Sengkuni 7 Resmi Dibuka, Pameran Seni Internasional Angkat Tema Harmony sebagai Ruang Kontemplasi Seni

Jurnalis: Adinda Trisaeni Nur Sabrina
Editor: Mustopa

14 Nov 2025 16:32

Thumbnail Sengkuni 7 Resmi Dibuka, Pameran Seni Internasional Angkat Tema Harmony sebagai Ruang Kontemplasi Seni
Pemukulan Gong oleh Wakil Dekan I FBS UNESA Didik Nurhadi sebagai simbolis pembukaan pameran Sengkuni 7 pada 13 November 2025 (Foto; Adinda Trisaeni Nur Sabrina/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Sengkuni 7 International Art Exhibition resmi dibuka pada Kamis, 13 November 2025, di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNESA, Kampus 2 Lidah Wetan. Acara pembukaan dimulai pukul 15.00 WIB dan dihadiri civitas akademika, seniman umum, serta peserta Seniman anak-anak.

Pembukaan diawali sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua Himpunan Mahasiswa Seni Rupa Murni, Koordinator Prodi Pendidikan Seni Rupa Fera Ratyaningrum S.Pd., M.Pd., Kurator Dimas Tri Pamungkas, dan Wakil Dekan I FBS UNESA Didik Nurhadi, M.Pd., MA., Ph.D., dan penyerahan vandel sponsorship. 

Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Wakil Dekan I sebagai tanda dimulainya pameran, penampilan tari Kabektyan yang dilanjut iring-iringan tamu undangan menuju area pameran. Di depan gedung galeri, prosesi pecah kendi dan pemotongan pita merah oleh Wakil Dekan I menjadi penanda resmi dibukanya pameran Sengkuni 7.

Kurator Dimas Tri Pamungkas menjelaskan bahwa tema Harmony diletakkan sebagai ruang refleksi lintas waktu.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

“Harmony itu sebenarnya kita dudukkan sebagai semacam keseimbangan. Jadi bagaimana cara kita melihat masa lalu, masa kini dan masa depan. Terutama dalam konteks Indonesia ini, kita tahu dinamika kehidupan politik, kehidupan sosial, kehidupan daerah semakin lama semakin problem dalam soal etik dan disinformasi,” ujarnya dalam wawancara. 

Dimas juga menjelaskan bahwa proses kuratorial dilakukan tanpa pendekatan tematik yang kaku, tetapi mempertimbangkan karakter karya dan ukuran ruang. Ia menyebut proses seleksi dimulai dari open call dan undangan seniman.

“Kita sudah menerima hampir 300 karya. Kita juga ada seniman invitation dari luar, juga seniman established di Indonesia. Untuk anak-anak juga open call. Ada 38 karya anak-anak dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Dimas, kategori umum dinilai dari cara seniman merespons tema, sementara kategori anak-anak lebih menekankan imajinasi dan eksplorasi media. Total karya yang dipamerkan mencapai lebih dari 170 karya.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Menanggapi perjalanan panjang Sengkuni, Ketua Prodi Seni Rupa Murni Dra. Indah Chrysanti Angge, M.Sn dalam jumpa pers menjelaskan bahwa gelaran ini berakar dari Buffalo Gathering pada 2017.

Sejak tahun 2018 nama Sengkuni digunakan secara konsisten dan kini dikenal luas sebagai pameran tahunan mahasiswa seni rupa UNESA. Ia menyampaikan bahwa perubahan UNESA menjadi PTNBH turut mendorong kegiatan ini berkembang ke level internasional.

“Akhirnya dosen dosen dan mahasiswa dihimbau untuk mengadakan kegiatan internasional. Sengkuni ini menjadi agenda tahunan fakultas berskala internasional,” ujarnya.

Chrysanti juga menekankan peran penting pameran ini sebagai ruang belajar mahasiswa.

“Saya salut pada adik-adik semuanya karena di tengah perkuliahan mereka menyempatkan menyiapkan acara ini. Ini latihan bagaimana memecahkan masalah hingga selesai. Jangan dilihat seperti pameran seni rupa yang sudah mapan, karena ini wahana bagi mahasiswa untuk belajar menyiapkan event,” katanya.

Ia menilai Sengkuni juga menjadi ajang pertemuan antar mahasiswa seni rupa dari berbagai kampus dan wadah saling mengenal pencapaian masing-masing.

Dalam jumpa pers, Dimas menegaskan bahwa kontribusi Sengkuni penting bagi ekosistem seni di Surabaya dan Jawa Timur. Minimnya ruang pameran berskala besar menjadikan Sengkuni sebagai parameter perkembangan seni di tingkat lokal hingga internasional.

“Kontribusi Sengkuni ini basenya adalah kampus, jadi ada keterikatan antara kaum intelektual dan ekosistem seni. Khususnya di Jawa Timur dan Surabaya, dan Sengkuni bisa menjadi parameter perkembangan seni, baik kajian maupun praktik,” tegasnya.

Sengkuni 7 akan berlangsung hingga 17 November 2025. Setelah seremoni pembukaan, rangkaian acara berikutnya meliputi diskusi seni pada 14 November, workshop art management pada 15 November, workshop craft pada 16 November, dan penutupan pada 17 November, serta menampilkan Live Music pada 14 hingga 16 November.

Galeri dibuka setiap hari pukul 13.00–20.30 WIB terbuka untuk umum dengan harga tiket Normal Rp 15.000. OTS Rp 20.000.(*)

Baca Sebelumnya

Regen Abdul Aris Hadiri Acara Korps Brimob Polri, Tak Lupa dengan Masa Lalunya

Baca Selanjutnya

Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Gelar Tasyakuran Penganugerahan 3 Pahlawan Nasional dari Jawa Timur

Tags:

Sengkuni7 Unesa UniversitasNegeriSurabaya PameranSeni surabaya

Berita lainnya oleh Adinda Trisaeni Nur Sabrina

Kawal Kualitas Pengabdian, LPPM Unesa Gelar Monev Program Mahasiswa Berdampak 2025

23 November 2025 21:27

Kawal Kualitas Pengabdian, LPPM Unesa Gelar Monev Program Mahasiswa Berdampak 2025

Wayang Orang “Duta Pancawati” Hadir di Surabaya, Kolaborasi Klasik-Modern untuk Generasi Muda

23 November 2025 10:21

Wayang Orang “Duta Pancawati” Hadir di Surabaya, Kolaborasi Klasik-Modern untuk Generasi Muda

Sengkuni 7 Resmi Dibuka, Pameran Seni Internasional Angkat Tema Harmony sebagai Ruang Kontemplasi Seni

14 November 2025 16:32

Sengkuni 7 Resmi Dibuka, Pameran Seni Internasional Angkat Tema Harmony sebagai Ruang Kontemplasi Seni

Veteran Surabaya Ajak Generasi Muda Teruskan Perjuangan dengan Kejujuran dan Ilmu

10 November 2025 15:44

Veteran Surabaya Ajak Generasi Muda Teruskan Perjuangan dengan Kejujuran dan Ilmu

"Mata Ruang Lama Kini”, Pameran Keramik yang Menghidupkan Ruang dan Waktu di Kota Batu

9 November 2025 18:41

"Mata Ruang Lama Kini”, Pameran Keramik yang Menghidupkan Ruang dan Waktu di Kota Batu

Veteran dan Keluarga Meriahkan Fun Aerobic di ARTOTEL TS Suites Surabaya

8 November 2025 19:43

Veteran dan Keluarga Meriahkan Fun Aerobic di ARTOTEL TS Suites Surabaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar