Sesmen Kemendukbangga: Indonesia Emas Bisa Dicapai dengan Grand Desain Pembangunan Kependudukan

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

13 Feb 2025 19:14

Thumbnail Sesmen Kemendukbangga: Indonesia Emas Bisa Dicapai dengan Grand Desain Pembangunan Kependudukan
Sekretaris Kemenduk Bangga, Budi Setiyono saat  Penyelarasan Program Prioritas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, di Aula Unikom Bandung, Kamis (13/2/25). (Foto: BKKBN Jabar)

KETIK, BANDUNG – Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Sestama BKKBN, Prof. Budi Setiyono, Ph.D meyakini, Grand Desain Pembangunan Kependudukan merupakan salah satu cara untuk memanfaatkan bonus demografi di Indonesia.

"Mengapa kita perlu mencapai Indonesia Emas 2045 ? Ini agar bangsa Indonesia bisa berdiri secara sejajar dengan bangsa lain yang telah maju," kata Prof Budi saat  "Penyelarasan Program Prioritas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pembangunan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa," di Aula Unikom Bandung, Kamis (13/2/2025), 

Prof Budi memaparkan bonus demografi terjadi ketika jumlah penduduk usia produktif mendominasi struktur kependudukan. Menurutnya, bonus demografi itu tidak otomatis akan mendatangkan manfaat. 

"Harus ada upaya sungguh-sungguh agar bonus termanfaatkan.  Kuncinya ada pada perencanaan pembangunan berbasis kependudukan," tandasnya.

Baca Juga:
Mendukbangga Wihaji Tekankan Pentingnya Keluarga dalam Menyiapkan SDM Indonesia Emas 2045

Budi yang pernah menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Diponegoro kemudian menjelaskan tantangan struktur kependudukan dalam bonus demografi. 

Kenyataannya, dari 190 juta penduduk usia produkif, kata Budi, hanya 61 juta yang memiliki NPWP/NIK. Hanya 30 persen usia produktif berkontribusi secara fiskal pada pembangunan negara. 

"Sisanya, 130 juta adalah beban dan menumpang pada 61 juta yang produktif," ungkap Budi.

Masalah ini relevan dengan kondisi Jawa Barat. Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jabar, DR. dr. Dodo Suhendar, MM, menilai Jabar adalah gambaran sahih pembangunan di Indonesia. 

Baca Juga:
Pemudik Bisa Istirahat dan Konseling Keluarga, BKKBN Jabar Buka Posko Bangga Kencana 24 Jam

"Ada 17.8 persen penduduk Indonesia ada di Jawa Barat," sebut Dodo. 

Demikian pula masalah-masalah di lingkup pembangunan keluarga sebagai dampaknya. Ada 3 juta pengangguran, angkanya hingga 6.75 persen. Angka kemiskinan cukup tinggi, 7.08 persen. 

"Sementara dengan angka IPM 74.92 Jawa Barat menghadapi banyak tantangan yang tidak mudah," ungkap Dodo.

Sementara Wakil Menteri PPA, Veronica Tan yang hadir secara daring menyoroti berbagai masalah seputar isu keluarga di Jawa Barat seperti angka pernikahan anak terbanyak dan perceraian tertinggi. 

"Isu-isu perempuan dan anak dalam pembangunan, mesti lebih responsif pada kesetaraan gender," kata Veronica. 

Indeks pembangunan gender sebagai indikatornya harus terus didorong agar lebih banyak melibatkan perempuan dalam berbagai program pembangunan.

Veronica menambahkan, pembangunan harus mampu menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kuncinya adalah pengasuhan dalam keluarga. 

"Harus dibuat ruang-ruang bersama untuk kolaborasi di antara pemerintah pusat dan daerah, berfokus pada pembangunan keluarga yang ramah perempuan dan anak," jelasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, SP.DLP., MH.Kes, sebagai penyelenggara kegiatan berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian strategis dari perencanaan pembangunan di Jabar. 

Menurut Siska, keterlibatan seluruh sektor menjadi penting, terutama perangkat daerah di provinsi dan kabupaten/kota yang bersinergi dengan pemangku kebijakan di tingkat pusat. 

"Kami berharap isu-isu seputar pembangunan keluarga ini dapat diselesaikan bersama demi Jawa Barat Istimewa," ucap Siska.(*)
 

Baca Sebelumnya

DPRD Sidoarjo Pertanyakan Akurasi Data Penerima Bansos Insentif TPQ Rp 33 M

Baca Selanjutnya

Percepat Implementasi Genting, BKKBN Jabar Jajaki Kolaborasi Pentahelix

Tags:

kependudukan kemenduk bangga BKKBN BKKBN Jabar Indonesia emas bonus demografi Demografi

Berita lainnya oleh Iwa AS

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H