KETIK, TULUNGAGUNG – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, meresmikan Jembatan Garuda yang berada di Dusun Klampok, Desa Joho, Kecamatan Kalidawir, Rabu, 10 Juni 2026. Infrastruktur baru tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.

Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, jajaran perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang menyambut antusias beroperasinya jembatan tersebut.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Garuda, khususnya Kodim 0807/Tulungagung dan masyarakat yang turut mendukung proses pembangunan.

Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi infrastruktur penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur adalah salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jembatan Garuda ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung fisik, tetapi juga membuka akses ekonomi, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung sektor pendidikan, kesehatan, hingga mempercepat distribusi hasil pertanian maupun perdagangan,” ujar Ahmad Baharudin.

Baca Juga:
Kala Plt Bupati Tulungagung Hadiri Konferensi Kades Sumbergempol, Pastikan Pembangunan Segera Dikebut

Ia menilai keberhasilan pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi warga.

Ahmad Baharudin juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Semoga dengan diresmikannya Jembatan Garuda ini, pertumbuhan ekonomi lokal semakin terdorong, pemerataan pembangunan tercapai, dan kualitas hidup masyarakat Tulungagung, khususnya warga Desa Joho, dapat meningkat secara signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio menjelaskan bahwa Jembatan Garuda merupakan bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperkuat konektivitas wilayah pedesaan.

Baca Juga:
Tulungagung Job Fair 2026 Dibuka, Sediakan Lebih dari 3.750 Lowongan Kerja

Menurutnya, hingga saat ini sudah terdapat enam titik jembatan yang berhasil dibangun di wilayah Tulungagung dan satu titik tambahan masih dipersiapkan di Kecamatan Kalidawir.

“Pembangunan ini direalisasikan bersama TNI AD untuk memperlancar akses harian warga. Sebagai contoh, di Desa Kates dan Desa Joho kita menggunakan konstruksi jembatan beton. Untuk jembatan gantung diterapkan di Desa Kauman, sedangkan yang di Kalidawir yang akan segera kita cek progresnya menggunakan tipe jembatan Armco,” jelasnya.

Ia menyebut pembangunan jembatan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yakni rata-rata kurang dari dua bulan.

“Target pengerjaan rata-rata di bawah dua bulan, persisnya tidak lebih dari 1,5 bulan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Kalidawir Rusdianto mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jembatan yang selama ini sangat dinantikan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda akan menjadi penopang penting bagi aktivitas ekonomi warga, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Presiden Prabowo, Bapak Plt. Bupati, Bapak Dandim, serta seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga dan pikirannya dalam pembangunan Jembatan Garuda ini,” katanya.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Plt. Bupati Tulungagung bersama Dandim 0807/Tulungagung sebagai simbol dimulainya pemanfaatan Jembatan Garuda oleh masyarakat.(*)