Selecta Kota Batu Tawarkan Walking Tour Living Museum ‎

Jurnalis: Sholeh
Editor: Rahmat Rifadin

16 Nov 2025 14:05

Headline

Thumbnail Selecta Kota Batu Tawarkan Walking Tour Living Museum  ‎
‎Suasan Kolam Renang Taman Rekreasi Selecta. (Foto: Sholeh/Ketik.com) ‎

KETIK, BATU – Taman Rekreasi Selecta menawarkan Walking Tour untuk mengetahui sisi lain obyek wisata legendaris di Kota Batu tersebut. Hal itu untuk menguatkan nilai sejarah Selecta usai dinobatkan sebagai living Museum.

‎Melalui Walking Tour, Pengunjung diajak berjalan kaki menelusuri sejarah Selecta yang telah berdiri sejak tahun 1928. Perjalanan dimulai dari depan Loby Hotel Selecta yang merupakan bangunan awal yang didirikan Fransiscus Reyter De Wildt warga kebangsaan Belanda.

‎"Walking tour ini menawarkan wisata sejarah yang ada di Selecta. Selain berwisata tentunya pengunjung akan mendapatkan pengetahuan sejarah," kata Marketing Communication Taman Rekreasi Selecta, Andi Ervan pada Minggu 12 November 2025.

‎Usai dari Lobby Hotel, pengunjung diajak melanjutkan perjalanan ke Aula Hotel Selecta. Selain digunakan untuk berbagai acara, ditempat itu pula Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Selecta dilakukan. 

Baca Juga:
Pemkot Batu Terima PSU 13 Perumahan, Nilai Aset Tembus Rp741 Miliar

‎Perjalanan setelah itu dilanjutkan ke kawasan de Brandarice Villa. Bangunan Ini juga merupakan bangunan kamar hotel berbentuk Bungalow yang dibangun oleh pendiri pertama. 

‎Andi menyebutkan, Villa-villa ini menjadi satu kawasan dengan Villa Bima Shakti yang memiliki nilai historis kental dengan perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.

‎"Terdapat pula tanda patok titik Nol Selecta yang digagas langsung oleh Bung Karno sebagai simbolik dari titik awal kelahiran pariwisata pada masa modern,"  jelasnya.

‎Dari titik nol Selecta, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan mendaki jalan berupa tangga batu menuju Villa Bima Shakti. Sebelum diubah namanya menjadi Villa Bima Shakti, bangunan tersebut masih bernama Villa De Brandarice. Karena sudah masuk Cagar Budaya, akhirnya Villa Bima Shakti kini tidak dapat sembarangan untuk digunakan pengunjung/tamu hotel.

Baca Juga:
Pemkot Batu Siapkan Smart Integrated Farming, Dorong UMKM Pertanian Tembus Pasar Modern

‎"Meja kursi bekas tempat merenung. dan meja kursi bekas tempat favorit Bung Karno untuk menulis buku masih tertata rapih disana. Lengkap dengan foto dokumentasi kedatangan Soekarno saat sudah menjabat sebagai Presiden RI di tahun 1955," jelas Andi.

‎Perjalanan Walking tour kemudian menuju wahana permainan dan kolam di Taman Rekreasi Selecta. Menurut Andi kolam renang yang ada di Taman Rekreasi Selecta juga memiliki cerita unik tersendiri. Di samping memiliki papan luncur yang masih kokoh dari jaman Belanja hingga saat ini, Kolam renang Selecta dulu juga dibangun dengan standart Internasional yang terbaik se Hindia Belanda saat itu. 

‎"Saat itu kolam renang Selecta pernah di pergunakan sebagai tempat Kejuaraan Olahraga Renang tingkat Dunia. Dokumentasinya masih rapi terpajang di salah satu sudut ruangan di Selecta ini," urainya.

‎Taman Rekreasi Selecta diresmikan sebagai Living Museum oleh Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha, resmi pada, Sabtu, 8 November 2025.

‎Peresmian ini menjadi salah satu rangkaian Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025, yang digelar pada 7–9 November di Malang Raya.

‎Direktur Utama Selecta, Sujud Hariadi, menegaskan bahwa konsep Living Museum berbeda dari museum konvensional. Bukan soal menampilkan artefak kaku di balik kaca, melainkan pengalaman yang membawa pengunjung menyelami suasana masa lalu secara nyata.

‎“Kami merawat bangunan-bangunan lama agar tetap hidup. Selecta sejak dulu adalah ruang piknik rakyat, ruang di mana orang kembali merasakan suasana dulu," urainya.

‎Taman Rekreasi Selecta yang berdiri sejak tahun 1928 di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, awalnya dibangun oleh warga Belanda bernama De Reyter De Wildt, sebagai tempat peristirahatan para bangsawan kolonial.

‎Setelah sempat hancur pada masa revolusi kemerdekaan, kawasan ini dibangun kembali oleh 47 tokoh masyarakat setempat pada tahun 1950 dan berkembang menjadi taman rekreasi komunal yang menjadi kebanggaan warga Kota Batu. 

‎"Dengan ditetapkannya sebagai Living Museum, Selecta diharapkan menjadi ruang pembelajaran sejarah dan kebudayaan lokal, sekaligus simbol perjalanan pariwisata Kota Batu dari masa ke masa," ulas Sujud. (*)

Baca Sebelumnya

Pembukaan Cabor Saruma 2025 Meriah, Bupati Bassam Kasuba Lepas Fun Run

Baca Selanjutnya

Gubernur Khofifah Kunjungi Tuas South Incineration Plant Singapura, Saksikan Teknologi Pengolahan Sampah Modern

Tags:

Kota Batu Taman Rekreasi Selecta Living Museum Walking tour Wisata

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H