Siang Malam Warga Sekitar Ponpes Nurul Islam Mojokerto Berburu Nasi Bekas Cucian di Saluran Limbah

Jurnalis: Sholahudin
Editor: Rahmat Rifadin

27 Okt 2025 19:43

Thumbnail Siang Malam Warga Sekitar Ponpes Nurul Islam Mojokerto Berburu Nasi Bekas Cucian di Saluran Limbah
Gunakan jaring, warga berburu nasi bekas cucian di belakang Ponpes Nurul Islam, Pungging, Mojokerto, 27 Oktober 2025. (Foto: Sholahudin/Ketik.com)

KETIK, MOJOKERTO – Pemandangan aneh terlihat di aliran sungai kecil di belakang Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Hampir setiap hari, sejumlah warga tampak menunggu di sekitar pipa paralon pembuangan limbah pondok. Warga dari desa di sekitar ponpes Nurul Islam berburu sisa nasi yang terbawa air cucian dapur.

Terlihat di saluran belakang ponpes warga memakai jaring yang telah dimodifikasi, warga menempatkannya tepat di bawah pipa tempat keluarnya air limbah.

Dari situlah mereka mengais sisa nasi dan lauk yang terbawa aliran air. Limbah makanan itu kemudian dikumpulkan untuk dijadikan pakan ternak, terutama angsa.

Baca Juga:
Heboh! 14 Tumpukan Abu Aluminium B3 Muncul di Mojokerto, DLH: Diduga dari Jombang

“Buat makan angsa, nasi bekas makanan. Satu hari tidak pasti, kadang dapat satu karung kecil,” ujar Sartamen, warga Dusun Manukan Desa Balongmasin, Pungging, Senin 27 Oktober 2025.

Aktivitas ini dilakukan hampir tanpa henti. Menurut warga, pencarian limbah nasi dilakukan bergiliran selama 24 jam. Mereka bahkan sudah hafal waktu buangan limbah dari dapur pondok, sehingga sebagian datang pada malam hari.

“Tiap hari 24 jam nonstop yang cari bergiliran. Sudah hapal jam berapa waktunya buang, malam pun ada,” tambah seorang warga lain.

Air limbah yang mengalir dari pondok tersebut tampak hitam pekat dan berbau kecut, dengan busa mengeras di beberapa bagian aliran sungai kecil. Ironisnya, aliran itu bermuara ke saluran irigasi sawah warga sekitar.

Baca Juga:
Hindari Mobil Parkir, Pelajar SMK di Mojokerto Tewas Ditabrak Truk saat Hendak Berangkat Sekolah

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, menindaklanjuti temuan aktivitas warga yang berburu limbah nasi dari aliran pembuangan dapur Pondok Pesantren Nurul Islam.

Kepala DLH Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi dan validasi (verval) di lokasi untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Dinas Lingkungan Hidup sudah melakukan verval dan identifikasi untuk proses TL (tindakan langsung) sesuai mekanisme,” ujar Rachmat.

Ia menegaskan, setiap kegiatan yang menghasilkan air limbah, termasuk dari dapur skala besar seperti pondok pesantren, wajib melakukan pengelolaan limbah sesuai peraturan yang berlaku.

“Sesuai regulasi, semua kegiatan yang menghasilkan air limbah atau limbah harus melakukan pengelolaan sesuai ketentuan PP Nomor 22 Tahun 2021 maupun Permen LHK Nomor 11 Tahun 2025,” tegasnya. (*)

Baca Sebelumnya

H-2 Jelang Boyongan Pedagang Pasar Godean, Pemkab Sleman Fokus Kesiapan dan Keselamatan

Baca Selanjutnya

Fraksi DPRD Kota Tegal Soroti Penurunan PAD dalam RAPBD 2026

Tags:

mojosari ponpes nurul islam kecamatan pungging dlh kabupaten mojokerto Pemkab Mojokerto

Berita lainnya oleh Sholahudin

Pemkab Mojokerto Perketat Pengawasan TKA Usai Insiden Maut di PT SPS

7 April 2026 15:49

Pemkab Mojokerto Perketat Pengawasan TKA Usai Insiden Maut di PT SPS

Kodim 0815 Mojokerto Salurkan 36 Truk Operasional untuk Desa dan Koperasi Merah Putih

7 April 2026 14:00

Kodim 0815 Mojokerto Salurkan 36 Truk Operasional untuk Desa dan Koperasi Merah Putih

BPJS Ketenagakerjaan Launching Layanan Lapak Asik, Begini Cara Pengajuan Klaim

7 April 2026 12:39

BPJS Ketenagakerjaan Launching Layanan Lapak Asik, Begini Cara Pengajuan Klaim

Pemkot Mojokerto Perketat Pengawasan Usaha, Dorong Kepatuhan dan Iklim Investasi Seha

4 April 2026 10:30

Pemkot Mojokerto Perketat Pengawasan Usaha, Dorong Kepatuhan dan Iklim Investasi Seha

Resmi! Arif Winarko Nahkodai DPW PPP Jatim 2026-2031, Fokus Konsolidasi Hingga Akar Rumput

1 April 2026 14:41

Resmi! Arif Winarko Nahkodai DPW PPP Jatim 2026-2031, Fokus Konsolidasi Hingga Akar Rumput

Disnaker Sidak PT SPS Mojokerto, Dugaan Kematian WNA Tak Dilaporkan Terungkap

1 April 2026 12:00

Disnaker Sidak PT SPS Mojokerto, Dugaan Kematian WNA Tak Dilaporkan Terungkap

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar