan ketat terhadap pengelolaan sampah dan limbah di destinasi wisata juga menjadi prioritas utama untuk memastikan libur Lebaran tahun ini tetap berjalan selaras dengan prinsip pariwisata berkelanjutan yang bersih, aman, dan asri.(*)

Tombol Google News

Tags:

Pariwisata Sleman Libur Lebaran 2026 Wisata Yogyakarta Kaliurang Lava Tour Merapi Dinas Pariwisata Sleman Ekonomi daerah Info Mudik 2026