KETIK, GRESIK – Pemerintah Desa Cagak Agung, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik bersama Kartar Cakra Pradipa menggelar Lomba Maskot Daerah dengan tema "Pesona Nusantara" dalam rangka memperingati HUT RI-81 pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Ribuan warga dari total 8 RT yang berpartisipasi dalam lomba maskot daerah ini memperlihatkan keberagaman Indonesia mulai dari Provinsi Aceh, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Bali.
Kedelapan provinsi ini diundi dari delapan RT di Desa Cagakagung. Sebelum setiap RT membuat kreativitas dari masing-masing provinsi yang terpilih. Pemenang dari lomba maskot daerah ini diambil juara 1,2, dan 3 dengan hadiah berupa uang tunai.
Ribuan warga ini berkreasi dengan cara karnaval dengan menggunakan pakaian khas daerah, tarian khas dengan lagu daerah, bahkan warga juga bergotong royong untuk membuat miniatur ikon daerah.
Untuk membuat miniatur ikon daerah ini membutuhkan dana sekitar kurang lebih 30 juta rupiah dengan swadaya tiap-tiap RT.
Baca Juga:
Brebes Expo 2026 Ditutup, 25 Ribu Pengunjung Catatkan Omzet UMKM Rp3,5 MiliarDari Provinsi Aceh menunjukkan ikon daerah Tugu Rencong dengan pakaian khas dan tari Ratoe Jaroe. Provinsi Sumatra Barat dengan ikon daerah Rumah Gadang, pakaian khas, dan tari piring. Provinsi DKI Jakarta dengan ikon daerah Tugu Monas, pakaian khas, dan tari ondel-ondel.
Provinsi Jawa Barat dengan ikon daerah Macan Bodas dan Kerajaan Siliwangi, serta pakaian khas, tari jaipong. Provinsi Jawa Tengah dengan ikon daerah Candi Prambanan membuat alur cerita Roro Jonggrang.
Provinsi Yogyakarta dengan adat budaya malam satu suro. Provinsi Jawa Timur dengan ikon daerah Tugu Pahlawan, pakaian dan makanan khas, hingga penampilan Tari Remo. Provinsi Bali dengan ikon daerah ogoh ogoh dan penampilan Anoman Obong hingga tarian kecak.
Kepala Desa Cagak Agung, Sapa'at, mengatakan bahwa antusias warga dalam lomba maskot daerah dalam memperingati HUT RI ke-81 sangat luar biasa.
Baca Juga:
LANDEP Resmikan Pos Ronda Berintegritas Jadikan Warga Garda Terdepan Lawan Korupsi dan Penyimpangan"Pemilihan lomba maskot daerah ini adalah sebagai sarana agar antar warga bisa saling gotong royong bersama-sama menampilkan maskot daerahnya yang terbaik di momen hari kemerdekaan ini," katanya.
Sapa'at menuturkan bahwa dari pemenang lomba maskot daerah ini akan mendapatkan hadiah uang tunai sebagai bentuk apresiasi partisipasi di momen kemerdekaan.
"Jadi pemenang lomba maskot daerah dipilih 3 terbaik. Juara 1 mendapatkan uang sebesar 2 juta rupiah, juara 2 sebesar 1,5 juta, dan juara 3 sebesar 1 juta rupiah," ujarnya.
Salah satu warga RT 02 RW 01 Desa Cagak Agung, Irfan, mengatakan bahwa hasil undian maskot daerah untuk RT-nya yang mendapatkan Provinsi Bali sebagai maskot daerahnya. Membuktikan bahwa RT-nya mampu membuat warga Desa Cagak Agung terpesona dengan penampilannya.
"Tema Provinsi Bali ini paling dihindari karena tingkat kesulitan yang tinggi untuk dilaksanakan. Namun dengan semangat tinggi dan persiapan yang membutuhkan waktu 1 bulan ini. Kami berhasil membuat RT lain terpana dengan penampilan RT kami," jelasnya.
Irfan berharap dengan adanya lomba maskot daerah bisa diselenggarakan kembali dengan lebih meriah daripada tahun ini.
"Lomba kali ini sudah sangat meriah, semoga tahun depan bisa diselenggarakan lagi dengan lebih-lebih meriah lagi. Karena dengan lomba ini, guyup rukunnya warga yang sibuk bekerja bisa meluangkan waktu dengan warga lain untuk latihan bersama demi lomba," pungkasnya.(*)