Serap Peternak, DPRD Malang Dorong Susu Pasteurisasi Lokal Masuk Rantai Pasok SPPG

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: T. Rahmat

4 Mar 2026 17:36

Thumbnail Serap Peternak, DPRD Malang Dorong Susu Pasteurisasi Lokal Masuk Rantai Pasok SPPG
Feri Andi Suseko, politisi Partai Gerindra sekaligus anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – DPRD Kabupaten Malang mendorong agar produk susu pasteurisasi lokal dapat masuk dalam rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat serapan hasil peternak sekaligus meningkatkan nilai gizi paket makanan bagi penerima manfaat.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Feri Andi Suseko, mengatakan hingga saat ini penggunaan susu pasteurisasi masih menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan.

“Memang ada beberapa kendala. Susu pasteurisasi jika dikirim dalam kondisi beku, saat diproses dan dibagikan kepada penerima manfaat terkadang teksturnya pecah atau menggumpal. Itu yang dikeluhkan anak-anak,” ujarnya, Rabu, 4 Maret 2026.

Baca Juga:
Arum Sabil Apresiasi Kepala BGN Tinjau Langsung Dapur MBG di Jember

Meski demikian, pihaknya telah mencatat seluruh masukan tersebut sebagai bahan evaluasi. Politisi Partai Gerindra ini memastikan aspirasi tersebut akan dibawa ke tingkat pemerintah pusat untuk dicarikan solusi bersama.

“Nanti saat kami ke Jakarta akan kami sampaikan kepada staf khusus Kepala Badan Gizi Nasional agar persoalan ini mendapat solusi. Karena sesuai arahan Presiden, keberadaan SPPG harus mampu menyerap sumber daya alam yang ada di daerah, termasuk susu,” katanya.

Menurut Feri, dari sisi kandungan gizi, susu pasteurisasi dinilai memiliki keunggulan dibandingkan susu UHT. Namun, ia memahami bahwa aspek keamanan dan daya simpan menjadi pertimbangan utama dalam distribusi makanan bergizi.

“Secara kandungan gizi, susu pasteurisasi memang lebih baik. Tetapi ada standar teknis, misalnya suhu pemanasan yang tidak boleh melebihi batas tertentu. Ini yang perlu kita carikan jalan tengahnya,” jelasnya.

Baca Juga:
Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ia menegaskan Kabupaten Malang merupakan salah satu sentra produksi susu di Jawa Timur, seperti di kawasan Pujon dengan Koperasi SAE serta wilayah Ngantang dengan KUD Sumbermakmur. Potensi tersebut dinilai perlu dioptimalkan melalui dukungan kebijakan yang tepat.

“Kabupaten Malang ini basis susu. Insya Allah akan kita upayakan agar pelaku usaha dan koperasi dipermudah dari sisi perizinan, sehingga produknya bisa digunakan di dapur SPPG,” ujarnya.

Feri juga menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Malang Raya untuk memperjuangkan regulasi turunan di tingkat pusat apabila dibutuhkan.

“Kalau menyangkut aturan turunan dari pusat, tentu perlu komunikasi dan lobi di tingkat nasional. Kami akan sampaikan aspirasi ini agar segera mendapat perhatian,” katanya.

Terkait dukungan Pemerintah Kabupaten Malang, Feri mengakui belum ada arahan khusus yang mewajibkan SPPG menyerap produk lokal. Namun, DPRD berencana mendorong pembahasan melalui rapat kerja bersama dinas terkait.

“Insya Allah kami akan mengadakan rapat kerja untuk membahas hal ini. Jika kebijakan tersebut terbukti baik dan berpihak kepada petani serta UMKM lokal, tentu tidak ada salahnya kita terapkan juga di Kabupaten Malang,” ujarnya. (*)

Baca Sebelumnya

Waktu Magrib Kota Malang Hari Ini 4 Maret 2026 Lengkap dengan Doa Buka Puasa

Baca Selanjutnya

Kolaborasi Pemprov Jatim-Pangdam V/Brawijaya, Pembangunan Rutilahu Capai 35.401 Unit

Tags:

Susu Pasteurisasi DPRD Kabupaten Malang program MBG Susu Pujon MBG SPPG Susu

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Pemkot Batu Gencarkan Transaksi Nontunai, Sasar UMKM dan Pedagang

16 April 2026 14:46

Pemkot Batu Gencarkan Transaksi Nontunai, Sasar UMKM dan Pedagang

Siapa Terlibat? Kejari Batu Buru Aktor Utama Dugaan Jual Beli Kios Pasar Among Tani

16 April 2026 10:48

Siapa Terlibat? Kejari Batu Buru Aktor Utama Dugaan Jual Beli Kios Pasar Among Tani

Ada Apa? Sudah Pekan Kedua, Pendaftaran Sekda Kota Batu Masih Sepi Peminat

15 April 2026 19:56

Ada Apa? Sudah Pekan Kedua, Pendaftaran Sekda Kota Batu Masih Sepi Peminat

Genjot Sertifikasi Halal, Pemkot Batu Siapkan Ratusan Kuota Bantuan untuk UMKM

15 April 2026 19:18

Genjot Sertifikasi Halal, Pemkot Batu Siapkan Ratusan Kuota Bantuan untuk UMKM

Satresnarkoba Polres Batu Ringkus Pengedar Ekstasi, 40 Butir Jadi Barang Bukti

15 April 2026 16:29

Satresnarkoba Polres Batu Ringkus Pengedar Ekstasi, 40 Butir Jadi Barang Bukti

Banyak yang Nekat Lewat, Jalur Klemuk Kota Batu Ditutup dengan Barrier dan Dipasang CCTV

15 April 2026 13:45

Banyak yang Nekat Lewat, Jalur Klemuk Kota Batu Ditutup dengan Barrier dan Dipasang CCTV

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H