Sentra Mahatmiya Kemensos Genjot Kebangkitan Ekonomi Disabilitas di Bali

Jurnalis: I Putu Manuaba
Editor: Irwansyah

18 Des 2022 04:00

Headline

Thumbnail Sentra Mahatmiya Kemensos Genjot Kebangkitan Ekonomi Disabilitas di Bali
Salah seorang wisman menikmati kopi seduhan barista terlatih di Artne Coffee Shop

KETIK, DENPASAR Aroma kopi menyeruak di kawasan Jl S. Parman No 1, Banjar Anyar, Tabanan, Bali, setiap harinya. Aroma wangi itu keluar dari Artne Coffee Shop yang berdiri di salah satu sudut Sentra Mahatmiya Kemensos RI dan menawarkan biji kopi pilihan khas Bali.

Tidak seperti coffee shop pada umumnya, keunggulan coffee shop ini terletak pada baristanya. Seluruh barista Artne Coffee Shop adalah penyandang disabilitas. Ada yang netra, disabilitas fisik, hingga rungu wicara.

Mereka terlatih secara konsisten selama berbulan-bulan dan disiplin menerapkan standar pengolahan kopi sesuai ilmu yang mereka terima selama pelatihan.

Barista penyandang disabilitas tersebut tidur di wisma khusus, serta mendapat pelatihan langsung dari Sentra Mahatmiya Bali. Mulai dari bangun tidur hingga akan pergi tidur, mereka bergelut dengan dunia kopi.

Baca Juga:
BPJS Ketenagakerjaan Buka Rekrutmen April 2026, Cek Ini Posisi dan Jadwal Pendaftarannya!

Kerja keras itu tak menghianati hasil. Hanya dalam kurun waktu satu hingga tiga bulan, mereka mampu meracik kopi dan minuman-minuman lain berbahan dasar kopi dengan rasa yang menyamai minuman buatan coffee shop ternama.

Lihat saja, pelanggannya bukan hanya orang-orang lokal. Kopi racikan barista di Artne Coffee Shop juga digandrungi oleh wisatawan mancanegara dari pelbagai negara.

Selain pengetahuan tentang barista, penyandang disabilitas itu juga mendapat keahlian lain sesuai minat dan bakat seperti; tata boga dan menjahit. Mereka tinggal di wisma khusus, dan mendapat pendidikan vokasional di Sentra Mahatmiya sesuai program yang dipilih.

Salah satu penerima manfaat, Ni Luh Putu Sariningsih, mengaku senang mendapat layanan tersebut. “Saya berharap teman-teman disabilitas nantinya tidak dipandang sebelah mata lagi. Karena kita memiliki kemampuan yang sama dengan orang-orang lain di luar sana. Atau mungkin lebih baik dari mereka,” katanya dengan penuh optimisme.  

Baca Juga:
Waskita Karya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Tuban, Ditargetkan Rampung Bulan Juni 2026

Setelah menyelesaikan pelatihan di sana, Putu bercita-cita untuk membuka usaha catering di kampung halamannya di Bangli. Dengan kemampuan di bidang tata boga itu, ia percaya bahwa pekerjaannya nanti dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah dan memenuhi seluruh kebutuhan hariannya, juga keluarganya.

Dengan demikian, perempuan 30 tahun itu dapat berdaya secara ekonomi maupun sosial. Bahkan besar kemungkinan, Putu dan teman-temannya berpeluang besar menjadi roda penggerak ekonomi di desanya  sesuai rencana kerja Sentra Mahatmiya yang ingin menggenjot kebangkitan ekonomi disabilitas di Bali.

Tahun ini, Sentra Mahatmiya menargetkan 35 ribu penerima manfaat. Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) tersebut bukan hanya penyandang disabilitas, namun juga lansia dan kelompok rentan lainnya. Lewat program ATENSI, PPKS tersebut mendapatkan pelatihan, bantuan kewirausahaan, terapi, hingga bantuan dan asistensi sosial sesuai kebutuhan masing-masing individu.(*)

Baca Sebelumnya

Khofifah Kukuhkan Dewan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syari'ah Jatim

Baca Selanjutnya

Safari Natal di Buruway, Bupati Kaimana Tinjau Progres Pembangunan Kampung

Tags:

Kemensos disabilitas bali

Berita lainnya oleh I Putu Manuaba

World Cleanup Day, Ascott Regional Bali Pungut Sampah Pantai Mertasari

13 September 2024 13:50

World Cleanup Day, Ascott Regional Bali Pungut Sampah Pantai Mertasari

Kasus Pencurian oleh Anak Dominasi Kasus ABH di Bangli

15 Januari 2024 17:30

Kasus Pencurian oleh Anak Dominasi Kasus ABH di Bangli

Meningkatkan Literasi Digital dan Pemahaman Bisnis Berkelanjutan di Bali melalui Sustainable Talks

30 September 2023 04:00

Meningkatkan Literasi Digital dan Pemahaman Bisnis Berkelanjutan di Bali melalui Sustainable Talks

Perkenalkan Balinese Chicken Soup, Crispy Duck, hingga Nasi Campur Ubud

15 Agustus 2023 09:00

Perkenalkan Balinese Chicken Soup, Crispy Duck, hingga Nasi Campur Ubud

Perkenalkan Ayam Panggang Organik dan Cumi Mebase Genep

10 Juli 2023 12:55

Perkenalkan Ayam Panggang Organik dan Cumi Mebase Genep

Bali In Your Hands Sustainable Weeks  2023 Mulai Digelar

7 Juli 2023 10:00

Bali In Your Hands Sustainable Weeks 2023 Mulai Digelar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar